Monday, 18. May 2009, 05:31:01
Tak terasa sudah sekian lama berlalu sejak menulis status terakhir di Blog ini.. yang pasti itu tahun kemarin. Betapa banyak perubahan yang terjadi yang ditandai dengan perubahan politik di dalam negeri. Setelah sebulan lebih berlalu Pemilu Legislatif dengan hasil yang 'tak ingin dikomentari' sebentar lagi akan dihadapi Pemilu Presiden...
Sudah 3 pasangan Capres yang daftar yakni SBY BerBudi, JK-Win, dan MegaPro, yang mana 2 diantaranya menggunakan merk sepeda Motor. Dan hari kemarin adalah hari Mereka mengikuti test kesehatan di KPU. Tapi itu bukanlah berita yang menarik... and I don't wanna talk about it here... because I don't want to..
Yang menarik adalah perkembangan anak-anak sendiri tentunya. Tidak terasa sekian tahun berlalu dan anak-anak sudah sedemikian besar, sehingga banyak pula perubahan pada perlakuan dan pendidikan pada mereka yang harus dilakukan.
Radiant yang pada beberapa tulisan belakangan masih baru lahir sekarang sudah besar, sudah 16 bulan. Sudah pintar bejalan, protes, kalau ada maunya ingin selalu diikuti, dan selalu ingin dianggap anak yang besar seperti kakak-kakaknya. Apa yang dilakukan kakak2nya ditirunya.. bahkan kuah sayur di piring pun di sruput (di-uyup cek Sunda-na mah) karena mengikuti Raihan kakaknya.
Sudah banyak sekali kepintarannya (kamonesan) di hampir semua tingkah lakunya, dan anak ini juga murah senyum seperti bapaknya hehehe
Foto Radiant di perhentian POM Bensins Cipulang arah Bandung Nah lain lagi dengan kakanya Raihan..
Sekarang dia sudah gede lho.. tapi kayaknya sih belum baligh, tapi kalau masalah kepintaran sih tetap juara. Meskipun di kelas sih tidak rangking 1. Tetapi kalau ditanya wawasan..hmm pokoknya oke deh. Dia juga kayak bapaknya jaman dulu hahaha..
Tetapi itu juga tidak penting, yang pasti sekarang Raihan baru selesai melaksanakan UASBN yang SD itu, tepat hari sabtu kemarin sudah termasuk ujian lokal sekolah.
Nah setiap dia ditanya tentang hasil Ujiannya dia selalu bilang yaa 90-100 lah atau ya 95-100 lah atau yaah 85-100 lah dan ini yang paling jelek. Optimis banget, tapi saya percaya kok dengan kemampuan dia. Yang saya kurang yakin adalah tingkat ketelitiannya...
Alhamdulillah dia juga sudah lulus ujian masuk di As Syifa Subang sebuah SDIT.. boarding school jadi pasti menginap di sana. Semua persyaratan dan segala macamnya sudah selesai tinggal menunggu hasil UASBN saja, kalau UASBN gagal maka otomatis kelulusannya menjadi Gugur. Bukannya takabur tapi insya Allah tidak ada hambatan berarti menjelang UASBN kecuali sebelumnya dia sendirian di kelasnya yang belum mendapat semacam nomor induk dari Dinas Pendidikan (lupa namanya apa). Tetapi alhamdulillah sebelum UASBN sudah selesai berkat bantuan walikelasnya Bu Tutut.
Masuknya Raihan ke As Syifa terus terang penuh dengan berbagai pertimbangan, selain mencari sekolah yang baik, tingkat persaingan yang tinggi, biaya yang terjangkau dan juga harapan pembinaan yang jauh lebih baik untuk mengisi kekurangan pendidikan dari orangtuanya.
Pilihan yang berat sebenarnya untuk berpisah darinya, tetapi insya Allah berketapan hati untuk masa depan dia yang lebih baik, dan semoga pilihan orangtuanya tidak salah... Faidza Azzamta fatawakkal 'alallah.
Foto Raihan tepat sebelum test di As Syifa subang di mulai