DuniaCher

DuniaCher dunia desain

Subscribe to RSS feed

EH, EH, KOK GITU SIH?

, , ,

Beberapa minggu terakhir saya disibukkan dengan project2 yang akan saya ikutkan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa di kampus saya. Mendekati deadline, masih banyak yang harus saya selesaikan, karena kebetulan saya mengikuti 3 lomba (animasi, desain web, dan bisnis plan) yang harus mengumpulkan project plus proposalnya. Alhasil seminggu sebelum deadline, saya hanya mengikuti 1-2 kuliah saja plus bonus begadang beberapa hari. Syukurlah tepat di hari-H semua berkas dan project berhasil selesai.

TAPI, alangkah jengkelnya saya ketika panitia seenaknya memundurkan deadline sampai 3 hari karena banyak peserta yang belum mengumpulkan berkas lomba. Padahal waktu hari-H saya sudah menanyakan pada panitia, dan panitia menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan deadline.

Yang lebih parah, keesokan harinya, saya melihat berkas lomba bisnis plan saya berada di tangan peserta lain untuk dijadikan panduan.
Saya pun menegur panitia, tapi, bukannya kata maaf yang saya terima, malah sindiran kalo saya terlalu parno. Makin jengkelnya saya. Ya, mungkin memang saya parno, tapi bukankah gak etis panitia meminjam2kan berkas 1 peserta k peserta lain? Apalagi di proposal tsb ada kelebihan dan kekurangan bisnis saya, gimana kalo itu yang dicomot sad

Belum kelar jengkel saya, panitia kembali memperpanjang deadline sampai 3 minggu. Wah, benar2 sakit hati.. sad
Panitia gak menghargai kami yang sudah berusaha keras mengumpulkan berkas tepat waktu. Andai tau deadline diperpanjang gak perlu kan sampai lembur dan begadang dan sampai bolos kuliah.. dan pastinya karya saya bisa lebih baik..
Mau revisi pun sudah gak memungkinkan, karena jelas harus merevisi pula proposal yang tiap lomba ada 4 copy, dan sudah menghabiskan puluhan ribu u/ mencetaknya.

Setiap kompetisi ada peraturan kan? Apalagi namanya Pekan Ilmiah. Deadline tuh lah salah 1 peraturannya, dan kalo peserta gak bisa ikutin deadline - yang artinya gak bisa taat peraturan, sudah seharusnya kan mereka tereliminasi?
Nah, ini malah panitia yang ngalah tunggu peserta. Benar-benar mengecewakan.

Ya, moga-moga saya bisa menang aja deh, meskipun peserta yang lain pnya waktu kerja lebih banyak. Paling gak saya sudah berusaha yang terbaik. DAN saya benar-benar butuh uangnya buat ganti beli HP yang hilang kemarin plus berbenah studio desain+foto saya.. hehe.. TUHAN, tolong kasih Che kesempatan menangin PIM ya. Amien.
*crossing fingers*

ARIEL - LUNA MAYA - CUT TARI

, , ,

Akhir-akhir ini media tak henti-hentinya memuat berita tentang kasus video xxx Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari. Semua orang pun manjadikannya gosip paling menarik u/ dibicarakan. Berita yang saya ikuti bahwa salah 1 ormas mengecam dan mengancam artis-artis tersebut, kemudian kasus dgn wartawan dan yg terakhir, Ariel saat ini telah ditahan.

Menurut saya sendiri tindakan yg diambil masyarakat benar-benar keterlaluan. Bagaimana jika kejadian ini terjadi pada mereka atau orang terdekat mereka? Di kasus ini bagi saya, ketiga artis adalah korban. Bayangkan bagaimana hancurnya perasaan kita jika ada hal yang pribadi yang seharusnya tidak menjadi konsumsi publik sampai tersebar kemana-mana? Janganlah kita menyalahkan mengapa mereka merekam adegan tsb, karena itu hak mereka kan? Apalagi mereka bukannya niat menyebarkan video tsb, hanya u/ dokumentasi pribadi. Saya kira bnyk jg pasangan yg melakukan hal itu.

Kemudian u/ ormas yg mengecam. Ya, saya tau bnr artis2 itu salah, tapi apakah tindakan mereka harus segitu lebay-nya? Apakah anggota ormas tuh udah segitu sucinya sampai2 berhak menghakimi orang lain? Lagipula masih banyak juga tuh kasus2 lain yg lbh layak mereka kecam drpd kasus ini.

Tindakan wartawan pun kali ini bagi saya sungguh keterlaluan. Bagaimanapun juga artis tetaplah manusia biasa, yang punya emosi dan butuh privacy-nya dihargai. Bayangkan jika kita berada di posisi artis tsb dan dkejar2 wartawan sampai segitunya, marah gak? Kesel gk?

Hehe, ya tuh lah, menurut saya, lebih baik kita mengurus masalah pribadi kita sendiri saja. Gak perlu juga menghakimi orang lain karena kesalahannya, karena tuh kan urusan dia dan Tuhan bigsmile

APAKAH INI NORMAL? CAN U HELP ME? sad

AM I NORMAL?
Saya termasuk tipe orang yang perfeksionis, selalu ingin segala sesuatu yang saya lakukan berjalan dengan sempurna dan tanpa cacat. Saya bukan orang yang mudah begitu saja menyerahkan pekerjaan ke tangan orang lain, terutama apa yang bisa saya kerjakan sendiri. Ya, saya kurang bisa begitu saja percaya pada orang lain menyangkut tanggungjawab sad

Ada baik dan buruknya sih mempunyai karakter ini. Baiknya, saya selalu concern pada apapun yang menjadi tanggungjawab, selalu berusaha, belajar, dan bekeras untuk jadi yang pertama, yang terbaik, yang nomor satu. Dan saya tidak pernah meninggalkan kewajiban saya bigsmile

Tapi hal buruknya pun cukup berat. Jiwa saya tak pernah tenang, saya tak pernah bisa menerima jika ada si A atau B yang mengalahkan saya. Dan saya selalu membanding-bandingkan diri saya dengan semua orang, terutama wanita lain, dari segala sisi, dan ketika saya menemukan bahwa saya yang kurang, entah mengapa, kecemburuan itu muncul dan saya terpacu untuk memenangkan perbandingan itu.. smile padahal tak jarang juga saya membandingkan kemampuan yang bukan di bidang yang saya kuasai, sehingga tak jarang pada aKhirnya tenaga dan pikiran saya terkuras karena tantangan yang saya berikan untuk diri saya sendiri.

Saya selalu berusaha keras, sungguh-sungguh berusaha keras untuk jadi sosok cewek yang sempurna: baik, cantik, pintar, multi talented, dsb2.

IT GETTING MORE COMPLICATED
Di balik sifat perfeksionis saya, I have a very low self confidence.. can u imagine how complicated it is?
Di satu sisi saya adalah orang yang ambisius, yang ingin menjadi yang paling, yang nomor satu, yang karenanya saya sudah cukup tertekan. Dan tekanan itu ditambah lagi karena saya tidak pernah merasa diri saya cukup atau mampu. Seringkali saya menangis, karena masih merasa diri saya tidak berharga, pecundang, ugly ducking. Padahal kadangkala saya menyadari juga bahwa apa yang saya punya dan bisa, sudah lebih dari cukup

Awh.. am I still normal? Whats happen to me? Can u help me? Anyone? sad

BELAJAR MENERIMA MASA LALU

, ,

Pernahkah kamu menyesali masa lalumu? I was.. dont know somehow, saya menyesal pernah berpacaran sebelum dengan pacar saya yang sekarang lol Saya merasa pacar saya yang sekarang adalah orang yang paling tepat buat saya, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya ingin dia jadi orang pertama dan terakhir dalam hidup saya, begitu pula saya pun ingin mendapatkan posisi itu di hatinya bigsmile

Dulu acapkali kami bertengkar hanya karena mantan. Persoalan yang sebenernya gak penting, karena kalo dipikir juga, apa perlunya mendebatkan hal seperti itu, apalagi jika mantan-mantan itu tidak mengganggu atau sampai mengancam kelangsungan hubungan kita (aduh, bahasanya lol). Malah nantinya kita sendirilah yang merusak hubungan kalo terus menerus bertengkar karena hal sepele seperti ini.

Selesai? Tentu tidak. Bagi saya yang keras kepala dan perfeksionis ini, belum bisa begitu saja menerapkan statement saya di atas p
Beberapa kali saya masih tak tahan untuk tidak mendebatkan mantan dan menakar perbandingan siapa yang lebih baik, lebih cantik, lebih talented, dsb dsb. Yah, sebenarnya alasan saya menanyakan hal ini hanya karena saya ingin tau kelebihan si mantan, kemudian saya akan berusaha melebihinya, karena saya mau jadi pasangan yang paling baik untuk pacar saya! Uhm, itu hanya alibi sih, alasan yang sebenernya adalah karena adalah kepuasan bagi saya mendengar si mantan dijelek-jelekan olehnya, karena saya tau benar mantannya tak lebih baik dari saya. Sungguh kejam kan? lol

Sampai suatu hari, teman saya mengirimkan quote "If u love someone, u have to accept his past, too. Wether is good or bad, cuz that made him like now."
Yah, saya harus belajar menerima masa lalunya, karena hal itu yang membentuk dia seperti sekarang. Sejak hari itu, saya tak lagi mendebatkan tentang si mantan. Dan yang paling penting, saya tak lagi menyesal bukan jadi yang pertama, asalkan saya absolutely jadi yang terakhir yang mendampingi hidupmu, sayang.. Ahaiii.. hahahaha.. lol

EMANG JALAN PUNYA NENEK MOYANG LU? lol

, ,

Beberapa hari ini jalanan di Kota Malang dipadati oleh massa pendukung Arema yang berkonvoi merayakan kemenangan tim kesayangan mereka tersebut. Beberapa ruas jalan bagaikan lautan biru. Euforia kemenangan sungguh masih terasa walaupun pertandingan telah usai.

Sayangnya banyak orang-orang yang bertingkah kurang menyenangkan saat konvoi, mereka merasa menguasai jalanan dan bertingkah layaknya jalan umum itu milik nenek moyangnya! Mereka dengan seenaknya membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi, melawan arus jalan, dan parahnya tongkat bendera yang mereka bawa, diacung-acungkan ke arah pengguna jalan lain. Bahkan kemarin, saya dan pacar saya yang sedikit saja terlambat untuk meminggirkan motor, hampir terkena sabetan dari tongkat bendera mereka. Yah, tak ayal dalam hati saya mengutuk tak karuan! Akhirnya saya melempar granat ke arah mereka! Hahaha.. yang terakhir hanya imajinasi liar saya bigsmile

Uhm.. Ada banyak cara untuk merayakan kemenangan. Tapi alangkah lebih baik jika cara yang kita gunakan tak arogan, anarkis, dan merugikan orang lain. Memang, di negara demokrasi ini, kita bebas untuk berekspresi, tapi tentu ada batasan-batasannya dong. Remember guys, kita hidup bermasyarakat, kita bukan Tarzan yang hidup sendirian di hutan. Right? lol jadi hargai orang lain yaaaaa!

HARI SIAL!! sad

, ,

Hari ini sungguh bukan termasuk hari baik saya. Dari pagi rasanya badan ini malas sekali beranjak dari tempat tidur. Tapi demi meraih cita-cita dan membuat orangtua bangga (baca : kuliah), saya pun tetap bangun, mandi, dan berangkat ke kampus. Yah, tetap dengan rasa malas.

Sampai di kampus, mood ini naik turun. Teman yang mengajak saya bercanda pun saya abaikan, sampai-sampai dia tampak seperti orang sakit jiwa yang bicara dan menertawakan omongannya sendiri.

Kelar kelas, saya menunggu pacar saya menjemput. Tapi yang ditunggu gak juga datang. Ah, dasar cowok, selalu saja jam karet!!
Setengah jam lebih berlalu, saya memutuskan untuk pulang saja naik angkot. Dengan bersungut-sungut saya berjalan keluar kampus, ternyata di gerbang, pacar saya baru tiba dengan ekspresi innocent-nya. Saya pun segera naik di boncengannya.

Kami memutuskan makan di AE, warung khas madiun dekat kampus kami. Setelah makan, kami kembali ke kampus untuk kuliah lagi. Tetapi karena mood saya masih gak bagus, saya memutuskan bolos dan pergi ke warnet di sebelah kampus.

Tiba di warnet, saya berniat meng-sms pacar untuk memberi tahu nomor komputer yang saya gunakan. Betapa terkejutnya saya menemukan bahwa HP saya tidak ada di tempatnya. Saya pun mengubrak-abrik isi tas dengan panik. Dan tetap tidak saya temukan. Dengan mata berkaca-kaca dan jantung dagdigdug saya menitipkan tas ke penjaga warnet dan lari ke kampus dan langsung ke kelas pacar saya.

Pacar saya bilang, waktu makan, saya meletakkan HP di meja. Kami pun pergi lagi ke tempat makan tersebut. Tapi seperti yang saya pikirkan, penjaga warung tidak mengaku ada HP tertinggal. Padahal saya yakin dia yang menemukannya!

Kami kembali ke kampus, saya berjalan dengan langkah gontai, pacar saya menenangkan. Ah, what an awful day!

Sampai sekarang saya masih shock, jengkel, sedih, marah! Merasa orang sekarang tidak jujur. Dan rasanya tidak adil, karena beberapa waktu lalu saya juga menemukan HP tertinggal, tapi saya mengembalikan pada yang punya. Kenapa yang saya lakukan kemarin itu tidak berbalik pada saya?
Belum lagi teringat banyaknya barang yang harus saya beli dan uang yang belum terkumpul!
Final Mood : worst ever!

Yah, walau sempat mengutuki orang yang mengambil HP saya, sekarang saya mencoba mengambil sisi positifnya saja. Anggaplah dia benar-benar membutuhkan HP itu. Saya tetap percaya kok kalo what u give is what u'll get return. Semoga saya dapet ganti HP yang lebih bagus bigsmile amin!

The way I used to eat Bistik dan Cap Cay

, ,

Saya suka sekali makanan yang pedas-pedas.
Dan seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, lidah saya sungguh mencintai rasa masakan Indonesia. Karena kecintaan saya itulah yang membuat kebiasaan yang agak aneh dalam cara makan saya bigsmile

Setiap makan harus ada sambal uleg dan bukan sambal botol! Yang paling saya suka dan request hampir tiap hari ya sambal terasi atau sambal pencit. Apapun masakannya, harus ada sambal tersedia bigsmile

You should try these:
Bistik + sambal terasi
Cap cay + sambal pencit
Apel atau buah rujak dipotong-potong + sambal kecap
Rasanya unik banget! Hehe.. Dan saya hampir selalu makan bistik atau cap cay dan masakan lain dengan sambal yang saya rasa cocok! bigsmile

AKU CINTA MASAKAN INDONESIA

,


Apa saja yang kaya dari Indonesia selain ragam budaya, suku, dan alamnya? Yups, Indonesia sungguh kaya dengan kulinernya!chef

Entah mengapa, lidah saya ini sangat-sangat menyukai masakan-masakan khas Indonesia flirt . Yah, mungkin karena dari lahir saya tinggal di Indonesia, lidah saya pun lebih terbiasa dengan masakan Indonesia. Apalagi saya juga menyukai jenis masakan yang pedas. Klop banget dengan ragam masakan yang tersedia di bumi nusantara ini, semuanya tetap terasa begitu nikmat ditambah dengan pedasnya sambal bigsmile Dan sambal yang ada pun beraneka macam lho! Sambal terasi, sambal pencit, sambal tomat, sambal bawang, sambal kecap, dan masih banyak lainnya… Benar-benar mantappp!yes yes

Jadi, kalau ada yang menawarkan untuk mentraktir saya makan, daripada nongkrong di resto fast food atau steak atau masakan luar lainnya, saya akan lebih bahagia dan menikmati, jika anda membawa saya ke tempat yang menyediakan masakan khas Indonesia. Seperti nasi padang dengan bumbunya, ahh.. setiap membayangkannya saja selalu membuat saya meneteskan air liur; bubur menado; pecel dan gado-gado dengan bumbu kacangnya; kayanya rasa pempek; rica-rica; coto makasar; nasi khas madura; gurihnya nasi uduk; lezatnya lalapan ikan bakar khas sunda; pepes;.. Uhmmm, aromanya, rasanya, aduh-aduh benar-benar membangkitkan selera dan membuat saya selalu lapar!!

Itu tadi baru makanan, gimana dengan minuman? Nggak kalah beraneka ragam dan uniknya lho, teman-teman! Ada es ketan merah, bajigur, bandrek, dan banyak lagi. Bahkan kopi luwak, kopi yang paling mahal di seluruh dunia pun berasal dari Indonesia lho! Keren banget kan!

Oia, jajanan khas Indonesia juga nggak kalah mantapnya, dari masing-masing daerah punya jajanan khasnya sendiri-sendiri yang namanya unik-unik. Rasanya? Wahh, jangan ditanya lagi, enak bangettt deh, benar-benar menggigit di lidah!! Plus harganya dijamin murah dan nggak bikin kantong bolong!

Belum lagi tempat makannya, seperti warung-warung lesehan yang membuat saya menikmati makan dengan lebih santai dan nyaman. Adalah sebuah nilai plus bagi saya, apalagi jika beramai-ramai dengan orang-orang yang kita cintai. Makan di tempat lesehan membawa kita ke suasana yang jauh-jauh lebih dekat, akrab dan menyenangkan, lain halnya dengan suasana yang mengharuskan kita makan di meja, khususnya jika ditambah dengan atribut seperti jajaran pisau, garpu, sendok yang masing-masing punya kegunaan sendiri-sendiri. Oohh, saya tidak menyukai situasi yang terlalu kaku dan formal!faint



Uhmm, pokoknya kuliner di Indonesia benar-benar membuat saya jatuh cinta deh, jadi pingin keliling nusantara dan mencicipi semua masakan khasnya bigsmile sapa tau juga bisa diangkat jadi duta masakan nusantara! Hahahaha.. Gimana dengan teman-teman?

Wisata kuliner Indonesia yang kaya ini sudah seharusnya kita banggakan dong! Kita perkenalkan dan lestarikan dengan semangat yang menggebu-gebu idea , contohnya dengan kita angkat di blog kita masing-masing atau bisa juga dengan cara-cara unik seperti :
1. Jika kesal, janganlah mengeluarkan kata-kata makian, tapi teriakkanlah nama masakan khas Indonesia, misalnya : “Dasar pecel!”
2. Gunakan nick name masakan Indonesia untuk messenger kita, contohnya : gadis penyuka pempek, pria gila pepes, gadogado_boy, dan sebagainya.
sehingga jika ada orang yang belum mengenal nama masakan yang kita sebutkan, mereka akan bertanya, misalnya “Apa sih pecel?” kemudian kita jelaskan dengan hiperbola sampai mereka penasaran dan pada akhirnya tertarik untuk mencobanya. Hahahaha… yang ini Cuma men-jayus lol

Yah, yang jelas kekayaan kuliner nusantara ini sudah sepantasnya kita angkat biar orang-orang luar mengenal dan tertarik untuk mencoba masakan-masakan khas Indonesia dan jika perlu kita beri label Indonesia trade mark sebelum di klaim juga oleh negara lain!! Harapan saya (cieeeeee…)p p , lebih banyak lagi turis-turis yang datang ke Indonesia, bukan hanya karena mereka ingin menikmati keindahan alam kita, tetapi juga karena kulinernya yang beraneka ragam dan maknyusss ini bigsmile Lumayan kan untuk membantu menambah devisa Negara. Hahahaha.. bigsmile

PARAMETER CANTIK (?)

Siapa sih yang nggak tau tentang facebook? Situs jejaring sosial yang sedang boom, khususnya di Indonesia ini sukses membuat banyak orang kecanduan. Tidak hanya remaja, bahkan orang dewasa pun menggunakannya.
Dan salah satu penggunaan facebook adalah untuk berbisnis, online shop pun menjamur, menawarkan barang A, B, C, and so on.
Menurut pengamatan saya, barang yang paling banyak ditawarkan dan laris terjual adalah barang-barang yang menunjang penampilan, dari baju, aksesoris, daaaannn produk-produk kecantikan impor dari Jepang, Korea, de-es-be de-es-be.

Saya tau, dan sebagai seorang wanita juga saya mengerti, kalau menjaga penampilan adalah suatu keharusan dan menjadi cantik adalah suatu nilai plus. Tapi apakah harus seberlebihan dengan memborong produk-produk kecantikan seperti itu?
Semua produk kecantikan yang ada menawarkan cantik secara instan. Saya ingat, teman saya bilang kalau produk x adalah pemutih yang hebat, sekali pakai langsung putih. Atau pelangsing y, turun 7kg dalam seminggu. Belum lagi produk z, pembesar (maaf) payudara. Hampir semua wanita berlomba-lomba menjadi cantik dengan ukuran parameter tertentu, misalnya cantik itu putih, langsing,tinggi. Parahnya, seringkali mereka menggunakan segala cara untuk mencapai standard cantik itu.

Yang jadi pertanyaan saya, apakah saat ini, bagaimana menilai seorang wanita hanya diukur dari merk pakaian apa yang dikenakan, seberapa putihnya, seberapa kurusnya, atau seberapa besar ukuran cup bra-nya?? Bagaimana dengan mencintai diri kita tanpa membanding-bandingkan dengan orang lain?
Dan lagi, bukankah ada yang lebih penting dan berguna daripada sekedar mengurus penampilan yang hanya sementara?

Cantik itu relatif dan semua wanita itu cantik! Wanita yang baik, pintar, has a good attitude, low profile, dan tau menempatkan diri, aura cantiknya akan lebih terpancar kan? Dan menurut saya itu jauh lebih menarik bigsmile

BEAUTY, BRAIN, dan BEHAVIOUR

, ,

Sapa bilang penampilan itu gak penting?
Penampilan justru nomor satu yang orang liat dari kita kan. Jadi, beauty is a must! Maksudnya, gak perlu lho sampai operasi plastik atau beli pelangsing, pemutih, atau barang-barang semacam itu berlebihan, sewajarnya aja. Kayak mandi 2x sehari. Gosok gigi 3x sehari. Yang cewek minimal pakai bedak lah.
And then dress for success. Ini bener lho, contohnya aja, ada si A yang notabene orang biasa-biasa aja, dan B orang yang berada. Mereka pergi ke sebuah resto ternama, A memakai gaun yang bagus, B memakai baju seadanya. Manakah yang akan lebih dihargai? Yah, meski kenyataannya B lebih berada. Jadi, berpakaianlah yang bener biar orang respek sama kita.

Jangan jadi cewek cantik yang bego!
Pengetahuan dan akademis juga harus bagus dong! Asah kemampuan dan talentamu. Belajar dan terus belajar. Percaya deh action - reaction, apa yang kita pelajari dengan baik, semua berguna buat masa depan kita.
Orang juga pasti akan ilfil ngeliat cewek cantik, tapi gak nyambung diajak ngobrol. Cewek cantik PLUS smart.. Whoa, keren banget!!!

Watch your act!
Gimana dengan behaviour, manner.. Nih juga penting banget lho. Kita harus punya good attitude, sopan. Selalu pikirkan dampak dari apa yang akan kita bicarakan atau lakukan.
Berbicara dengan lembut dan sopan, terutama pada orang yang lebih tua. Perhatikan juga cara bersikap terhadap orang lain, tapi awas, jangan terlalu dibuat-buat.
Jangan sampai juga kita menyakiti orang lain dengan perkataan kita. Mungkin orang itu bisa memaafkan kita, but it always leave a scar, belum tentu orang bisa melupakannya begitu saja.

So, girls, balance our beauty, brain, and behaviour yaaaa..