Viral Marketing, Anda, Saya dan kita semua
Saturday, April 5, 2008 5:04:37 AM
Sebuah kutipan saya ambil dari blog yang dipandu oleh Adhitya Sofyan dan Iim Fachima Jachja:
Sering mendapat SMS atau pesan di YM yang berisi informasi penting dan pengirim pesan itu meminta kita menyebarkan beritanya ke orang lain? Atau Anda sering tanpa diminta men-forward email atau SMS lucu ke teman sekedar untuk sharing jokes? Ingat kasus foto Mayangsari dan Bambang Tri atau video Bejah The Fly yang sukses menyebar melalui email dan blue tooth?
Inilah esensi viral. Penyebaran berita secara suka rela dari satu orang ke orang lain dengan memanfaatkan teknologi, baik internet mau pun mobile. Jika medium penyebarannya non teknologi, disebutnya ‘Word of Mouth’.
Untuk membuat seseorang menyebarkan berita secara suka rela, ada dua poin pertimbangan. Berita itu sangat penting atau berita itu begitu menarik (lucu, controversial, hot gossip).
Oleh orang marketing, fenomena ini ditunggangi dengan pesan komersial sehingga muncullah istilah Viral Marketing. Untuk semakin mendorong penyebaran pesan, selain membuat pesan begitu menarik/lucu/controversial, disediakan juga iming iming hadiah bagi penyebar berita yang beruntung.
Di luar negeri, banyak contoh viral marketing yang sukses seperti www.subservientchicken.com yang dibuat oleh Burger King ketika mempromosikan chicken burgernya. Dengan hit yang mencapai 40 juta dalam seminggu, Viral ini tak sekedar menciptakan buzz di US namun bahkan topeng ayamnya juga sempat menjadi merchandise yang paling dicari!
Viral juga digunakan Trojan ketika mempromosikan kondomnya. Hasilnya, viral kondom.swf yang dibuat dalam beberapa seri ini berhasil mencapai 35 juta hit dalam beberapa bulan!
Bagaimana dengan Indonesia? Brand seperti Close Up yang merilis viral DJ Mouth dan kabarnya sempat menjadi buzz di kalangan anak muda serta promo undian berhadiah kalung berlian dari Fox, adalah beberapa contohnya.
Lalu, bagaimana menghitung efektifitas (penyebaran) viral marketing? Ada beberapa cara. Jika disebar melalui website, maka penyebaran viral bisa dihitung berdasarkan hit. Jika melalui email, bisa di cek melalui jumlah email yang terbuka. Jika melalui mobile, bisa di cek dari jumlah sms yang terkirim oleh provider telekomunikasi tersebut.
Namun jangan lupa, sebelum diluncurkan, pastikan ide viral Anda sangat menarik, sangat penting atau sangat menguntungkan (berhadiah) sehingga konsumen rela mem-foward-kan viral Anda ke orang lain.
Selamat mencoba!
related link
Lantas Bagaimana dengan Dynasis?
Dynasis yang mengklaim sebagai Viral Marketing dengan produk utama pulsa, kini memiliki member dengan jumlah 120752 orang walau dengan usia yang masih muda yaitu 1 tahun.
Ada beberapa alasan mengapa Dynasis saat ini bisa menghimpun member sejumlah sebesar itu.
- Pendaftaran yang gratis
Ada beberapa kompetitor seperti Dynasis kita ambil contoh V***, dimana untuk bisa bergabung anda harus membayar sejumlah Rp 129.000 yang akan dialokasikan untuk member kit, bonus sponsor, bonus jaringan dan lain-lain.
Lain halnya dengan Dynasis yang menggratiskan biaya bergabung dan ini berlaku untuk siapa saja. Heree genee gak mau Gratisan?
- Produk yang ditawarkan menjadi kebutuhan member
Pada waktu pertama kali phonecell muncul di Indonesia, barang tersebut masih tergolong barang mewah. Karena tidak semua orang bisa memilikinya. Akan tetapi sekarang ini, siapa sih yang tidak punya HP? Bisa dikatakan HP sekarang ini menjadi barang yang bisa kita peroleh dimana saja. Selain harganya yang kini makin murah, bentuk serta kemampuannyapun semakin bervariasi.
Hingga hari ini, setiap orang yang memiliki HP agar bisa digunakan untuk berkomunikasi harus memiliki pulsa. Bisa dikatakan pulsa sudah menjadi kebutuhan pokok para pemilik HP.
Hal ini bisa dilihat dari penjual pulsa yang menjamur dimana-mana. Dari perkotaan hingga pelosok kampung. Ini membuktikan bahwa HP dan Pulsa sudah menjadi urat nadi masyarakat.
Dynasis melihat peluang ini dengan cara membuat sebuah sistem seperti Multi Level Marketing tetapi di modifikasi dengan menghilangkan beberapa hal yang menjadikan MLM kurang disukai oleh masyarakat.
Lebih lanjut mengenai Dynasis bisa klik disini










anglink # Thursday, October 30, 2008 1:42:24 AM
Webmaster Bisa Menghasilkan Uang Di sini!