internet sehat VI
Wednesday, March 16, 2011 11:40:38 PM
Selain Cobian Backup, Z-DBackup (http://www.z-dbackup.de/) juga merupakan pilihan yang bagus. Instal tools ini dan restart PC. Setelah membuka Z-DBackup, buatlah tugas backup pertama dengan mengklik “No. 1”. Beri nama, misalnya “Data Gue” dan pilih folder tujuan. Sebaiknya gunakan sebuah hard disk eksternal. Bisa juga dengan menyimpan copy-nya pada sebuah DVD atau partisi lain. Di bawah tab “Source” buka sebuah window popup dengan klik ganda. Pilih data yang akan di backup. Dalam menu “Target”, di menu “File Folder” masukkan folder tujuan dan di menu “Filename Format”, cantumkan “Cron Backup”. Tools akan menyortir copy berdasarkan tanggal, sehingga dalam kondisi darurat, Anda dapat lebih cepat kembali ke backup tanggal tertentu.
Untuk proteksi yang lebih optimal, aktifkan “Daily Backup”. Agar proses restore berlangsung cepat, buatlah backup sebagai arsip self-extract EXE. Namun, sumbernya tidak boleh lebih besar dari 2 GB. Setelah itu, klik “OK” dan “Backup”. Dengan konfigu-rasi ini, Z-DBackup sudah berfungsi cukup baik, namun kinerjanya akan lebih optimal apabila dihubungkan dengan pusat kendali Z-Cron (http://www.z-cron.com/). Setelah tools terinstalasi, dalam Z-DBackup, buka “Schedule” untuk membuat backup secara berkala. Aktifkan “daily backup”, dan masukkan waktu atau jam untuk memulainya secara otomatis. Selain itu, di menu “Run Options”, pilih proses backup secara background sehingga tidak mengganggu Anda.
Selanjutnya, buka Z-Cron untuk menggunakannya sebagai pusat kendali. Dalam tampilan program sudah ada tugas yang tadi dibuat untuk Z-DBackup. Namun beberapa setting masih perlu dilakukan sebelum program mengendalikan tugas ini. Aturlah Z-Cron sebagai layanan sistem, sehingga begitu Windows loading, semua kendali waktu dapat berjalan lancar. Untuk itu, klik icon “Program” dan selanjutnya “Start”. Aktifkan “Z-Cron as an NT-Service” dan “Start the Z-Cron service”.
(Gambar: Tampilan Z-Cron)
Setelah melakukan restart PC, Z-Cron akan distart bersama Windows. Apabila Window yang bersangkutan dirasa mengganggu, centang pilihan “Start Z-Cron mini-mized”. Dengan demikian, ia akan bekerja di background. Tanpa disadari, data Anda akan selalu di backup ke folder Backup.
Walau demikian, ada baiknya jika Anda membuat pula sebuah ‘Rescue CD/DVD Bootable’ yang berisikan OS yang Anda gunakan beserta program-program lainnya, sebab terkadang cara inilah yang paling bisa menolong jika PC Anda mengalami crash. Bagi Anda pengguna Windows XP, gunakanlah program Bart’s PE Builder (http://www.nu2.nu/pebuilder/) untuk keperluan tersebut. Dengan Barts PE Builder, Anda dapat membuat CD atau DVD yang dapat melakukan booting otomatis, dan selanjutnya menjalankan Windows XP lengkap dengan tools tambahan pilihan Anda.
(d) Memakai media internet.
Alternatif lain yang patut dipertimbangkan dalam membackup data adalah dengan menyimpan data tersebut di dunia maya (internet), seperti yang ditawarkan layanan Humyo (www.humyo.com) dan ADrive (www.adrive.com). Penyedia layanan bertanggung jawab agar data tidak hilang. Layanan-layanan ini merupakan sebuah solusi untuk menyimpan file-file besar tanpa memerlukan hardware tambahan dan dapat mengirimkannya kepada seorang teman bila diinginkan. Namun dalam hal ini, Anda harus merelakan data pribadi tersimpan di internet dan percaya tidak ada orang lain yang mengaksesnya. Oleh sebab itu, lakukan enkripsi data sebelum menguploadnya.
Sekedar info bahwa Provider ADrive www.adrive.com) menawarkan kapasitas penyimpanan sebesar 50 GB. Namun, untuk memindahkan sebuah file berukuran besar ke dalam web, membutuhkan waktu yang cukup lama. Layanan ini menggunakan Java-Applet untuk mengupload file. Dengan begitu, Anda harus menginstall Java Runtime ke dalam sistem terlebih dahulu. Untuk mengupload file, Anda hanya perlu melakukan metode drag & drop file dari hard disk ke bagian “Upload Files” dalam ADrive. Dengan mengklik “Upload”, Anda tinggal menunggu sampai semua data selesai di-upload dan online. Kelebihan yang ditawarkan oleh ADrive adalah Anda dapat mempublikasikan file-file yang telah disimpan. Setiap Anda memilih “Share” pada sebuah file, Anda akan mendapatkan sebuah URL. Dengan URL ini, orang lain dapat mengakses video atau arsip file Anda. Untuk share file, Anda harus mencari filenya dalam bagian “My Files”. Lalu, pilih salah satu file dan klik tombol “Share”. Hanya mereka yang mengetahui URL lengkapnya saja yang dapat mengakses file ini. Semua file yang di-shared dapat dilihat melalui menu “My Shared Files”.
(Gambar: Tampilan layanan ADrive)
Sedangkan Humyo menawarkan kapasitas sebesar 30 GB dengan kecepatan transfer data yang sangat stabil dan cepat serta memiliki tampilan web yang sangat informatif dan mudah dipahami.
Bagi pengguna yang membutuhkan layanan berkapasitas sangat besar, bisa mencobanya di http://mozy.com. Dengan biaya kurang dari US$ 5/bulan, layanan ini menyediakan kapasitas tidak terbatas dan fasilitas enkripsi data (128 bit SSL encryption).
Namun mungkin Anda bertanya : “Bagaimana jika saya termasuk orang yang sering mengubah file yang ingin dibackup?. Adakah layanan online yang memberikan layanan seperti halnya jika kita menyimpan data pada hard disk?.
Asalkan file tersebut tidak terlalu besar, maka ada solusi untuk itu. Layanan Gigabank menawarkan sebuah solusi yang mudah digunakan dan sederhana. Dengan Gigabank, Anda akan memperoleh kapasitas penyimpanan sebesar satu GB dan software pendukung secara gratis yang berfungsi untuk mengatur transfer data. Setelah melakukan registrasi dan instalasi, Anda pilih folder yang ingin disimpan melalui menu konteks. Jangan khawatir jika di dalam folder terdapat banyak sub-folder. Gigabank akan menyimpannya sesuai dengan aslinya. Gigabank juga memiliki filter sehingga Anda bisa mengecualikan beberapa file. Dalam layanan ini, jika Anda mengaktifkan fungsi “Gigabank | Archive and Watch”, secara otomatis softwarenya akan mendaftarkan setiap perubahan yang terjadi pada file dan menyimpan backup-nya secara online melalui koneksi SSL yang aman. Software ini terhubung sebagai sebuah drive pada sistem. Shortcut-nya juga akan terlihat di Desktop. Setelah Anda klik, Anda dapat langsung mengakses data-data seperti layaknya sedang membuka hard disk sendiri. Bahkan, tool ini juga dapat menampilkan struktur subfolder-nya secara lengkap. Bagusnya, tampilannya hanya menampilkan satu icon file saja (untuk membuka semua varian file yang tersimpan). Jadi, tampilan terlihat lebih ringkas dan rapi. Jika Anda klik kanan, tampilan versi-versi dokumen bisa Anda sortir berdasarkan waktu.
Selain Gigabank, Windows Live SkyDrive (http://skydrive.live.com) juga merupa-kan solusi yang nyaman dalam merubah suatu file. SkyDrive menyediakan ruang penyimpanan file sebesar 25 GB. Pada folder options, Anda dapat menambahkan atau menghapus file di folder tersebut. Anda juga dapat membuat sub-folder, serta mengganti nama file atau folder. Anda dapat mengubah permission yang tadi telah diberikan kepada seseorang. Anda juga dapat mengirimkan link yang berisi alamat website untuk mengakses folder Anda di internet kepada siapa pun yang diinginkan, setiap saat.
Khusus untuk file-file mp3 tersedia layanan dari www.mp3tunes.com dan www.sideload.com. Kedua layanan tersebut menawarkan player terintegrasi untuk langsung mendengarkan musik mp3 yang Anda simpan.
Sebetulnya masih ada satu layanan lagi yang sangat pantas untuk Anda coba. Layanan ini bernama MediaFire (www.mediafire.com). Hanya saja MediaFire sebenarnya lebih ditujukan sebagai layanan untuk berbagi file besar (file sharing online) kepada orang lain. Walau demikian, rasanya tidak ada salahnya jika kita menyimpan file di tempat ini. Pasalnya, MediaFire menyediakan kuota tak terbatas (unlimited) untuk menyimpan file. Enaknya lagi, MediaFire tidak memiliki batas waktu kadaluarsa. Kalaupun MediaFire akan menghapus file milik Anda, akan diberitahu via email dan dipilih yang paling lama dan paling jarang diakses. Namun perlu dicatat bahwa file yang bisa diupload harus berukuran maksimal sebesar 200 MB. Bila butuh lebih, versi pro menyediakan sampai kapasitas sampai 2 GB/file.
MediaFire tidak membutuhkan proses registrasi, namun jika sudah registrasi, Anda akan mudah mengatur file yang telah diupload. Maksudnya mengatur disini adalah bisa mengedit tag file tersebut atau membuatnya ‘private’ (tidak bisa diakses orang tanpa ijin dari kita).
Bagaimana? Sungguh mengasyikkan bukan??
Dari pemaparan diatas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa jika Anda tidak ingin komputer Anda mengalami masalah akibat berinternet (terkena malware akibat ulah cracker), maka pameo “Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati” sebaiknya menjadi pegangan Anda dalam bertindak. Dalam hal ini trik-trik yang telah disebutkan diatas yang salah satunya adalah dengan menghindari mengunjungi situs-situs porno dan money game, serta membackup data dan memasang berbagai software pengaman, sebaiknya Anda terapkan!!
So, MARI BERINTERNET SEHAT
UNTUK HIDUP YANG LEBIH HEBAT!!!
Sumber: Berbagai majalah komputer












