Bercermin
Saturday, November 21, 2009 8:01:38 PM
Hingga kering kolam air mata hati.
Menggelepar sakarat.
Duhai. .kebahagiaan menghampiri sakaratku.
Membumbungkan ku dan melangit.
Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.
Apa yang menjadikan engkau berdua datang silih berganti bertandang ?
Saat mengetuk pintuku,gemetarku membukakannya.
Mengharap harapan.
Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.
Didalam guaku berkhidmat.
Mensigi hal engkau berdua.
Pelak kau berdua slalu datang.
Selama ruh masih terikat diraga.
Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.
Hal ikhwal engkau berdua nyatanya utusan.
Menguji,mengilhami,mencerahkan.
Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.
Hmm. .pahamku atas engkau berdua.
Duhai kesedihan.
Duhai kebahagiaan.
Kusambut kalian dengan senyum ikhlas hati.
Marilah. .marilah bercengkrama denganku tentang Nya.
Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.
Mari kita bersimpuh dihadapan Nya.
Duhai ku,kesedihan,kebahagian.
Mari kita bersimpuh.[/FONT][/COLOR]









Mas Kaji QuadratMaslych # Sunday, November 22, 2009 1:34:02 AM
It's MeAndrinz # Sunday, November 22, 2009 1:11:13 PM
Mas Kaji QuadratMaslych # Sunday, November 22, 2009 4:29:20 PM
It's MeAndrinz # Sunday, November 22, 2009 5:58:51 PM
Piye kabare cak ?
IrmaRimasta # Monday, December 7, 2009 9:58:35 PM
Mas Kaji QuadratMaslych # Tuesday, December 8, 2009 6:13:13 AM
Unregistered user # Wednesday, December 30, 2009 8:54:05 PM