<font color="#000080" size="2">KORBAN TEWAS SUDAH MENCAPAI 23 ORANG</font>
Saturday, October 1, 2005 8:35:52 PM
Korban tewas akibat ledakan bom di dua lokasi di Bali, sudah mencapai 23 orang. Sedangkan korban luka mencapai 90 orang. Korban dirawat di sejumlah rumah sakit, seperti RS Umum Daerah Sanglah, RS Graha Asih, Klinik Jimbaran. Dari 23 korban meninggal, 16 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi. Korban di antaranya dari Australia, Jepangm, dan Indonesia.
Berikut adalah nama-nama korban meninggal yang telah diidentifikasi:
Aiko Kawasaki (Jepang), Brandon Fiztgerald (Australia), Erwin Sindu (Indonesia), Teuku Davansyah (Indonesia), Gusti Ketut Sudana (Indonesia), Mien Darmawan (Indonesia), Jesica Fiztgerald (Australia), Usria (Indonesia), Maste (Jepang), Maksa (Jepang), Matsuko Usake (Australia, Nicholas Schott (Australia), Penelope G (Australia), Rita (Indonesia), Rifai (Indonesia), Wiliam (Indonesia).
Sedangkan korban luka yang kini tengah mendapat perawatan di beberapa rumah sakit di Bali sudah selesai di data. Korban luka yang dirawat di RSUD Sanglah, adalah Maria Parker, Erna Nurmawati, Ermi Kawasaki, Toni, Siska, Kadek Ardani, Rita, Kim Mi Yong, Thung Sing Ae, Slim Eun Jeon, Irsa, Dwi, Cungin, Kursin, I.B. Putu Kusuma Dharma, dan Jil Scot Thrasha.
Jumlah korban luka mencapai 45 orang. Sementara hingga berita ini diturunkan baru 29 orang yang berhasil diidentifikasi. Sekitar 21 orang terluka parah termasuk warga negara asing asal Australia dan Jepang. Mereka kini dirawat di RSUD Sanglah. Korban Luka yang dirawat di RSUD Graha Asih, adalah Dwi Nugroho, Kembang Astini, Mulyadi, Yusuf Suprapto, Juliet, dan Heru Jatmiko.
Dari lokasi ledakan, penyelidikan masih terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Bali. Polisi juga sudah menyisir lokasi dari kemungkinan bom aktif. Sejauh ini, menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Renyban ,lokasi Jimbaran sudah bersih dari kemungkinan bom aktif. Begitu juga dengan Kuta.
Renyban membenarkan, sebelumnya Tim Gegana Polda Bali menemukan tiga bungkusan yang diduga berisi bom. Renyban menjelaskan, hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan jenis bom yang menghancurkan dua tempat dan menewaskan sejumlah orang.
Don't Ever Jugde Me @TopengGas 2005
Berikut adalah nama-nama korban meninggal yang telah diidentifikasi:
Aiko Kawasaki (Jepang), Brandon Fiztgerald (Australia), Erwin Sindu (Indonesia), Teuku Davansyah (Indonesia), Gusti Ketut Sudana (Indonesia), Mien Darmawan (Indonesia), Jesica Fiztgerald (Australia), Usria (Indonesia), Maste (Jepang), Maksa (Jepang), Matsuko Usake (Australia, Nicholas Schott (Australia), Penelope G (Australia), Rita (Indonesia), Rifai (Indonesia), Wiliam (Indonesia).
Sedangkan korban luka yang kini tengah mendapat perawatan di beberapa rumah sakit di Bali sudah selesai di data. Korban luka yang dirawat di RSUD Sanglah, adalah Maria Parker, Erna Nurmawati, Ermi Kawasaki, Toni, Siska, Kadek Ardani, Rita, Kim Mi Yong, Thung Sing Ae, Slim Eun Jeon, Irsa, Dwi, Cungin, Kursin, I.B. Putu Kusuma Dharma, dan Jil Scot Thrasha.
Jumlah korban luka mencapai 45 orang. Sementara hingga berita ini diturunkan baru 29 orang yang berhasil diidentifikasi. Sekitar 21 orang terluka parah termasuk warga negara asing asal Australia dan Jepang. Mereka kini dirawat di RSUD Sanglah. Korban Luka yang dirawat di RSUD Graha Asih, adalah Dwi Nugroho, Kembang Astini, Mulyadi, Yusuf Suprapto, Juliet, dan Heru Jatmiko.
Dari lokasi ledakan, penyelidikan masih terus dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Bali. Polisi juga sudah menyisir lokasi dari kemungkinan bom aktif. Sejauh ini, menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Renyban ,lokasi Jimbaran sudah bersih dari kemungkinan bom aktif. Begitu juga dengan Kuta.
Renyban membenarkan, sebelumnya Tim Gegana Polda Bali menemukan tiga bungkusan yang diduga berisi bom. Renyban menjelaskan, hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan jenis bom yang menghancurkan dua tempat dan menewaskan sejumlah orang.





