My Opera is closing 3rd of March

Humairaku....Catatan Sehari-hariku

Humairaku blogg ini aku buat untuk menulis catatan yang kualami sehari-hari

Subscribe to RSS feed

<font color="#0000A0">Masih Panjang Jalan Bagi Korban Mandala untuk Peroleh Ganti Rugi </font>

Masih panjang jalan bagi korban pesawat Boeing 737-200 milik Mandala Airlines untuk memperoleh ganti rugi. Sampai Minggu (11/9) para warga masih mengumpulkan persyaratan untuk memperoleh ganti rugi tersebut.
Mandala malah baru mengumumkan persyaratan pengajuan klaim rumah rusak, mobil rusak, warga meninggal dan dirawat, yang ditempelkan di papan pengumuman posko Pemkot Medan.
Disebutkan, warga yang ingin mengajukan klaim ganti rugi bisa membawa semua dokumen pendukung, yang intinya mereka memang patut menerima bantuan.
Untuk pengajuan klaim, pihak Mandala membutuhkan setifikat tanah, setifikat PBB, surat keterangan dari lurah serta foto kondisi rumah pasca kecelakaan. Nantinya, kerugian ini akan dihitung oleh tim yang terdiri dari Camat, Lurah, Dinas Tata Kota dan Bangunan (TKTB), TNI AD, dan Mandala Airlines.
Sedangkan pengajuan klaim untuk kendaraan rusak, warga harus memberikan asli BPKB atau foto copy yang dilegalisir kepolisian, surat keterangan dari Polisi Sektor (Polsek) Sunggal.
Untuk ahli waris warga yang meninggal di antaranya harus dilengkapi surat dari Pengadilan Negeri (PN) atau Pengadilan Agama (PA), asli surat keterangan lurah yang menerangkan yang bersangkutan ahli waris, juga harus ada KTP dan KK.
Menanggapi ini, sebagian warga yang dijumpai mengaku tidak keberatan dengan persyaratan yang diajukan pihak Mandala Airlines. "Tidak ada keberatan. Yang jelas kami meminta ganti rugi yang sesuai kerugian kami," kata Talenta br Bangun yang rumah sewa miliknya rusak.
Talenta juga sudah menyiapkan surat-surat yang dibutuhkan. "Hanya saja ada surat yang belum diketemukan karena suami saya sudah meninggal. Tetapi, tetap akan diusahakan."
Hal senada disampaikan Indrawan Munte, 29, yang toko grosir miliknya rusak habis. "Saya memang menyewa tempat ini, tetapi barang-barang dagangan saya habis, rusak karena kecelakaan itu. Saya rugi mencapai Rp500 juta."
Di sisi lain bantuan dari masyarakat, partai politik, instansi terus mengalir untuk warga Jalan Djamin Ginting yang menjadi korban jatuhnya pesawat Mandala Airlines. Bantuan yang diberikan kepada Posko Pemerintah Kota (Pemkot) Medan langsung disalurkan kepada warga.
Bantuan yang diberikan terdiri dari minuman mineral, mie instan, kompor, minyak tanah, masker, pakaian, terpal, kain sarung, tikar, susu dan sejumlah uang kontan serta alat-alat bangunan yaitu seng, triplek dan paku.
Sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa dari masyarakat juga terlihat berdiri di tempat jatuhnya pesawat. Selain itu, masih terlihat warga berdatangan melihat lokasi jatuhnya pesawat sambil menaburkan bunga.
Don't Ever Jugde Me @TopengGas 2005
February 2014
S M T W T F S
January 2014March 2014
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28