budies.info

mobile blogging

Subscribe to RSS feed

temu osis vii 2012

, , , ...

SIS SMA NEGERI 1 MUARA TEWEH

PANITIA PELAKSANA

TEMU OSIS PELAJAR SLTA TAHUN 2012

Sekretariat : Jl. T.Suropati No.43 Muara Teweh Telp.(0519) 21241

Contact Person : 085652423231

PEDOMAN KEGIATAN TEMU OSIS VII PELAJAR SLTA TAHUN 2012

A. Ketentuan Umum :

1. Waktu pendaftaran kepastian mengikuti kegiatan :

- Selambat – lambatnya tanggal 1 – 15 Desember 2011

2. Segala biaya Transportasi, akomodasi dan konsumsi ditanggung oleh masing – masing sekolah yang mengikuti kegiatan.
3. Seluruh siswa peserta Wajib Membawa Kartu Pelajar dan Raport Bagian Biodata Yang masih aktif di kelas X s.d XII secara kolektif dengan membawa surat tugas dari Kepala Sekolah masing-masing.
4. Jumlah peserta masing – masing sekolah bebas sesuai dengan kemampuan sekolah.
5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan : Tanggal 12 – 14 Januari 2012 di SMAN 1 Muara Teweh
6. Peserta dimohon Bantuan Kontribusi Biaya Penyelenggara sebesar Rp. 200.000,-



B. Kegiatan Yang Dilaksanakan :

1. Debat Bahasa Inggris (Gabungan Pa/Pi ) (Setiap sekolah Perwakilan 1 Regu , 3 org)

2. Pertandingan Bola Voli ( Pa/Pi) ( Setiap sekolah perwakilan 1 Regu )

3. Pertandingan Basket (Pa/Pi) ( Setiap sekolah perwakilan Max 2 Regu )

4. Lomba Tari “ Garapan Tradisional “ ( Setiap sekolah perwakilan 1 Group )

* Durasi 7-10 Menit

5. Lomba “Cheerleadance” ( Setiap Sekolah perwakilan 1 regu)

* Durasi 7-10 Menit

6. Pertandingan Futsal (Pa.) ( Setiap Sekolah Perwakialn Maks. 2 Regu )

C. Technical Meeting :

Untuk technical meeting dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2012 ( Jadwal Terlampir)



D. Pembukaan dan Penutupan :

Pembukaan : Pada tanggal 12 Januari 2011

Penutupan : Pada tanggal 14 Januari 2011

E. Lain – Lain :

Untuk Peserta luar kota/daerah, tempat tinggal tidak ditanggung panitia

Hal yang kurang jelas dalam pedoman singkat ini dapat menghubungi sekretariat Panitia Gedung SMA Negeri 1 Muara Teweh.

Untuk Futsal Peserta diminta uang jaminan sebesar Rp. 300.000 ,- per regu

Kartu Kuning Rp. 20.000 ,-

Kartu Merah Rp. 50.000 ,-



Cheerledance akan dilaksanakan di sela – sela Pertandingan Basket
Tari Garapan diambil dari tari tradisional kalimantan



JADWAL KEGIATAN

“TEMU OSIS PELAJAR SLTA TAHUN 2012”

TANGGAL 12 – 14 JANUARI 2012 DI MUARA TEWEH
No. Hari / Tgl Pukul (WIB) KEGIATAN Tempat
1 Rabu, 11 Jan 2012 14.00-17.00 - Register Peserta - Sekretariat Panitia
(Persiapan) 15.00-17.00 - Gladi Acara Pembukaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
19.00-22.00 - Technical Meeting/Silaturahmi - Gedung SMAN-1 M.Teweh
22.00-……. - Istirahat - Penginapan masing-masing
2 Kamis, 12 Jan 2012 07.00-07.30 - Persiapan Acara Pembukaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
07.30-10.00 -Acara Pembukaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
*) Pameran Seni - Gedung SMAN-1 M.Teweh
10.00-13.00 - Kegiatan Perlombaan - Gedung SMAN-1 M.Teweh
13.00-14.00 - Istirahat - Penginapan masing-masing
14.00-17.00 - Kegiatan Perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
17.00-……. - Istirahat - Penginapan masing-masing
19.00-23.00 - Kegiatan Perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh

3 Jum’at, 13 Jan 2012 07.00-12.00 - Kegiatan Perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
*) Pameran Seni - Gedung SMAN-1 M.Teweh
12.00-14.00 - Istirahat - Penginapan masing-masing
14.00-17.00 - Kegiatan Perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
17.00-……. - Istirahat - Penginapan masing-masing
19.00-23.00 - Kegiatan perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh

4 Sabtu, 14 Jan 2012 07.00-12.00 - Kegiatan Perlombaan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
*) Pameran Seni - Gedung SMAN-1 M.Teweh
12.00-14.00 - Istirahat - Penginapan masing-masing
14.00-17.00 - Kegiatan Perlombaan (Final) - Lap. SMAN-1 M. Teweh
17.00-19.00 - Istirahat - Penginapan masing-masing
19.00-23.00 - Malam Keakraban Peserta Sekaligus Penutupan - Lap. SMAN-1 M. Teweh
- Istirahat (Sampai bertemu kembali tahun depan & selamat jalan)
23.00-……. - Penginapan masing-masing

Catatan : Jadwal kegiatan dapat menyesuaikan dengan kondisi keperluan.



PANITIA PELAKSANA

Ketua, Sekretaris,

MUHAMMAD SURYA RAHMAN DIGNA DIVA KOA
.kopdar salam gagah. Sabtu malam gabung guru guru ampah
temu osis ke 6 se das barito 24 29 jan 2011
temu osis se das barito ke 6 tahun 2011 dilaksanakan di sman 1 tamiang layang kabupaten barito timur. Empat kab, barsel, barut, tabalong dan tuan rumah bartim telah siap untuk menyukseskan acara ini.
Pada kegiatan ini panitia teiah menghubungi forum borneo untuk memdirikan media center

Lomba Menulis Komentar forumborneo

, , , ...


Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65, Komunitas Jurnalis Anak Ampah (Komunitas JANAH) : FORUMBORNEO dan Majalah Dinding Online WMS, menyelenggarakan lomba menulis komentar.

Caranya mudah

1. Anda tidak harus emiliki sebuah blog, cukup buka Website / Blog yang tertera di atas, lalu berikan komentar pada kolom komentar yang terletak di bawah artikel

2. Pada bagian nama isikan nama Anda

3. Pada bagian email isikan email Anda ( jika belum punya email dapat diisi dengan member@forumborneo.com)

4. Pada bagian URL / situs isikan alamat blog/situs Anda lengkap dengan http://….. (jika tidak punya dapat dikosongkan)

5. Pada bagian komentar tulislah komentar yang sesuai dengan isi artikel/postingan.

Kriteria pemenang adalah jumlah komentar terbanyak dan kesesuaian antara komentar dengan isi artikel

Hadiah akan diserahkan pada saat malam resepsi Peringatan HUT RI ke-65 di halaman Kantor Camat Dusun Tengah

Pengumuman pemenang akan dimuat di situs FORUMBORNEO http://www.forumborneo.com dan http://www.wmskita.wordpress.com, sehari sebelum malam resepsi.

Keputusan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

admin@forumborneo.com

CP : Akhta Sulasfian

HP : 085330088989

DAFTAR BLOG YANG DIBERI KOMENTAR

1. www.noharaface.com 8. www.mulyadicahdekan.wordpress.com
2. www.bayuputra.com 9. www.pawartalamat.wordpress.com
3. www.zarodku.com 10. www.ictbartim.wordpress.com
4. www.budies.info 11. www.bayuputrabio.wordpress.com
5. www.akhta.com 12. www.budies.wordpress.com
6. www.akhta.wordpress.com 13. www.yusami.wordpress.com

7. www.wmskita.wordpress.com 14. www.ngatirin.wordpress.com

karya tulis guru

engertian karya tulis ilmiah

Karya tulis ilmiah adalah :

karya tulis yang memiliki karakteristik keilmuan dan memenuhi syarat keilmuan, yaitu:

1. Isi kajian berada pada lingkup pengetahuan ilmiah.
2. Menggunakan metode berpikir ilmiah.
3. Sosok tulisan keilmuan

Jenis-jenis kaarya tulis ilmiah

1. Buku Pelajaran

Dikatakan sebagai karya tulis ilmiah di bidang pendidikan karena memiliki

kebenaran ilmiah dan disusun dengan landasan teori tertentu.

1. Makalah

Makalah adalah sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu

yang mencakup dalam ruang lingkup permasalahan.

Ciri-ciri makalah

1. Merupakan hasil kajian literatur atau hasil laporan pelaksanaan kegiatan lapangan mengenai suatu permasalahan.
2. Mendemonstrasikan pemahaman teoritik dan kemampuan menerapkan prosedur, prinsip dan teori yang berhubungan dengan permasalahan
3. Menunjukkan kemampuan pemahaman isi dan berbagai sumber yang digunakan.
4. Mendemonstrasikan kemampuan menyusun berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.

Makalah yang sering digunakan dalam karya tulis ilmiah

1. Common paper, makalah yang dibuat secara deskriptif dan dengan mengemukakan berbagai aliran dan pendapat serta diperlukan argumentasi untuk mempertahankan suatu aliran atau pendapat tersebut.
2. Position paper, makalah yang dibuat untuk menunjukkan penguasaan pengetahuan serta di pihak mana penulis berdiri dan diperlukan sintesis juga evaluasi dalam penyusunannya.

1. Modul

Adalah materi pelajaran yang disusun sedemikian rupa sehingga

pembacanya diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut.

1. Diktat Pelajaran

Adalah catatan tertulis suatu bidang studi yang disiapkan oleh guru untuk mempermudah pengayaan materi pelajaran atau bidang studi yang dibahas dalam proses pembelajaran.

1. Terjemahan

Adalah karya tulis hasil penerjemahan dari buku atau karya tulis bahasa

asing ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.

Syarat seorang penerjemah, yaitu:

1. Menguasai materi yang akan diterjemahkan.
2. Menguasai bahasa asing.
3. Menguasai bahasa Indonesia yang baik.
4. Menguasai teknik menterjemahkan.
5. Memahami latar belakang dari budaya bahasa asing tersebut.

Laporan Hasil Penelitian

Merupakan sajian tertulis dari hasil kegiatan penelitian yang telah dilakukan atau bisa dikatakan sebagai pertanggungjawaban dari kegiatan penelitian.

Jika disusun dalam kaitannya dengan persyaratan akademik, maka bentuk laporannya dapat berupa skripsi, tesis atau disertasi.

Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah berbeda dengan laporan hasil penelitian yang baku. Perbedaannya terdapat pada:

1. Bahan yang ditulis dalam artikel ilmiah lebih bersifat singkat padat dan enak dibaca.
2. Sistematika diawali dengan kajian pustaka yang merupakan pendukung atau pembahasan rasional pentingnya masalah yang diteliti.
3. Prosedur penulisan artikel dapat ditulis sebelum laporan penelitian diselesaikan

Macam-macam artikrl ilmiah

1. Artikel Ilmiah Hasil Penelitian

adalah tulisan ilmiah yang didasarkan pada hasil penelitian yang telah dilakukan. Artikel ini disusun sedemikian rupa sehingga tetap menampilkan semua aspek laporan hasil penelitian, tetapi dalam format yang lebih ringkas.

1. Artikel Ilmiah Non Penelitian

adalah artikel-artikel hasil pemikiran yang relevan, hasil penelitian

terdahulu, disamping teori yang dapat digali dari buku-buku teks.

Prosedur teknin penulisan artikel ilmiah

1. Pengembangan gagasan.
2. Perencanaan penulisan naskah.
3. Pengembangan paragraf.
4. Penulisan draf.
5. Finalisasi.

Komponen-komponen artikel iliah

1. Judul

Judul hasil pemikiran hendaknya mencerminkan masalah yang dibahas. Pemilihan kata-kata yang mengandung unsur-unsur utama masalah dan judul harus memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi pembaca.

1. Nama Penulis

Nama penulis artikel hendaknya tanpa disertai gelar akademik atau profesional guna menghindari bias seniorita dan wibawa serta inferioritas penulis.

1. Abstrak dan kata kunci

Berisi ringkasan dari isi artikel yang dituangkan secara padat, bukan pengantar atau pengantar penulis.

1. Pendahuluan

Menguraikan hal-hal yang dapat menarik perhatian pembaca dan hendaknya berisi paparan tentang permasalahan penelitian, wawasan dan rencana penulis dalam rangka pemecahan masalahnya.

1. Bagian inti

Lazimnya bagian inti berisi kupasan, analisis argumentasi, komparasi, keputusan dan pendirian atau sikap penulis mengenai masalah yang dibicarakan.

1. Metode

Menguraikan bagaimana penelitian dilakukan seperti rancangan atau desain penelitian, sasaran atau target penelitian, teknik pengumpulan data, pengembangan instrumen dan teknik analisis data.

1. Hasil penelitian

Hasil penelitian hendaknya disajikan secara padat, dan komunikatif.

Perhitungan statistik tidak perlu disajikan dalam artikel.

1. Pembahasan

Dalam pembahasan, penulis menyajikan hasil interpretasi temuannya dan mengaitkannya dengan struktur pengetahuan yang telah mapan, dan hasil penelitian terdahulu. Sehingga diharapkan lahirnya teori-teori baru atau modifikasi teori yang telah ada.

1. Penutup, kesimpulan dan saran

Merupakan bagian akhir yang pada dasarnya mengakhiri diskusi dengan

sesuatu pendirian atau menyodorkan beberapa alternatif penyelesaian.

1. Daftar rujukan

Semua rujukan yang terdapat dalam tulisan hendaknya dimasukkan ke

dalam daftar rujukan.

Artikel ilmiah pada sebuah jurnal

1. Harus memahami aturan jurnal (gaya selingkung) yang akan dijadikan tujuan penulisan. Karena tiap-tiap jurnal memiliki gaya selingkung yang berbeda.
2. Harus memahami prosedur pemuatan artikel ilmiah oleh penerbit jurnal.
3. Prosedur pemuatan artikel itu diantaranya:

1) Penulis menyerahkan naskahnya kepada pengelola jurnal atau Ketua Dewan Editor.

2) Ketua Dewan Editor meminta bantuan beberapa penyunting ahli untuk menilai naskah tersebut dan menetapkan layak tidaknya naskah tersebut dimuat.

3) Penyunting ahli berperan sebagai wasit, yang menentukan layak atau tidaknya naskah tersebut dimuat di jurnal. Kemungkinan hasil evaluasi: (1) layak dimuat tanpa revisi, (2) dapat dimuat dengan revisi, (3) tidak layak dimuat.

4) Jika hasilnya perlu direvisi, maka penulis diminta merevisi untuk nanti dinilai kembali dan seterusnya sampai naskah tersebut layak untuk dimuat.

Fungsi karya ilmiah bagi karier guru

Fungsi karya tulis ilmiah bagi karir guru adalah mereka yang berkehendak memperdalam pengetahuan dan kemampuan dalam mengembangkan profesi dan ilmu pengetahuan dalam bidang pendidikan.

Selain itu karya tulis ilmiah dapat dijadikan sebagai sarana untuk kenaikan pangkat atau jabatan yang lebih tinggi.

Kaitan pengembangan profesi guru dengan karya tulis ilmiah

Penulisan karya tulis ilmiah dapat dijadikan sarana untuk pengembangan profesi guru. Jadi jika seorang guru ingin menaikkan pangkatnya, maka ia harus menulis sebuah karya tulis ilmiah.

Dengan angka kredit yang berbeda-beda, diantaranya:

1. Untuk makalah yang berisi ulasan ilmiah hasil gagasan sendiri di bidang pendidikan.

a. Dalam bentuk buku yang dipublikasikan (angka kreditnya 8)

b. Dimuat dalam majalah ilmiah (angka kreditnya 4)

c. Tidak dipublikasikan, tetapi didokumentasikan di perpustakaan sekolah dalam bentuk buku (angka kreditnya 7)

d. Dalam bentuk makalah tidak dipublikasikan , tetapi didokumentasikan perpustakaan sekolah (angka kreditnya 3,5)

e. Karya tulis ilmiah hasil penelitian, pengkajian, survey dan atau evaluasi di bidang pendidikan:

1) Dalam bentuk buku dan dipublikasikan (angka kreditnya 12,5)

2) Dalam majalah ilmiah yang dipublikasikan (angka kreditnya 6)

3) Tidak dipublikasikan, tetapi didokumentasikan di perpustakaan sekolah dalam bentuk buku (angka kreditnya 8)

4) Tidak dipublikasikan, tetapi didokumentasikan di perpustakaan sekolah dalam bentuk makalah (angka kreditnya 4)

1. Buku pelajaran atau modul
1. Bertaraf nasional (angka kreditnya 5)
2. Bertaraf provinsi (angka kreditnya 3)
3. Diktat pelajaran (angka kreditnya 1)
4. Karya terjemahan buku pelajaran atau karya ilmiah yang bermanfaat bagi pendidikan (angka kreditnya 2,5)

Angka kredit diatas diperuntukan bagi perseorangan. Bila kelompok, maka penulis utama mendapat 60% dan penulis pembantu mendapat 40% dan dibagi rata yang jumlahnya tidak lebih dari 5 orang

Kiat-kiat jadi penulis

1. Mempunyai cita-cita untuk menjadi penulis.
2. Banyak membaca.
3. Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
4. Sering berlatih menulis.
5. Mencoba mengirimkan tulisan ke media cetak.

Membuat karya tulis ilmiah:

Kriteria pemilihan permasalahan:

1. Untuk memulai menulis harus diawali dengan mengangkat permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, mulai dari permasalahan yang sederhana sampai ke permasalahan yang paling kompleks.
2. Ruang lingkup permasalahan haru dari yang kecil sampai lingkup yang besar, serta dari lingkup terbatas sampai lingkup terluas.
3. Permasalahan yang diangkat harus merupakan masalah yang aktual, penting dan perlu.

Setelah menetapkan kriteria permasalahan yang akan diangkat, langkah selanjutnya adalah:

1. Membuat daftar permasalahan yang timbul dalam benak pemikiran sendiri.
2. Dari daftar permasalahan tersebut, buatlah skala prioritas dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan:

1) Apakah masalah ini berguna atau cukup penting untuk saya persoalkan?

2) Apakah masalah ini akan menghasilkan sesuatu yang baru?

3) Apakah masalah cukup menarik perhatian?

4) Apakah masalah tersebut cukup terbatas, artinya tidak terlalu luas dan tidak terlalu sempit?

5) Apakah masalah yang dipilih didukung data dan keterangan-keterangan yang berhubungan dengan pokok persoalan.

6) Apakah masalah ini dapat diselesaikan dengan fasilitas dan kemampuan yang dimiliki?

Untuk membuat konsep yang akan dijadikan acuan, maka harus dibuat garis besar penulisan (outline), karena outline akan menjadi pedoman penulisan yang nantinya akan menghasilkan karya yang lebih baik dan sistematis.

Konseptualisasi dan pengembangan gagasan:

³ Pengelompokkan masalah kehidupan sehari-hari, diantaranya:

1. Pendidikan 5. Budaya

2. Ekonomi 6. Kesehatan

3. Politik 7. Keamanan

4. Sosial 8. Agama dan sebagainya

³ Masalah pendidikan dapat dijabarkan menjadi:

1. Kurikulum
2. Pembelajaran
3. Evaluasi
4. Bimbingan Karir
5. Administrasi Pendidikan
6. Tujuan Pembelajaran
7. Perencanaan Pembelajaran
8. Guru dan Siswa, dan sebagainya

Untuk mengembangkan konsep dan gagasan yang akan dituangkan kedalam outline, kita dapat melakukannya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan:

1. Mengapa masalah tersebut bisa terjadi?
2. Apakah ada faktor penyebab yang mempengaruhinya?
3. Kapan dan dimana masalah itu terjadi?
4. Upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
5. Siapa yang bisa melakukannya?
6. Apa akibatnya bila masalah tersebut dibiarkan? Dan seterusnya.

Konseptualisasi dan pengembangan gagasan dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

1. Cari, temukan dan pilih salah satu masalah yang menjadi prioritas pertama.
2. Menentukan judul atau tema permasalahan yang dipilih.
3. Membuat kerangka garis besar karangan atau outline penulisan.
4. Menguraikan atau menjelaskan baik secara teoritik maupun secara empirik.

Bagian-bagian outline penulisan karangan ilmiah, terdiri dari:

1. Judul
2. Kata Pengantar
3. Daftar Isi
4. Daftar Tabel
5. Daftar Gambar
6. Bab Pendahuluan
7. Bab Penjelas/Uraian/Pembahasan
8. Bab Kesimpulan dan Rekomendasi
9. Daftar Pustaka

Mengembangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan

Keuntungan berkomunikasi melalui tulisan, yaitu:

1. Susunan tatabahasa dan struktur kalimat dapat disempurnakan.
2. Hasil karya tulis dapat diteliti ulang untuk lebih disempurnakan.
3. Pembahasan dan sistematika berfikir, alur berfikir dapat dikaji ulang sehingga lebih sempurna dan sistematis.
4. Memiliki nilai dokumenter yang cukup tinggi, karena dapat dibaca ulang.
5. Dapat menyebarluaskan informasi dan mudah diperoleh semua diperoleh semua orang.

Kelemahan komunikasi dalam bentuk tulisan, yaitu:

1. Tidak semua orang mampu memahami isi pemikiran, karena hal ini memerlukan wawasan pengetahuan yang luas untuk mencernanya.
2. Jarak komunikasi dan psikologis antara penulis denganpembaca masih terlalu jauh atau lebar, karena penulis dan pembaca tidak berkomunikasi secara langsung.

Pola penulisan karya tulis ilmiah :

1. Pola pemecahan topik adalah topik bahasan yang masih dalam lingkup suatu tema menjadi bagian-bagian yang lebih sempit untuk dianalisis.
2. Pola masalah dan pemecahannya, adalah pola yang telah terlebih dahulu mengemukakan masalah dalam lingkup pokok bahasan untuk kemudian dianalisis pemecahannya.
3. Pola kronologi, menggarap topik menurut urutan peristiwa yang terjadi.
4. Pola perbandingan, pola yang mengemukakan dua aspek atau lebih dari satu topik dengan menunjukan perbedaan dan persamaan dari aspek tersebut.

Gaya penuturan karya tulis ilmiah:

1. Deskripsi atau gambaran tertulis dimana penulis berusaha menggambarkan wujud benda atau gejala melalui kata-kata.
2. Narasi atau kisah yaitu model penuturan yang menyajikan rangkaian cerita atau suatu kejadian dalam waktu tertentu.
3. Ekspose atau penjabaran, yaitu penuturan yang menjelaskan dan menafsirkan fakta, gejala atau suatu kejadian.
4. Argumentasi atau penyajian alasan, yaitu jenis penuturan yang mengemukakan fakta yang mendukung pandangan seseorang atau penulis.

Karya tulis ilmiah dalam arangka mendapatkan gela terdiri dari :

1. Skripsi

Skripsi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program Sarjana (S1). Skripsi merupakan bukti kemampuan akademik mahasiswa dalam penelitian yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.

Karakteristik Skripsi:

1) Untuk bidang pendidikan, skripsi terarah pada eksplorasi atau pemecahan masalah pendidikan.

2) Untuk bidang non-kependidikan, skripsi terarah pada permasalahan bidang keilmuan yang sesuai dengan program studi mahasiswa.

3) Ditulis atas dasar hasil pengamatan dan observasi lapangan atau penelaahan pustaka.

4) Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar

Tesis:

Tesis adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program Magister (S2). Tesis merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam penelitian dan pengembangan ilmu pada salah satu bidang keilmuan dalam Ilmu Pendidikan

Karakteristik Tesis:

1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu isu sentral yang tercakup dalam salah satu disiplin dalam ilmu pendidikan sesuai dengan program studi yang ditempuh oleh mahasiswa yang bersangkutan.
2. Merupakan pengujian empirik terhadap posisi teoritik tertentu.
3. Menggunakan data primer sebagai data utama yang dapat ditunjang oleh data sekunder.
4. Ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.

1. Disertasi

Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam menyelesaikan Program S3 ilmu pendidikan. Disertasi merupakan bukti kemampuan yang bersangkutan dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam salah satu disiplin Ilmu Pendidikan.

Karakteristik Disertasi:

1. Berfokus pada kajian mengenai salah satu disiplin Ilmu Pendidikan sesuai dengan bidang yang dipelajari.
2. Kajian berfokus pada penemuan baru dalam disiplin ilmu yang dikaji secara mendalam.
3. Mengunakan data primer sebagai data utama, ditunjang oleh data sekunder apabila diperlukan.
4. Ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kecuali untuk program studi bahasa asing.
sumber :http://susilawati.wordpress.com/2009/03/12/apa-sih-karya-tulis-ilmiah-itu/ dan http://www.kemdiknas.go.id/list_announcement/peraturan-bersama-mendiknas-dan-kepala-bkn-.aspx serta hasil googling

UNDUH PERATURAN PERATURAN PERMENPAN TSB DISINI

UNDUH LAMPIRAN PERMENPAN TTG ANGKA KREDIT, ADA DI SITUS PUSTEKOM DIKBUD/INFORMASI

The best system of Your site's submission in Directories and Search Engines
February 2012
M T W T F S S
January 2012March 2012
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29