Dioadhi Blog

Segalanya ada padamu didalam dirimu termasuk aku

Subscribe to RSS feed

kehabisan kata-kata semenjak jatuh cinta:love: . .

DAFNIS DRAGMA FILLIA

"jika terlintas hasratmu menatap keindahan yang kami puja. lihat ke dalam hatimu dan bayangnya pun kan nyata. jadikan hatimu cermin dan berkacalah disana. temukan kedafnisan jika kau tau hirarki seharusnya."
(DAFNIS;227 - 1)

"Dalam sebuah keDAFNISan, kegagalan dalam diri manusia itu ialah disebabkan oleh dua hal. Yakni orang yang berfikir, tapi tidak pernah bertindak. Dan orang yang bertindak, tapi tidak pernah berfikir."

"Semulia-mulianya wanita adalah wanita yang senantiasa menjaga kehormatannya dan taat kepada agamanya. dan sebaik-baiknya laki-laki adalah laki-laki yang senantiasa menghormati dan memuliakan setiap wanita sebagaimana ibu yang melahirkannya."
(DAFNIS;190 - 2)

"Seharusnya kita semua tau bahwa kita tidak akan menemukan lautan baru jika kita tidak berani kehilangan indahnya pemandangan ditepi pantai. Iya, itulah hidup. Dan jika kita telah mampu untuk mengerti, maka berjalanlah bersama keadilan dan kekuasaan yang saling beriringan. Karena apa pun yang adil mungkin akan berkuasa dan apa pun yang berkuasa mungkin akan adil. Renungkanlah."
(Dafnis ;MD-445)

"HAL TERINDAH DALAM HIDUP INI IALAH DISAAT KITA JATUH CINTA BERULANG KALI KEPADA ORANG YANG SAMA . . " ( Dafnis;1029 )

"Ketika kita berada dipersimpangan jalan, apakah yg hendak kita lakukan? jalan mana yg hendak kita ambil? apa kita hanya duduk diam saja menunggu datangnya ilham yg akan memberitahukn kita jalan mana yg terbaik? tidak kan. tinggalkn perasaan yg menghalangi tercapainya kebahagiaan yg kita idamkan. karena jika kita masih bertahan pada satu perasaan yg menyesatkan, maka kita juga akan merasakan kepedihn yang tak kan mungkin terhapuskan."
(Risalah Dragma Dafnis/246;8).

"Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah pula cintaku padamu.
(Dafnis;0127_filia)"

"ketika lelaki bertanya akan nuansa mulia dalam hatinya, ketika itulah harusnya ia tau bahwa penghormatan yang mulia baginya ialah disaat ia mengerti setiap hati wanita dan memahami wanita sebagaimana mestinya seperti ia menghormati seorang ibu yang melahirkannya."
(DAFNIS - 355 - 3)

"Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah tersakiti serta Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kepercayaannya lagi."
(Risalah : 116-4 FILIA)

"Hidup adalah kegelapan jika tanpa hasrat dan keinginan. Semua hasrat dan keinginan adalah buta, jika tidak disertai dengan pengetahuan. Pengetahuan juga adalah hampa jika tidak di ikuti pelajaran. Dan sebaliknya setiap pelajaran akan hampa jika tidak disertai Cinta."
(Dafnis : 101-3).

"Tidak ada siapa yang paling pandai dan siapa yang paling bodoh didunia ini. Karena setiap yang pandai itu boleh menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu juga boleh menjadi pandai. Tinggal bagaimana kita menentukan satu pilihan yang kemudian kita terapkan."
(Dafnis ; 702_Pra Sinendra Dafnis).

"Jika kau tak bisa memilikinya, maka cukuplah dia tau apa yang kau rasa. Dan jika hanya sebatas rasa sakit yang kau terima, maka cukuplah kau lihat senyum manisnya. Sebab siapa tau, karena sakitmu itulah satu-satunya hal yang mampu membuatnya bahagia. Iya, bahagia ketika ia tau sakitmu karena mencinta dan bahagianya karena kau cinta." (Dafnis;267-Filia)

Cinta Bukan. .

Cinta bukan sebatas
berkata kangen
Sehingga cari jalan untuk bertemu.
Cinta bukan hanya manifestasi nafsu yang butuh pelampiasan.
Cinta juga bukan rasa cemburu berlebihan, sehingga harus ada terdakwa di mejahijau . . .

Cinta bukan ungkapan sayang dan ingin mati
bersamanya.
Cinta bukan kesetiaan yang setiap detik harus diucapkan bak mantara sebelum
perang.
Cinta bukan sebuah makna kejujuran terdalam karena pasti ada muatan kemunafikan dan kepentingan.
Cinta bukan emosi berkabut, hingga bunuh diri ketika ada perpisahan.
Cinta bukan muara kebenaran setiap saat ketuk palu pembebasan.
Cinta bukan pembebasan tak bertuan, sehingga butuh pasukan khusus untuk
merebutnya.
Cinta bukan misteri malam, hingga butuh pelita untuk penerangan.
Tetapi Cinta adalah semuanya, semua ketulusan dan kesucian hati, jiwa dan raga.
Itulah Cinta . . .

Ketikan Tangan Lalu

"jika kau putuskan untuk tetap menanti cintaku, aku tak bisa lagi melarangmu. karena sesungguhnya kini kau telah tau bahwa aku tak bisa mencintaimu."

"Rentan jiwa mengepak sayap dihaluan mimbar kegundahan rasa. harap yang dulunya mampu menjadikan mimpi mengaru janji, kini musnah tercacah belati bertidar hati. lalu bilakah setiap rintih menetaskan pedih, masih pantaskah cintamu ku bilang suci?" (RD2610AS)

"rentan jiwa menari meayunkan raga bersembilu luka. kata yang terucap menawarkan racun dahaga cinta ke dalam tawa. aku yang sendiri menanti hadir sang peri suci tuk sematkan mahkota kata mulia di relung hati. untuk satu cinta yang tak kan pernah mungkin aku miliki."

"Biarkan nafasku terhenti atau biarkan saja jantungku tak berdetak lagi. tapi jangan pernah biarkan aku sendiri lagi. karena ketika aku mengerti akan hati ini, aku juga tau bahwa tanpamu aku akan mati."

"menatap indahnya lembayung bali dan ku sadari betapa berharga kenanganmu. bila masih bisa kurangkul kalian, sosok yang mengisi kehampaan kalbuku. bilakah diriku mengucap maaf masa yang tlah ku ingkari dan meninggalkanmu cinta..."

"Biarkan aku jatuh Cinta Selayak Rasul dan Khadijah. Dan Jangan Biarkan diriku Ya Allah, Sekedar ingin berkuasa atas dirinya. Aku lemah tanpanya, karena aku tau agamaku hanya akan sempurna bersamanya . . ."

"Jika cinta itu indah namun berduri, maka biarkan aku sekedar kagum akan keelokanmu. Jika rindu kamu bagaikan jalan yang lurus namun berjurang, maka biarkan aku berhenti untuk tetap setia menanti tulus perlindungan darimu. Jika cinta bagi kamu hanyalah sajian indah surga dunia, maka lain halnya dengan aku yang menganggap itu segalanya. Hatiku bak kayu yg lapuk termakan waktu, mengharap sandaran jiwa tuk tetap bertahan dlm rentangnya hidup yg tak terbaca sisa senja"

"Jika masih ada celah dihatiku, pasti aku akan berusaha mencintaimu. namun kenyataannya seluruh ruang dihatiku telah terpenuhi oleh sosoknya. wanita yang begitu aku cinta dengan segenap ketulusan jiwa . . ."

"Karenanya aku temukan cinta dan karenanya pula aku tau apa yang disebut patah hati dan terluka . . ."

"Apa harus ada cinta terlarang antara kita. Kau dan aku bahagia mengapa tiada yang bisa terima?! Jika nanti datang perpisahan yang aku takutkan. Ketahuilah bahwa, ku mencintaimu diatas cinta . . ."

"Engkau tidak seperti bulan karena kau lebih indah darinya. Matamu juga tak sebening
embun karena tidak ada satupun kilau air yang sanggup menandingi indah matamu.
Aku tidak akan pernah menyebrangi lautan api untukmu karena akan ku arungi
jagad raya bersamamu."

"Suatu hari nanti pastikan bercahaya, pintu akan terbuka dan kita akan melangkah bersama. disitu juga kita lihat bersinarlah hakikat. debu jadi permata, hina jadi mulia. bukan khayalan yang aku berikan, tapi semua itu adalah keyakinan yang nyata akan ketulusan cinta jika sedikit saja kau juga mau meyakininya . . ."

"Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu, tapi marilah kita coba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu"

"Kesepianku lahir ketika orang-orang memuji kelemahan-kelemahanku yang ramah dan menyalahkan kebajikan-kebajikanku yang pendiam . . ."

"Hal yang terindah ialah satu langkah melepas hari dengan tawa sekalipun kepahitan itu menandakan sekumpulan cacian yang berpadu dalam satu kata air mata tanpa kepastian."

"Ketika tiba masanya sebuah perpisahan, janganlah kau terlarut dalam kesedihan. Sebab apa yang paling engkau kasihi darinya, mungkin akan tampak lebih nyata dari kejauhan. Seperti gunung yang terlihat lebih agung dari pada langit luas yang terlihat mendung."

"Jika kenyataan dapat menghancurkan sebuah mimpi, lalu kenapa mimpi tidak bisa menghancurkan sebuah kenyataan?!"

"Aku tak kan bersedih ketika kau bohongi. tapi aku bersedih ketika aku tau karena kebohonganmu itu membuatku tak pernah bisa percaya padamu lagi . . ."

"Pernah ia katakan saat hati merintih dibalik sepi. Pernh juga ia katakan sulaman janji yang bersandar hati. Dan ketika semua masih berujung sepi, mengapa ia masih sendiri?!"

"Bagiku hati adalah istana, Cinta adalah singgasana. Ketulusan ialah mahkota, Kesetiaan ialah piala terindah. Senyuman seorang kekasih adalah tahta, dan kejujuran serta kepercayaan adalah pusaka."

"Aku sedih dengan ukiran yang indah memuja akan dunia. Luka-luka yang memahat menusuk, tapi tidak ada yang tau bahwa aku kecewa dalam cerita. Sampai untuk berfikir tentang cinta dengan hati, bukan mata rasakan cinta. Seolah-olah aku pimpin, tapi rusak dengan semua janji palsu. Yang membuat sayap ini patah dan mati. Kini aku pun menangis meratapi takdir dengan kesedihan cinta. Karena luka yang ada, masih terus menganga"

"Meskipun aku hanya punya sepasang mata, tetapi aku rela untuk memberikan padamu untuk sekedar menggantikan tangis dan air matamu. Lalu ketika itu aku hanya ingin kau gantikan dengan bibirmu. bukan dengan kau cium aku, tetapi cukuplah bibir itu tersenyum padaku dan dapat aku lihat di sepanjang sisa akhir hidupku . . ."

"Yang tak dapat dimiliki, tapi harus diraih. Yang dicintai, tapi tak pernah mengerti dan perduli . . ."

"Hening terpuruk teringat bayangmu yang membatu dalam benak dan tak mau pergi dariku. Mengapa selalu ada bayangmu mengasah tajam, di tepi damba yang berarak menuju hatiku. Bersimbah keindahan yang melukis birunya sinar matamu. Berpeluh cinta yang mempesonakan bagai sepotong senja dalam anganku. Seandainya kau menyadari itu . . ."

"Biarkan setiap nafasku mengajarkan aku akan cinta yang tak pernah ku mengerti disepanjang hidupku jika cintamu tak lagi mampu tuk mengerti aku. . ."

"Sudahkah kau benar-benar jatuh, wahai yang sedang jatuh cinta? Masih kutunggu engkau didasar jurangmu sendiri. Di titik engkau akan berbalik dan benar-benar menjadi pecinta sejati . . ."

"Andai kata ia tak memahami apa yang aku rasa, biarkanlah cukup aku yang merasakannya dan biarkan pula cintaku tetap ada untuk menjaganya sekalipun ia tak menghiraukannya . . ."

"Kecantikan Tanpa Laku Kebajikan Bagiku Ialah Bagaikan Bunga Yang Tumbuh Tanpa Keharuman . . ."

"Tak ada satu kata yang dapat aku ungkapkan padamu selain PERCAYALAH padaku. karena sesungguhnya hanyalah kejujuran yang dapat aku ungkapkan padamu. meskipun aku tak pernah tau bagaimana harusnya membuat dirimu percaya padaku. namun mengertilah akan setiap celah waktu cinta dan janganlah pernah ada dusta diantara kita. kini, nanti dan selamanya . . ."

"Berikanlah jawaban dan huraikanlah simpulan biar tenang jiwaku setelah kasih lama berlalu. Tidak mungkin ku lupa, percintaan kita. pada satu malam itu, disaat bulan sedang berandu . . ."

"Apa kabar Cinta, masihkah tetap untuknya? Apa kabar Rindu, masihkah tetap menunggu? Apa kabar Canda, masihkah tetap berharap Surga dalam Tawanya? Apa kabar Hati, masihkah Sesejuk dan Sebening Embun Pagi?"

"Ketika cinta kembali menyapa, ku terjatuh tiada daya. Lisanku tak mampu lagi berbicara, pandanganku tak mampu lagi menyapa. Kini cinta itu kembali bersemi, menghiasi hati yang pernah tersakiti. Menerangi mata yang telah buta, menyapa jiwa yang sempat terluka. Kini cinta itu kembali datang, menenangkan pikiran yang bimbang. Menyapa hati yang sedih, menyapa jiwa yang merintih . . ."

"Ajarkan aku menjadi Naif, senaif dirimu yang masih bisa tertawa. senaif kebahagiaan di alam kita berdua. karena setiap detik kala kenyataan mulai bersinggungan, aku rasakan sakit yang nyaris tak tertahankan. atau ajarkan aku menjadi penipu, agar aku bisa menipu cintaku padamu menjadi kebencian . . ."

"Sanggupkah selalu ku jaga hasrat dalam diri. Tak tergoyahkan mimpi cinta selain dirimu.
Semoga kau kan hadir disini tuk jumpa diriku, bersama membagi cintamu. Kan ku peluk dirimu dan tak akan ku lepas, agar kau rasakan cintaku hanya untukmu . . ."

"Kau datang membawa Cinta dan Kesetiaan. Dan kau jua pergi meninggalkan Luka dan Kehancuran. Sesungguhnya lebih baik bagiku cukup kau kenal lalu kau lupakan, dari pada kau cintai lalu kau hianati. . ."

"Tak sanggup lagi aku mengenang kisah lalu. keganasan menghantui diriku. biarkan ia pergi, menjadi satu misteri, yang tak kan habis untuk dimengerti. tidak sengaja aku mengasari dirimu. karena bagi kau bukanlah lawanku. kekasihku . . ."

"Kasih, apakah keras hatimu tak bisa lentur lagi? bukan ku sengaja mau kau terluka, bukan niatku. bukankah dulu kau juga mengatakan bahwa sudah lumrah cinta, suka bersulamkan air mata didalamnya? kini kau berada dipintu mahligai dan ku lihat kasihmu melambai. iya, kini kau dipintu mahligai tuk nyatakan segala impian. sambutlah tangan, sambutlah. semoga terlepas segala siksaan . . ."

"Didalam kesunyian, aku rasa gelombangnya. mencintaimu, satu kewajiban. tapi tak terluar dengan perkataan. dan ketika fajar menyingsing, aku sentuh sinar kasih. dari matamu dekat dan terasing. kini aku menanti sikapan tabir cinta dan aku juga menanti saat menjadi nyata. karena kesunyian ini terlalu indah, walaupun pahit untuk menelan. walaupun perih sanggup ku tahan dan ku relakannya."

"Prnhkh kau temukn yg Snantiasa Stia disisimu kala kau jatuh & hilang asa? Prnhkh kau dapati Ssosok makhluk yg slu tahan Mndengar kisahmu kala angin Mmbawa berita2 busuk Tntangmu? Prnhkh HPmu brdering ditengah mlm hny untk Sbh kalimat pendek, Slmt Tidur Cyng? Prnhkh kau tangkap butirn air mata yg disembunyikn Shabis doa pnjang yg pdx trselip namamu? iya, itulh q yg Mncintaimu, meski kau tk prnh Mngerti & Mnyadari itu"

"Biarkanlah cintaku tumbuh didalam hati dan jangan biarkan cinta itu layu didalam diri. sebab cinta bagiku adalah sumber kehidupan yang abadi dan tak akan pernah mati sampai denyut nadiku terhenti . . ."

"Kamu tidaklah seperti bulan, karena kamu lebih indah darinya. Matamu juga
tak sebening embun, karena tidak ada satupun kilau air yang sanggup
menandingi indah matamu. Aku tidak akan pernah menyebrangi lautan api
untukmu, karena akan ku arungi jagad raya bersamamu, agar kamu tau
...betapa dahsyatnya cintaku untukmu . . ."

Kumpulan Puisi Kahlil Gibran

“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”

“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”

“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”

“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”

“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”

“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”

“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”
May 2012
S M T W T F S
April 2012June 2012
1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31