Cinta yang memintaku
Tuesday, December 30, 2008 12:33:39 PM
sajak cinta yang ku hidupkan
Cinta 'lah meminta jiwaku,
menyanyian tembang laut sebab gemuruhnya, seperti daun-daun
dari akar sebuah pohon yang kau tanam. di pancaka, dupa-dupa membentuk sungai mengalirkan doa.
Seharum hausnya mengendap pada arus.
Cinta 'lah ajari jiwaku. Cara bercocok tanam, membaca musim dan
tentang sebuah peta yang menuju ke suatu negri 'nan damai. dimana tiap rantingnya, bung-bunga melagu kebebasan.
Juga tentang tratai yang bergabarkan harapan
. Nafasnya dari cerobong asap mimpi-mimpi
.
Cinta 'lah makna itu.
sebongkah warna putih,
yang mencari hinga; aku. Lembut, sutra dewa-dewi yang mengaburkan kelopak mata.
Menjadi kalam oleh any
ir darah.
Cinta 'lah lahirkan bayi-bayi
. menjadi panjang
, seperti tungku merindu panas, oleh nafsu setan mereka di abadikan
duh cinta...,
Kamu sebuta kabur matanya,
merayu dengan hujan dan air darah.
Kamu mengajak kemana, kecuali isi dunia, melepas jubah sang pujangga.
habiskan hidangan di meja. pesta akan hidup yang sudut-sudutnya menyandra hati. dengan sangkar indah 'pun Kamu hidupku
Oh cinta
adakah yang terbunuh. Kecuali aku dalam makam itu.
Dengan baju ziarah, bahasa terindah; membius
sepasi tiap kalimat yang hendak lepas padamu.
Pulangkah aku padamu. dalam jalan batu dan bunga-bung biru.
peganan tanganku
Aku ada
Kaupun juga
karena cinta












