<font color="#FF8040" size="2">Pembuat Virus Zotob Tertangkap FBI</font>
Saturday, October 29, 2005 6:38:02 PM
Dua orang yang diduga kuat sebagai pembuat worm Zotob, Rbot dan Mytob ditangkap oleh polisi setempat di dua negara yang berbeda, Turki dan Maroko.
Dalam rilis informasinya, Microsoft bekerjasama dengan FBI dan pihak berwenang kedua negara tadi mengungkap siapa sebenarnya pembuat worm berbahaya yang menginfeksi sistem operasi Windows. Microsoft melalui divisi investigasi kejahatan cyber yang dibentuk dua tahun lalu, didukung data teknis FBI, membagi informasi yang mereka dapatkan kepada polisi lokal Turki dan Maroko.
Dari informasi tadi, penegak hukum di Rabat, Maroko beserta kepolisian Andana dan Ankara, Turki langsung menahan Atilla Ekici (21) di Turki beserta farid Essebar (18) yang berada di Maroko pada Kamis (25/8) lalu atau tepat 12 hari semenjak Zotob pertama kali disebarkan.
Louis M, Reigel (Divisi Cyber FBI) mengatakan bahwa kedua anak muda ini memiliki nama samaran untuk menutupi identitas mereka. Ekici dikenal sebagai "Coder" sementara Essebar menggunakan nama "Diabl0" dikomunitas dunia maya.
Raigel juga menginformasikan bahwa Ekici sebenarnya membayar Essebar untuk membuat worm berbahaya tadi. Namun Ekici tidak terlibat dalam pembuatannya. "Kami percaya bahwa ada biaya yang dikeluarkan dalam hubungan kedua orang ini," jelas Raigel.
Para penyidik juga menduga ada dua orang Maroko lain yang juga terlibat dalam kasus ini. Hanya saja pembuktian tidak terkait dengan kasus ini. Selain itu penyidik tidak menduga Ekici dan Essebar sebagai pembuat varian lain dari worm Zotob.
Saat ini FBI belum memutuskan apakah akan mengekstradisi kedua tersangka ini ke Amerika. Menurut FBI kasus ini akan diselesaikan terlebih dahulu dengan penegak hukum di Turki dan Maroko. "Kemungkinan, kedua tersangka akan dikenai tuduhan sebagai pembangkangan terhadap perlindungan kunsumen dan hukum "antifraud"," kata Brad Smith, Senior Vice President Microsoft.
Don't Ever Jugde Me @TopengGas 2005
Dalam rilis informasinya, Microsoft bekerjasama dengan FBI dan pihak berwenang kedua negara tadi mengungkap siapa sebenarnya pembuat worm berbahaya yang menginfeksi sistem operasi Windows. Microsoft melalui divisi investigasi kejahatan cyber yang dibentuk dua tahun lalu, didukung data teknis FBI, membagi informasi yang mereka dapatkan kepada polisi lokal Turki dan Maroko.
Dari informasi tadi, penegak hukum di Rabat, Maroko beserta kepolisian Andana dan Ankara, Turki langsung menahan Atilla Ekici (21) di Turki beserta farid Essebar (18) yang berada di Maroko pada Kamis (25/8) lalu atau tepat 12 hari semenjak Zotob pertama kali disebarkan.
Louis M, Reigel (Divisi Cyber FBI) mengatakan bahwa kedua anak muda ini memiliki nama samaran untuk menutupi identitas mereka. Ekici dikenal sebagai "Coder" sementara Essebar menggunakan nama "Diabl0" dikomunitas dunia maya.
Raigel juga menginformasikan bahwa Ekici sebenarnya membayar Essebar untuk membuat worm berbahaya tadi. Namun Ekici tidak terlibat dalam pembuatannya. "Kami percaya bahwa ada biaya yang dikeluarkan dalam hubungan kedua orang ini," jelas Raigel.
Para penyidik juga menduga ada dua orang Maroko lain yang juga terlibat dalam kasus ini. Hanya saja pembuktian tidak terkait dengan kasus ini. Selain itu penyidik tidak menduga Ekici dan Essebar sebagai pembuat varian lain dari worm Zotob.
Saat ini FBI belum memutuskan apakah akan mengekstradisi kedua tersangka ini ke Amerika. Menurut FBI kasus ini akan diselesaikan terlebih dahulu dengan penegak hukum di Turki dan Maroko. "Kemungkinan, kedua tersangka akan dikenai tuduhan sebagai pembangkangan terhadap perlindungan kunsumen dan hukum "antifraud"," kata Brad Smith, Senior Vice President Microsoft.





