My Opera is closing 1st of March

Hary4n4

Izzy Cham Poor Cham Poor

Subscribe to RSS feed

3 Arca Jayabaya Ditemukan di Kediri

Tiga buah arca yang diduga dibuat pada masa Raja Jayabaya memimpin Kerajaan Kadiri ditemukan di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Dua arca berwujud macan putih dan satu arca perwujudan dewa ditemukan di pekarangan jagung milik Imam Afash (37). Patung berbahan cadas putih dengan tinggi sekitar 90 sentimeter ( macan) dan 50 sentemeter (dewa) ini, terpendam di tanah sedalam 1 ,5 meter. Berat satu arca yang diperkirakan mencapai lebih dari 50 kilogram, membuat benda sejarah yang diperkirakan diciptakan sekitar abad 10 ini sempat sulit diangkat. Menurut keterangan Judi (65) , warga setempat yang menemukan pertama kali, selain arca, dilokasi juga banyak berserakan batu bata kuno berukuran besar. Tempat penemuan itu dulunya diduga merupakan kaputren atau tempat istri dan putri raja berkumpul. Saat mencangkul dan membentur benda keras yang ternyata arca. " Sepertinya arca peninggalan Prabu Sri Aji Joyoboyo," ujar Judi kepada wartawan. Perkiraan warga yang membantu mengangkat benda-benda kuno itu sebagai peninggalan Joyoboyo cukup masuk akal. Sebab, lokasi penemuan ketiga arca itu hanya berjarak sekira dua kilometer dengan tempat pamuksan Joyoboyo di Desa Menang, Kecamatan Pagu. Yang cukup mengagetkan warga, ketiga arca ini terbuat dari batu cadas putih. Menurut Imam Afash, pemilik lahan, proses penggalian ketiga arca ini sudah memakan waktu dua pekan. Bahkan lokasi penemuan seolah-ilah dikeramatkan sebagian warga. Sebab, pascapenemuan, tidak sedikit dupa dan sesaji yang sengaja dipasang di sana. Imam menambahkan, penemuan lokasi adanya benda purbakala itu sebenarnya berlangsung sejak tahun 1974. Namun, Sutjipto, seorang dalang yang pertama kali mengetahui itu tidak melanjutkannya karena meninggal dunia. Kemudian oleh Judi yang pensiunan guru, tugas itu dilanjutkan dan ditemukanlah tiga arca. "Kita sudah memberitahukan penemuan ini ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Namun belum ada respons," pungkasnya. ( Solichan Arif/Koran SI) ( teb)

sumber: okezone