Saturday, 7. March 2009, 05:29:01
Suatu hari Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu beliau bertanya, "Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?" Empat murid beliu menjawab berturut-turut,"Orang-tua atau guru atau teman atau kaum kerabat." Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa jawaban tersebut benar. Tetapi yang paling dekat adalah MATI. Mengapa? Sebab itu janji Allah, bahwa setiap yang bernyawa itu pasti akan mati (QS. Ali Imran: 185). Lalu beliau bertanya kembali,"Apakah yang paling jauh dari kita di dunia ini?" Keempat murid beliau menjawab berturut-turut,"Negeri Cina, bulan, matahari dan bintang." Penegasan Imam Al-Ghazali, "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah masa lalu. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok, dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai tuntunan agama." Beliau melanjutkan pertanyaannya, " Apa yang paling besar di dunia ini?" Tiga orang murid beliau menjawab, "Gunung,matahari, dan bumi." Penegasan Imam Al-Ghazali, "Semua jawaban itu benar. Tetapi yang besar sekali adalag hawa nafsu (QS. Al A'raf 179). Maka, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu kita, jangan sampai nafsu itu membawa kita nanti ke neraka." "Apa yang paling berat di dunia ini?" Tiga murid beliau menjawab "Baja, besi dan gajah." Imam Al-Ghazali menegaskan bahwa semua itu benar. Tetapi, lanjut beliau, yang paling berat adalah memegang amanah (QS. Al-Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan,binatang, gunung dan malaikat semua tidak mampu. Ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di muka bumi ini. Tapi manusia dengan sombongnya berebut menyanggupi permintaan tersebut. Sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah. "Apa yang paling ringan di dunia ini?" Keempat murid beliau menjawab berturut-turut, kapas, angin, debu, daun-daunan. Tanggapan Imam Al-Ghazali atas jawaban tersebut, "Semua jawaban kamu benar." Tetapi, lanjut beliau, yang paling ringan sekali adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan kita dan urusan dunia, kita tinggalkan sholat. Beliau kembali bertanya,"Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?" Murid-murid beliau dengan serentak menjawab, "Pedang!" Imam Al-Ghazali menanggapi bahwa jawaban tersebut benar. Namun, kata beliau, yang paling tajam didunia ini adalah lidah manusia. "Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti dan melukai perasaan sesemanya sendiri." Mudah-mudahan kita semua bisa memetik hikmah dari semua itu. AMIN
Read more...
Friday, 27. February 2009, 15:39:12
Pada saat memberikan kuliah tentang Manajemen Stress, Steven Covey mengangkat segelas air dan bertanya kepada para siswanya: "Seberapa berat menurut anda kira segelas air ini?" Para siswa menjawab mulai dari 200 gr sampai 500 gr. "Ini bukanlah masalah berat absolutnya, tetapi tergantung berapa lama anda memegangnya." kata Covey. "Jika saya memegangnya selama 1 menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama 1 jam, lengan kanan saya akan sakit. Dan jika saya memegangnya selama 1 hari penuh, mungkin anda harus memanggilkan ambulan untuk saya. Beratnya sebenarnya sama, tapi makin lama saya memegangnya, maka bebanya akan semakin berat." "Jika kita membawa beban kita terus menerus, lambat laun kita tidak akan mampu membawanya lagi. Beban itu akan meningkat beratnya."lanjut Covey. "Apa yang harus kita lakukan adalah meletakkan gelas tersebut, istirahat sejenak sebelum mengangkatnya lagi." Kita harus meninggalkan beban kita secara periodik, agar kita dapat lebih segar dan mampu membawanya lagi. Jadi sebelum pulang ke rumah dari pekerjaan sore hari, tinggalkan beban pekerjaan. Jangan bawa pulang. Beban itu dapat diambil lagi besok. Apapun beban yang ada dipundak anda hari ini, coba tinggalkan sejenak jika bisa. Setelah istirahat nanti dapat diambil lagi..... Hidup ini singkat, jadi cobalah menikmatinya dan memanfaatkannya...!! Hal terindah dan terbaik di dunia ini tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan di relung hati kita.
Read more...