FabiolaDamopolii

Me and myself

Subscribe to RSS feed

JIKALAH AKAN MENJADI MASA LALU


Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh...
Semoga keselamatan, kasih sayang dan keberkahan Allah selalu untuk Anda...

Sahabat…

Jikalah DERITA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa,
Sedang KETEGARAN akan lebih indah dikenang nanti.

Jikalah KESEDIHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa tidak DINIKMATI saja,
Sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.

Jikalah LUKA dan KECEWA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa,
Sedang KETABAHAN dan KESABARAN adalah lebih utama.

Jikalah KEBENCIAN dan KEMARAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diumbar sepuas jiwa,
Sedang MENAHAN DIRI adalah lebih berpahala.

Jikalah KESALAHAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti tenggelam di dalamnya,
Sedang TAUBAT itu lebih utama.

Jikalah HARTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin dikukuhi sendiri,
Sedang KEDERMAWANAN justru akan melipat gandakannya.

Jikalah KEPANDAIAN akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti membusung dada dan membuat kerusakan di dunia,
Sedang dengannya manusia diminta MEMIMPIN dunia agar sejahtera.

Jikalah CINTA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti ingin memiliki dan selalu bersama,
Sedang MEMBERI akan lebih banyak menuai arti.

Jikalah BAHAGIA akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti dirasakan sendiri,
Sedang BERBAGI akan membuatnya lebih bermakna.

Jikalah HIDUP akan menjadi masa lalu pada akhirnya,
Maka mengapa mesti diisi dengan kesia-siaan belaka,
Sedang begitu banyak KEBAIKAN bisa DICIPTA.

Suatu hari nanti, SAAT SEMUA TELAH MENJADI MASA LALU aku ingin ada diantara mereka, Yang beralaskan di atas permadani sambil bercengkerama dengan tetangganya, Saling bercerita tentang apa yang telah dilakukannya di masa lalu,
Hingga mereka mendapat anugerah itu.

”Duhai kawan, dulu aku miskin dan menderita, namun aku tetap berusaha senantiasa
bersyukur dan bersabar. Dan ternyata, derita itu hanya sekejap saja dan cuma seujung
kuku, di banding segala nikmat yang ku terima di sini.”

”Wahai kawan, dulu aku membuat dosa sepenuh bumi, namun aku bertobat dan tak mengulangi lagi hingga maut menghampiri. Dan ternyata, ampunan-Nya seluas alam raya, hingga sekarang aku berbahagia.”

Suatu hari nanti, KETIKA SEMUA TELAH MENJADI MASA LALU, aku tak ingin ada di antara mereka, yang berpeluh darah dan berkeluh kesah, andai di masa lalu mereka adalah tanah saja.

”Duhai! Harta yang dahulu ku kumpulkan sepenuh raga, ilmu yang ku kejar setinggi langit, kini hanyalah masa lalu yang tak berarti. Mengapa dulu tak ku buat menjadi amal jariah yang dapat menyelamatkan ku kini?”

”Duhai! nestapa, kecewa, dan luka yang dulu ku jalani, ternyata hanya sekejap saja dibanding sengsara yang harus ku arungi kini. Mengapa aku dulu tak sanggup bersabar meski hanya sedikit jua?”


Tulisan ini repost dari Forum Komunikasi Muslimah ONE-ONE

KENAPA PRIA SUKAR MINTA MAAF?

Kenapa pria sukar minta maaf

Kerapkali setelah melakukan kesalahan kaum pria cenderung ngeles alias pura-pura tidak terjadi apa-apa, pura-pura lupa ingatan. Tidak ada kata maaf atas tindakan bodohnya. Malahan mungkin, dia kemudian balik menyalahkan Anda, saat Anda bertanya padanya tentang sikap teledornya itu.

Yang perlu kita ketahui tentang perbedaan pria dan wanita adalah bahwa pria 'hidup' dari harga diri atau penghargaan, sedangkan wanita 'hidup' dari kasih atau cinta. Hal ini yang kemudian menjelaskan mengapa makhluk berkumis itu susah minta maaf.

Bagi pria, kata maaf berarti ia gagal, sementara bagi wanita, berani minta maaf itu merupakan tindakan terhormat
Maaf mengandung arti bagi pria bahwa ia telah gagal. Jika ia gagal, maka harga dirinya pun jadi tercoreng. Oleh karena itu, meski merasa bersalah atau menyesal, kaum pria jarang mengungkapkannya secara verbal.

Mereka cenderung melakukan hal-hal istimewa, seperti membeli bunga, mentraktir makan, atau merayu, untuk 'membayar' rasa bersalah itu. Mereka tidak ingin dicap gagal saat mereka minta maaf.


Oleh karena itu, kita perlu menjadi teladan bagi mereka. Jika Anda berbuat salah, minta maaflah. Dengan demikian mereka akan melihat bahwa minta maaf itu bukanlah bentuk kegagalan, namun sebaliknya.

Pria tidak tahu mereka salah, dan kalaupun mereka tahu mereka tidak suka disalahkan
Bisa jadi pria enggan minta maaf karena mereka tidak tahu bahwa mereka salah. Atau jika mereka tahu, mereka tidak menyadari bahwa Anda telah terluka karenanya. Dalam hal ini, Anda harus mengungkapkan secara jujur apa yang Anda rasakan jika ia berbuat seperti itu.

Bicarakan dengan nada lembut tanpa ada embel-embel menghakimi atau menyalahkannya, karena siapa juga yang suka disalahkan atau dipojokkan. Ingatlah, bahwa tujuan Anda adalah agar dia tidak mengulangi kesalahan yang sama, bukannya mencari kesalahannya dan mempermalukannya.

Pria sukar mengungkapkan perasaannya secara verbal
Memang banyak pria yang suka berkata muluk-muluk. Namun, hal itu dengan mudah dapat dipelajari oleh pria manapun. Berbeda dengan wanita, pria tidak terlalu pandai dalam hal membicarakan apa yang mereka rasakan. Oleh karena itu, tiap kali bila disinggung tentang yang namanya perasaan, mereka bakal lari terbirit-birit karena tidak tahu harus berkata apa.


Memang tidak mau
Yang satu ini merupakan alasan terakhir dan sebuah sinyal merah untuk Anda. Jika Anda mengenal pria yang sudah tahu bahwa dirinya bersalah, namun tidak melakukan apapun untuk memperbaiki kesalahannya itu, maka ia tak patut dipertahankan. Pria macam ini berhati kaku dan dingin, enggan minta maaf karena ia memang tidak mau disalahkan dan bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan. Apa Anda mau hidup dengan pria egois macam ini?!

Setelah kita tahu beberapa alasan yang membuat pria bungkam tentang minta maaf, maka satu hal lagi yang perlu kita ingat adalah jangan memaksa mereka untuk minta maaf. Seorang pria yang dipaksa untuk minta maaf akan balik menyalahkan Anda karena ia merasa harga dirinya sedang terancam.

Sebaliknya, dekati ia dengan lembut. Minta maaflah lebih dulu atas reaksi negatif Anda padanya, dan baru nyatakan perasaan dan keberatan Anda atas sikapnya itu. Jika Anda melunak, ia juga akan melunak.

Jika Anda merendah, maka ia akan merasa tersanjung dan lebih mau mengakui kesalahannya karena ia tahu bahwa Anda takkan memandang sebelah mata jika ia minta maaf. Pria pun butuh rasa aman, sama seperti Anda.


Copas dari Metronews.com

Beritahu Pada Muslimah Itu

Beritahu pada muslimah itu... Dirinya ibarat kaca
Disentuh tergores,
Dihantuk serpih,
Dihempas terberai.

Beritahu pada muslimah itu...
Jaga tutur kata
Harga diri letaknya disitu

Beritahu pada muslimah itu...
Berbicara tinggi nanti dibenci,
Terlalu rendah dipijak pula

Beritahu pada muslimah itu...
Berbicara sombong mengundang musuh,
Hati-hati mengucap kata,
Karena pulut santan binasa,
Karena mulut badan binasa.

Beritahu pada muslimah itu...
Jaga pakaian,
Ia cermin pribadi,
Juga lambang bangsa,
Di mana dan dalam keadaan bagaimanapun.....

Copas from: @nyi_demang on twitter.
May 2012
M T W T F S S
April 2012June 2012
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31