Wednesday, 7. October 2009, 08:09:23
تقبل الله مناومنكم صيمنا وصيمكم
من الآعيدين والفائزي

Seluruh umat Islam di dunia ini baru saja merayakan hari yg biasa dianggap 'kemenangan'. Perayaan rutin setiap tahun ini menjadi momen sangat penting stlh berpuasa slma sebulan pd bulan Ramadhan. Seluru, umat Islam merayakannya dgn suka & cita, tak brbeda yg rajin puasa maupun yg hanya alakadarnya.

Sebagaimana sdh maklum, selain Hari Raya Idul Fitri, umat Islam jg punya Hari Raya Idul Adha pd 10 Dzulhijjah. Dlm literatur2 Islam klasik, hari raya ini disbt Idul Akbar (hari raya besar), sementara Idul Fitri hanya dsbt sbg Idul Ashgar (hari raya kecil).
Sebagaimana hari2 besar lain, Idul Fitri tentu memiliki makna umum sbg hari libur nasional skaligus makna khusus yg dirasakan umat Islam. Paling tdk, Idul Fitri dianggap sbg hari kemenangan mengalahkan hawa nafsu dgn berpuasa sebulan penuh.
Erat kaitannya dgn Hari Raya Idul Fitri adlh zakat fitrah yg wajib dikeluarkan setiap individu Muslim. Kalimat kedua dr 2 terma ini (Idul Fitri & zakat fitrah) adlh kalimat yg berasal dr bahasa Arab
fitrah yg berarti natural alias sesuatu yg suci, bersifat asal, atau pembawaan (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1997).
Idul Fitri terdiri dr 2 kata : pertama, kata
'id yg dlm bhs Arab brmakna 'kembali', dr asal kata <>'ada</>. Ini menunjukkan bhw Hari Raya Idul Fitri ini sll berulang & kembali datang setiap tahun. Ada jg yg mengatakan diambil dr kata
'adah yg berarti kebiasaan, yg bermakna bhw umat Islam sdh biasa pd tgl 1 Syawal sll merayakannya (Ibnu Mandlur, Lisaanul Arab).
Dlm Alquran dicrtakan, ketika para pengikut Nabi Isa AS tersesat, mrka prnh berniat mengadakan
'id (hari raya atau pesta) & meminta kpd Nabi Isa agar Allah SWT menurunkan hidangan mewah dr langit ()lihat QS Al Maidah 112-114). Mungkin sejak masa itulah budaya hari raya sangat identik dgn makan2 & minum2 yg serba mewah. Dan ternyata Allah SWT pun mengkabulkan permintaan mereka lalu menurunkan makanan. (QS Al-Maidah : 115).
Jadi, tdk salah dlm pesta Hari Raya Idul Fitri masa skrng jg dirayakan dgn menghidangkan makanan & minuman mewah yg lain dr hari2 biasa. Dlm hari raya tdk ada larangan menyediakan makanan, minuman, & pakaian baru slm tdk berlebihan & tdk melanggar larangan. Apalagi bila disediakan utk yg membutuhkan.
Abdur Rahman Al Midani dlm bukunya
Ash-Shiyam Wa Ramadhân Fil Kitab Was Sunnah (Damaskus), menjelaskan bbrpa etika merayakan Idul Fitri. Diantaranya disitu tertulis bhw utk merayakan Idul Fitri umat Islam perlu makan secukupnya sblm berangkat ke tempat shalat Id, memakai pakaian yg paling bagus, saling mengucapkan selamat & doa semoga Allah SWT menerima puasanya, dan mempebanyak bacaan takbir.
Kata yg kedua adlh Fitri. Fitri atau fitrah dlm bhs Arab brasal dr kata
fathara yg berarti membedah atau membelah, bila dihubungkan dgn puasa maka ia mengandung makna 'berbuka puasa'
(ifthaar).
Kembali kpd fitrah ada kalanya ditafsirkan kembali kpd keadaan normal, kehidupan manusia yg memenuhi kehidupan jasmani & ruhaninya scr seimbang. Sementara kata
fitrah sendiri bermakna' yg mula2 diciptakan Allah SWT'.
Berkaitan dgn fitrah manusia, Allah SWT berfirman dlm Alquran : "
Dan ketika Tuhanmu mengeluarkan anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) : Bukankah Aku ini Tuhanmu? Mereka menjawab : "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi. (QS. Al A'râf: 172)".
Ayat ini menjelaskan bhw slrh manusia pd fitrahnya mempunyai ikatan primordial yg berupa pengakuan trhdp ketuhanan Allah SWT. Dalam hadis, Rasulullah SAW jg mempertegas dgn sabdanya : "
Setiap anak Adam dilahirkan dlm keadaan fitrah : kedua orang tuanyalah yg menjadikannya Yahudi, Nasrani & Majusi (HR. Bukhari)."
Hadits ini memperjelas kesaksian atau pengakuan seluruh manusia yg disebutkan Alquran di atas.
Kendati dlm literatur2 Islam klasik, Idul Fitri dsbt sbg Idul Ashgar (hari raya yg kecil) sementara Idul Adha adlh Idul Akbar (hari raya yg besar), umat Islam di Tanah Air sll terlihat lebih semarak merayakan Idul Fitri dibandingkan hari2 besar lainnya, bahkan hari raya Idul Adha sekalipun.
Momfn Idul Fitri dirayakan dgn aneka ragam acara, dimulai dgn shalat Id berjamaah di lapangan terbuka hingga halal bi halal antar keluarga yg kadang memanjang hingga akhir bulan Syawal.
Dlm terminologi Islam, Idul Fitri scr sederhana adlh hari raya yg datang berulang kali setiap tgl 1 Syawal yg menandai puasa tlh selesai & kembali diperbolehkan makan minum di siang hari. artinya, kata fitri disitu diartikan 'berbuka atau berhenti puasa' yg identik dgn makan2 & minum2.
Maka tdk salah apabila Idul Fitri pun disambut dgn pesta makan2 & minum2 mewah yg tak jarang terkesan diada-adakan oleh sebagian keluarga.
Terminologi Idul Fitri seperti ini
harus dijauhi & dibenahi, sbb selain kurang mengekpresikan makna Idul Fitri sendiri, jg trdpt makna yg lbh mendalam lg.
Idul Fitri seharusnya dimaknai sbg 'kepulangan seseorang kpd fitrah asalnya yg suci' sebagaimana ia baru saja dilahirkan dr harim ibu. Scr metafor, kelahiran kembali ini berarti seorang Muslim yg slm sebulan melewati Ramadhan dgn puasa,
qiyam, & segala ragam ibadahnya hrs mampu kembali berislam, tanpa benci, iri, dengki, serta bersih dr sgl dosa & kemaksiatan. Bersambung part 2...