Thursday, 26. February 2009, 04:55:21
Tausiyah
Video: The Doors - Light My Fire
|
"Ada 10 hal yang tidak akan sempurna, kecuali bila didukung 10 hal yang lain, yaitu : |
1. Akal tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan sifat wara'
2. Amal tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan ilmu
3. Kesuksesan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan rasa takut kepada ALLAH SWT.
4. Kekuasaan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai keadilan
5. Kemuliaan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan kesopanan
6. Kegembiraan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai keamanan
7. Kekayaan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan kedermawaan
8. Kefakiran tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan qona'ah
9. Kemuliaan nasab tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan kerendahan hati
10. Jihad tidak akan sempurna, kecuali jika disertai taufiq.
*sumber majalah furqon*
Friday, 30. January 2009, 11:13:10
Tausiyah
Misalnya kehidupan kuman dan bakteri yg dlm waktu singkat populasinya dpt meningkat tajam karena sekali bertelur menghasilkan jutaan keturunan; tetapi mereka diberi umur hanya beberapa jam saja. Read more...
Friday, 30. January 2009, 09:15:05
Tausiyah
Setiap manusia pasti akanmengalami musibah. Tidak ada manusia yg bebas dari musibah. Oleh karena itu, maka kita perlu pengetahuan yg baik mengenai konsep musibah;
Read more...
Thursday, 27. November 2008, 03:04:32
Tausiyah
Video = arab lucu
|
Di samping sebutan makhluk yang berbicara, manusia juga dikenal sebagai makhluk yang tertawa. Tawa dan senyum bersifat asasi, muncul sejalan dengan kemanusiaan kita. Ia menjadi "bahasa" komunikasi dalam keseharian hidup kita. Begitu dekatanya tawa dengan kita, hingga orang yang hilang akal sekalipun masih tetap bisa tertawa. |
Alquran menyatakan: "Dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis" (Qs, 53;43).
Banyak peristiwa sosial dalam panggung sandiwara kehidupan yang membuat kita tertawa. Kejelekan, kemalangan, penyimpangan prilaku, kelucuan, sindiran, hal yang tak masuk akal, hingga kekonyolan diri kita sendiri, mudah berubah menjadi bahan tertawaan. Dalam konteks Islam, tawa harus diletakkan secara "pas". Tawa yang Islami bukanlah menertawakan kemalangan orang lain, karena memang tidak dibenarkan, melainkan tawa yang tetap berada dalam batas-batas kesopanan dan kebenaran.
Dalam konsep Islam tawa dipandang bukan sekedar pintu "pelepasan" dari ketegangan. Tapi ia juga dianggap sebagai ungkapan sosial dari rasa cinta, kegembiraan, dan kebersamaan. Malah Allah memperingatkan bahwa mereka yang tidak mau "bersama-sama" berjihad di jalan Allah bersama Nabi, hendaklah tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai balasan dari apa yang mereka kerjakan (QS ,9;82). Dalam hadis riwayat Thabrani diceritakan bahwa Nabi Muhammad senang tertawa dan bersenda gurau. Tapi Nabi tidak akan melakukan sesuatu hal melainkan yang hak. Nabi Sulaeman juga begitu sering tertawa. Salah satu tawa sang nabi yang diabadikan dalam Alquran adalah ketika beliau mendengar teriakan seekor semut yang mengomandoi kawan-kawannya untuk masuk sarang agar tidak terinjak Nabi Sulaeman dan bala tentaranya.
Berbagai penelitian ilmiah menyimpulkan bahwa tertawa memperkokoh kesehatan. Ketika kita tertawa, otak kita mengalami relaksasi. Pikiran kita menjadi segar kembali. Dan kita siap menghadapi tugas-tugas hidup berikutnya. Hidup memang mesti dijalani dan dimaknai dengan sebaik-baiknya. Meskipun kesulitan menerpa, jalani hidup dengan tertawa, sebab tertawa itu sehat. Walhasil, dalam perjuangan hidup, kita percaya bahwa hidup menjadi lebih meriah kalau kita bisa tetap tertawa. Tawa menjadi makanan jiwa kita. Menyentuh sisi emosionalitas setiap diri. Tanpa tawa hidup menjadi gersang, kemanusiaan menjadi tandus dan rasa menjadi tumpul. Karena itu bermurah hatilah untuk tertawa. Tawa yang wajar membuat hati menjadi senang. Lebih dari itu, tawa yang disertai peringatan kepada Allah membuat hati menjadi tenang.
Sunday, 23. November 2008, 10:32:14
Tausiyah
Seringkali kita berlaku biasa-biasa saja pada saat adzan sedang berkumandang. Apabila kita sedang menonton TV, kita terus saja sibuk menonton TV. Kalau kita sedang mengobrol, kita teruskan saja obrolan kita. Kalau kita sedang sibuk rapat di kantor, kita teruskan saja rapat tersebut. Jika kita sedang pelatihan, kita teruskan saja pelatihan tersebut. Jika kita sedang chattingan atau browsing, kita teruskan saja chattingan atau browsingan tersebut. Sehingga adzan berkumandang laksana "anjing menggonggong, kafilah berlalu." Padahal sudah barang tentu kalimat adzan tidaklah sama dengan gonggongan anjing.
Kalimat adzan adalah kalimat suci yang mengandung panggilan atau ajakan agar setiap orang yang mendengarnya segera menyambutnya. Ia mengandung ajakan agar kita segera meninggalkan segenap kesibukan duniawi kita untuk memenuhi panggilan الله lalu sejenak menyisihkan waktu untuk menunjukkan kesetiaan dan ketaatan kepada الله dalam bentuk mengingatNya melalui ibadah sholat.
Padahal Nabi محمد menjanjikan surga bagi orang yang saat adzan berkumandang mau menyisihkan perhatiannya sejenak mengikuti dengan serius lalu merespons panggilan adzan tersebut. Bukankah ini suatu hak yang sangat luar biasa. Bayangkan, hanya dengan menyimak lalu membalas kalimat muadzin sebagaimana di sunnahkan Nabi محمد kita dijanjikan bakal memperoleh kenikmatan hakiki dalam kehidupan abadi di alam akhirat nanti. سبحنالله
Lengkapnya Nabi محمد Bersabda sebagai berikut: 'Apabila muadzin mengucapkan
الله أكبر
الله أكبر
Allah Maha Besar...Allah Maha Besar... lalu salah seorang dari kalian menjawab
الله أكبر
الله أكبر
Allah Maha Besar...Allah Maha Besar...kemudian muadzin mengucapkan
أشهد ان لا إله إلا الله
أشهد ان لا إله إلا الله
aku bersaksi...'Tiada Tuhan selain ALLAH'dia menjawab
أشهد ان لا إله إلا الله
أشهد ان لا إله إلا الله
aku bersaksi... 'Tiada Tuhan selain ALLAH'kemudian
muadzin mengucapkan
أشهد أن محمداً رسول الله
أشهد أن محمداً رسول الله
aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad Rasul utusan ALLAH...dia menjawab
أشهد أن محمداً رسول الله أشهد أن محمداً رسول الله
aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad Rasul utusan ALLAH...kemudian muadzin mengucapkan
حيّ على الصّلاة
حيّ على الصّلاة
Marilah menunaikan sholat...Marilah menunaikan sholat...dia menjawab
لاحول ولا قو ة ا لا با الله اعلي ا عظيم
Tiada daya upaya selain Allahkemudian muadzin mengucapkan
حيّ على الفلاح
حيّ على الفلاح
dia menjawab
لاحول ولا قو ة ا لا با الله اعلي ا عظيم
Tiada daya upaya selain Allahkemudian muadzin mengucapkan
الله أكبر
الله أكبر
ALLAH Maha Besar...ALLAH Maha Besar...dia menjawab
الله أكبر
الله أكبر
ALLAH Maha Besar...ALLAH Maha Besar...kemudian muadzin mengucapkan
لا إله إلا الله
ALLAH Maha Besardia menjawab
لا إله إلا الله
ALLAH Maha Besar(dan semua itu) dari hatinya; niscaya dia masuk surga ".(HR MUSLIM 2/328)
Maka sudah barang tentu sempurmanya amalan menjawab adzan ini ialah dengan segera berwudlu lalu bergegas menuju masjid untuk sholat berjamaah. Oleh karenanya tidak patut kita berlaku biasa-biasa saja saat adzan berkumandang.
Ya الله terimalah segenap amal sholeh dan amal ibadah kami. Amin...
Showing posts 1 -
5 of 7.