Wednesday, 4. July 2007, 08:12:40
Hmm...anda tahu bahwa di Indonesia sekarang (Ah, bukan Indonesia saja, bahkan di berbagai negara di belahan dunia) sedang digalakkan persamaan gender. Ya, anda tahu itu. Selama ini banyak wanita yang derajatnya dibawah laki - laki. Wanita agak 'makruh' apabila diperbolehkan bekerja, atau menjadi pengacara, dan lainnya. Intinya,
previlege-nya dibatasi.
Dan apabila saya ditanya perihal itu di dalam sebuah rapat diskusi, maka apa yang akan saya jawab....?
"Sejujurnya, saya tidak setuju."
OK, pertama : Ini adalah perspektif saya sebagai laki - laki. Hal yang saya bayangkan tentu akan berbeda apabila saya, seandainya, dilahirkan sebagai seorang perempuan. Kedua, Saya belum menilik banyak contoh yang ada di dunia tentang kasus ini, jadi anggap saja ini adalah pertanyaan kasar saya sebelum di-edit sana - sini.
Tapi apa sebenarnya yang menyebabkan saya berkata seperti ini...? Mari kita lihat. Ah, ya, semua perkataan saya di bawah ini agak serius lho.
1. Mungkin kedepannya nanti, suami hanya akan bersantai - santai di rumah sembari merokok, minum secangkir kopi sambil menonton TV, sementara ibu - ibu mengais uang di luar sana. Apatah alasan yang bisa ditangkap selain "Katanya minta emansipasi..."
2. Khusus umat Islam, saya kira sebagian dari anda pernah mendengar apabila seorang perempuan menjadi imam bagi laki - laki di sebuah sholat Jum'at (Cari di
Google), Nah, masa hal seperti itu harus terulang lagi...?
3. Khususnya nanti, akan ada banyak penjahat wanita (Bukan berarti konotatif, Pria yang menjahati wanita. Tapi denotatif, maksud saya.) yang berkeliaran di jalan karena penggalakkan hal tersebut.
4. Dan efek - efek negatif yang saya kira agak aneh seperti :
- Pemerkosaan pria oleh wanita
- Pemeran protagonis nanti semuanya diambil oleh wanita

Jadi, maksud saya. Sebaiknya tidak perlu menggalakkan emansipasi wanita terlalu keras, mengingat efek negatif diatas (mungkin) justru akan memperburuk citra wanita di mata dunia. Begini, menggalakan persamaan wanita terhadap pria secara eksplisit saya rasa malah akan menjadi tindakan bunuh diri dikarenakan berbagai perihal di atas. Tak perlu pakai iklan - iklanan. Begitu.
