My Opera is closing 3rd of March

Jumadhil Qubro

ASyHADU ALLAA ILAAHA ILLALL@@H WA ASyHADU ANNAA MU-cHAMMADAR R@SUWLULL@@H.

KISAH RAWA PENING TERULANG

BISMILLAAHIR ROcHMAANIR RO-cHIYM.

Alkisah, seorang putra Begawan yang terlahir berwujud seekor ular Sanca yang dibuang di hutan. Dari gari demi hari, dia mencari dengan bertanya kepada penghuni hutan yang ditemuinya, siapakah wanita yang melahirkan seekor ular dan tinggalnya dimana?

ASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMATULLOOHI WA BAROKAATUH.

Hingga pada suatu hari dia menemukan rumah orang tuanya yang ternyata tinggallah Begawan dengan istri barunya. Begawan mau mengakuinya sebagai anak, jika dia dapat berubah wujud sebagai manusia. Caranya mempertemukan mulut dan ekornya saat melingkari Gunung Merapi.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, hingga bertahun tahun dia berusaha mempertemukan mulutnya dengan ekornya, namun disaat usaha itu hampir sedikit saja terwujud, ternyata Begawan memotong ekornya, sehingga dia pingsan beberapa saat. Disaat terbangun dia menjadi anak manusia, kemudian dia kembali mencari orangtuanya, dari satu desa ke desa lain.

Maka, dia pun mengalami kehausan dan kelaparan, sehingga dia meminta minta kepada warga disuatu kampung, yang ternyata warga kampung itu, adalah warga yang kikir. Terakhir dia menemukan rumah dipinggir hutan yang dihuni seorang nenek yang dermawan dan memberinya makan dan minum, kemudian dia berpesan kepada nenek itu. Jika terjadi banjir, jadikanlah lesung sebagai perahu.

Kembali dia kedesa yang berwarga kikir dengan satu sanyembara, mencabut lidi yang dia tancapkan ketanah. Dari orang biasa sampai jawara kampung, gagal mencabutnya, dan menyerah. Maka, dialah yang mencabutnya, sehingga memancarlah air dari lobabg tanah itu, yang ternyata menjadiair bah yang menggenangi desa itu. Semua warga yang kikir itupun tenggelam bersama desa itu, kecuali nenek yang dermawan itu.

Daerah itu diberi nama RAWA PENING yang sekarang dijadikan objek wisata di Kabupaten Salatiga.
Kisah ini terulang di Wilayah Kabupaten Sidoharjo Jawa Timur, disebut LAPINDO.
Jadi pantaslah LAPINDO menimpa warga Porong, disebabkan kikirnya mereka.
LAPINDO pun dijadikan objek wisata.


Sejarah diatas hendaklah jangan terulang dimasa kini dan akan datang.
Marilah kita bersemangat mengerjakan Perintah ALLOOH SUBcHAANAHU WA TA-'AALAA memakai Cara Nabi Mu-chammad Shololloohu 'Alayhi Wassalam dan kita sampaikan kepada manusia di seluruh 'alam dan mengajak mereka menyampaikannya juga.
Marilah kita bersemangat meninggalkan Larangan ALLOOH SUBcHAANAHU WA TA-'AALAA memakai Cara Nabi Mu-chammad Shololloohu 'Alayhi Wassalam dan kita mencegah manusia di seluruh 'alam, supaya meninggalkan Larangan ALLOOH SUBcHAANAHU WA TA-'AALAA dan mengajak mereka mencegah manusia yang lain juga.
Marilah kita NIAT didalam HATI dengan LILLAAHI TA-'AALAA, INSyAA ALLOOH, AAMIYN.


A-kHIRULQOLAM.
BILLAAHIT TAWFIQ WAL HIDAYAH WAR RI-DhO WAL INAYAH.
WASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMATULLOOHI WA BAROKAATUH.

BAGAIMANA MENYIKAPI kHILAFSEJARAH PENYUSUNAN HADItS (edisi baru)

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

February 2014
S M T W T F S
January 2014March 2014
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28