My Opera is closing 3rd of March

Humairaku....Catatan Sehari-hariku

Humairaku blogg ini aku buat untuk menulis catatan yang kualami sehari-hari

Subscribe to RSS feed

<font color="#0CB464">Lubang Ozon di Antartika Dekati Rekor</font>


Lubang pada lapisan ozon di atas Antartika luasnya telah meningkat mendekati rekor pada tahun ini. Keadaan yang demikian menegaskan upaya pengendalian polusi selama 20 tahun hingga sejauh ini hanya berdampak kecil, PBB menyatakan Jumat.
Dalam buletin mengenai penyusutan musiman gas ozon, yang menyaring radiasi ultraviolet yang berbahaya yang dapat menyebabkan kanker kulit dan katarak, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) PBB mengemukakan luasnya lubang tersebut akan mencapai puncaknya dalam dua pekan mendatang.
"Luasnya mungkin tidak memecahkan rekor, namun keadaan yang demikian memperlihatkan bahwa penyusutan ozon terus berlangsung dan pemulihan apa yang disebut ozon masih harus dikonfirmasi," kata Geir Braathen, pakar ozon terkemuka WMO, dalam taklimat persnya.
Para ilmuwan Amerika Serikat melaporkan bulan lalu bahwa lapisan ozon telah berhenti menyusut, namun dibutuhkan waktu beberapa dekade untuk memulai pemulihan.
Lubang di atas Kutub Selatan dan Antaritika, yang membentang seluas sekitar 27 juta kilometer persegi, diperkirakan akan bertambah seluas satu kilometer persegi dalam sepekan, sehingga luasnya akan mendekati rekor pada 2000 dan 2003, kata WMO.
Lubang itu telah melewati Ushuaia, di kawasan Patagonia, Argentina selatan, "sehingga menyebabkan peningkatan yang tampak jelas dalam radiasi ultraviolet," demikian menurut buletin itu, yang dikeluarkan pada Hari Internasional bagi Pelestarian Lapisan Ozon.
Chlorofluorocarbon (CFCs) yang mengandung chlorine dan bromine, dituding sebagai penyebab tipisnya lapisan tersebut karena kedua zat itu menyerang molekul ozon, sehingga mengakibatkan hancurnya kedua zat.
Banyak CFCs, yang dulu lazim digunakan dalam lemari es, pendingin udara dan pembersih industri, dilarang oleh Konvensi Wina, yang ditandatangani pada 20 tahun silam, dan Protokol Montreal yang disepakati pada 1987.

Perlu tetap waspada

Sebagian besar ilmuwan mengungkapkan lubang seluas 29 juta kilometer persegi, yang merupakan rekor, pada September 2003, membuat ujung selatan Amerika Selatan terpapar radiasi berbahaya.
Dalam pernyataannya, Sekjen PBB Kofi Annan mengatakan 189 negara yang telah meratifikasi Protokol Montreal telah melenyapkan lebih dari 1,5 juta ton produksi tahunan bahan kimia yang merusak lapisan ozon.
Namun negara-negara berkembang "hanya mencapai separuh jalan dalam memenuhi kewajiban mereka" berdasarkan persetujuan itu, sedangkan di negara-negara kaya penggunaan sejumlah bahan kimia masih perlu dihapuskan secara bertahap.
"Sangat perlu agar kita tetap waspada terhadap zat berbahaya ini guna menghindarkan meningkatnya kanker kulit, katarak dan ancaman kesehatan lainnya," kata Annan.
Don't Ever Jugde Me @TopengGas 2005
February 2014
S M T W T F S
January 2014March 2014
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28