Teknologi maju terdahulu tersirat dalam Al-Qur'an
Friday, April 6, 2012 3:55:29 PM
tentang peradaban manusia di bumi ini.
Sebagai makhluk yang berakal, maka
peranan manusia sangat mendominasi
pada pengelolaan kekayaan alam dalam
kurun waktu ribuan tahun lamanya. Seiring berjalannya waktu yang lama
tersebut, hingga peradaban manusia
pada akhirnya berhasil menemukan
berbagai teknologi modern yang di
ciptakanya sampai saat ini.
Kemudian timbul pertanyaan bahwa, benarkah peradaban teknologi maju
manusia baru dimulai di zaman kita
sekarang? Adakah teknologi modern
pada generasi-generasi terdahulu? atau
kisah tentang peradaban maju benua
Atlantis dan Lumeria apakah mereka lebih maju dari zaman kita?
Tentunya kita sering mendengar
beberapa informasi yang berkaitan
dengan hal ini dari penemuan para ahli
arkeologi. Diantaranya adalah
penemuan baterai berusia sekitar 2000-5000 tahun yang lalu di
Baghdad (Iraq) pada tahun 1930,
jantung buatan pada mummi anak laki
laki fir'aun di piramida Mesir, penemuan
ukiran purba di Abydos Mesir berusia
sekitar 3000 tahun lalu, yang konon menunjukkan gambar helikopter, kapal
selam dan pesawat. Bahkan masih
banyak penemuan penemuan baru yang
membuktikan fakta adanya peradaban
maju dimasa lalu. Padahal teknologi
modern yang ada saat ini baru dimulai sekitar 200 tahun yang lalu.
Sebagian dari kita ada yang
mempercayai, Karena memang ada bukti
bukti yang mengindikasikan hal
tersebut. Tetapi ada juga yang menolak
anggapan itu, mereka menganggap bahwa ini adalah sesuatu yang di ada
adakan dan di besar besarkan yang
sesungguhnya hal itu hanyalah dugaan
para arkeolog semata. Dan sebagian
lagi masih dalam keraguan.
Namun bagi seorang muslim yang meyakini bahwa kebenaran hakiki
hanya berasal dari kitab suci Al Qur'an
dan Assunnah dan dijadikannya
sebagai pedoman hidup. Maka
sedikitnya ada dua ayat suci di dalam
Al Qur'an yang menjelaskan tentang hal ini. yaitu ayat yang berbunyi: ْﻢُﻬْﻨِﻣ ُّﺪَﺷَﺃ ْﻢُﻫ ٍﻥْﺮَﻗ ْﻦِﻣ ْﻢُﻬَﻠْﺒَﻗ ﺎَﻨْﻜَﻠْﻫَﺃ ْﻢَﻛَﻭ ٍﺺﻴِﺤَﻣ ْﻦِﻣ ْﻞَﻫ ِﺩﻼِﺒْﻟﺍ ﻲِﻓ ﺍﻮُﺒَّﻘَﻨَﻓ ﺎًﺸْﻄَﺑ ''Dan betapa banyak umat yang telah kami binasakan sebelum mereka, (padahal) mereka lebih hebat kekuatannya daripada mereka (umat yang belakangan) ini. Mereka pernah menjelajah di beberapa negeri. Adakah tempat pelarian (dari kebinasaan bagi mereka)?''(surat Qaaf(50) ayat 36) Ayat ini secara jelas menceritakan bahwa umat-umat yang terdahulu
memiliki kekuatan lebih hebat jika di
bandingkan dengan umat setelahnya,
akan tetapi mereka di binasakan oleh
Allah SWT karena mereka mengingkari
Allah dan rasulnya. Tidak ada bagi mereka tempat bersembunyi dari azab
Allah yang membinasakan. Dalam ayat
lain Allah SWT berfirman: ٍﻥْﺮَﻗ ْﻦِﻣ ْﻢِﻬِﻠْﺒَﻗ ْﻦِﻣ ﺎَﻨْﻜَﻠْﻫَﺃ ْﻢَﻛ ﺍْﻭَﺮَﻳ ْﻢَﻟَﺃ ْﻢُﻜَﻟ ْﻦِّﻜَﻤُﻧ ْﻢَﻟ ﺎَﻣ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ْﻢُﻫﺎَّﻨَّﻜَﻣ ﺎَﻨْﻠَﻌَﺟَﻭ ﺍًﺭﺍَﺭْﺪِﻣ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ َﺀﺎَﻤَّﺴﻟﺍ ﺎَﻨْﻠَﺳْﺭَﺃَﻭ ْﻢُﻫﺎَﻨْﻜَﻠْﻫَﺄَﻓ ْﻢِﻬِﺘْﺤَﺗ ْﻦِﻣ ﻱِﺮْﺠَﺗ َﺭﺎَﻬْﻧﻷﺍ َﻦﻳِﺮَﺧﺁ ﺎًﻧْﺮَﻗ ْﻢِﻫِﺪْﻌَﺑ ْﻦِﻣ ﺎَﻧْﺄَﺸْﻧَﺃَﻭ ْﻢِﻬِﺑﻮُﻧُﺬِﺑ ''Tidakkah mereka memperhatikan berapa banyak generasi sebelum mereka yang telah kami binasakan, padahal (generasi itu), telah kami teguhkan kedudukannya di bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah kami berikan kepadamu. Kami curahkan hujan lebat untuk mereka dan kami jadikan sungai sungai mengalir dibawah mereka, kemudian kami binasakan mereka karena dosa dosa mereka sendiri. Dan kami ciptakan generasi yang lain setelah generasi mereka''.(Surat Al an'am(6) ayat 6) Subhanallah, kedua ayat diatas telah
mamberikan jawabannya sejak 14 abad
yang lalu, yaitu ketika Al Qur'an di
turunkan oleh Allah SWT kepada Nabi
Muhammad rasulullah SAW melalui
malaikat Jibril. Jauh sebelum para arkeolog dan ilmuwan modern
menemukan buktinya. Ini merupakan
bukti kebesaran Allah SWT dan
mukjizat Rasul-Nya. Sekaligus
menegaskan bahwa Islam adalah
agama yang haq (benar). Maha benar Allah dengan segala
firman-Nya

















