Bahan renungan untuk engkau sobatku, yg mgkin sibuk bkerja, luangkanlah waktu sejenak tuk membaca mimpi ini dan renungkanlah....
Mimpi:
Seperti biasa aku selepas pulang kerja,aku duduk nyante di dipan untuk melepaskan penat..spertinya diriku enggan tuk mmbersihkan diri dan terus sholat.
Smentara anak dan istriku brkumpul di ruang tengah...
Dalam kelelahan,aku disegarkan angin sepoi2 yg menghembus ke mukaku, selang bberapa lama datang sesosok brjubah putih n tak nampak mukanya mghampiriku, dg tongkat dtanganya tiba2 sudah brdiri ddpanku...
Belum sempat brtanya siapa dia, tiba2 dadaku trasa sesak. Aku brusha tuk memgihirup udara sbanyaknya...
Yang kurasakan saat itu ada sesuatu yg brjalan pelan dri dalam...kerongkonganku trus brjalan sakit rasanya...
Y Allah ada apa dganku?
Dalm kadaan sulit bernapas benda itu memaksa keluar dr dalam tbuhku...khh khhh... Sakit rasanya...
Tubuhku brgetar, peluh keringat mgalir deras.. Mataku terbelalak airmata mgalir tanpa henti, tangan dan kakiku mgejang..
Selepas itu benda itu mninggalkanku, pergi brlalu begitu aja hilang dri pandangan mata...
Selepas itu aku mrasa ringan jauh lbih sehat dan segar, tak sprti biasanya, aku heran...
Istri dan anaku yg sdari tadi duduk di ruang tengah terkejut,brlari brhamburan kearahku.
Terlihat seseorang terbujuq kaku tepat dibawah dipan tempat aku duduk tadi.
Badanya dingin mukanya membiru. Siapa dia? Mngapa anak dan istriku memeluknya?
Sambil menangis menjerit histeris...
Terlebih lg istriku seolah tak mau melepaskanya, siapa yg terbujur tdi, siapa dia?
Terkejut aku saat wajahnya dibalikkan...
Dia... Dia.. Mirip denganku ada pa ini?...
Ya Allah,
Kucoba menarik tangan istriku, tp ku tak mampu..
Kucoba merangkul anaku, tp ku tak bisa,
Ku coba meyakinkan kalau itu bukan aku, tapi mereka tak mendengarkanku, seolah mereka tak melihatku...
Dan mereka terus mnangis...
Aku sadar sosok brjubah putih tadi telah membawa rohku...
Aku telah mati.. Aku telah mati...
Tak kuasa kumelihat anak istriku menangis pilu..
Belum byak yg kulakukan tuk bahagiakan mereka, membimbing mereka...
Tapi masaku telah habis ku telah tutup usia dlam keadaan aku duduk di dipan ketiku ku melepaskan penat setelah seharian bkerja dan belum sholat...
Andai ku tahu aku akan mati akv akan membagi waktuku, kapan aku bekerja beribadah dan berkumpul brsma keluarga...
Aku menyesal terlambat myadarinya...
'ku terbangun, ternyata aku mimpi ketika tertidur di dipan...
Tubuhku basah penuh brkeringat dingin... Cepat2 ku masuk ku peluk anak istriku, dan memandangku keheranan...
Dan ku balas dg seuntai senyum mesra dan brbisik... Mama ayah sayang kalian brdua.... '
Trimakasih ya Allah swt...
Aku bahagia aku masih hidup
Masih dberi waktu tuk beribadah...
Ku mohon ampun atas sgala dosa...
Brusaha berbuat kebaikan...
Bisa bekerja dan bisa meluangkan waktuku brsama keluarga kecilku...
Beribadah kpadaMU ...
Sehingga pabila nanti maut mjemputku kelak aku sudah lebih siap dgn senyuman dan lafaz 'LAILAAHAILLALLAH' di ujung nafas amin YaRabb...
Read more...