KOMUNITAS NITAPLEAT

Studi Pembebasan dan Pemberdayaan

Dialog Yesus dan Tibo, cs

DIALOG YESUS, TIBO DAN CHARLES

Oleh : Charles Udjan
II IPS - Seminari San Dominggo – Hokeng
Inspirasi : Luk 23:34;24:13-35


Dalam suatu kesempatan Charles seorang pejuang keadilan dan kebenaran numpang satu bus dengan Yesus orang Nazareth dalam perjalanan dari Beteleme menuju Poso.
Charles : (dengan senyuman khas menyapa Yesus yang duduk di sampingnya) Bapa, mau ke mana?
Yesus : Aku baru dari Jamur Jaya dan sekarang mau ke Palu.
Charles : (dengan agak curiga ia bertanya) Ada apa di Palu?
Yesus : (sedikit basa-basi) Yah,... cuman mau jalan-jalan. Cari pengalaman di dunia ini. Di Palu khan banyak setannya? Saya mau menyelamatkan mereka yang kesetanan.
Charles : Wah, hebat kalau begitu. (sambil berjabat tangan Charles memperkenalkan diri) Saya Charles, pejuang keadilan dan kebenaran.
Yesus : Oh yah, Saya Yesus “jalan kebenaran”.
Charles : Maksud-Mu.....? (sambil senyum Yesus mengangguk-angguk kepalanya sedang Charles jadi bingung sendiri.) Masa kamu jalan? Saya nggak percaya. (Dengan nada kelakar Charles mengolok Yesus) Yang ada di Palu sini hanya ada Jalan Sam Ratulangi, Jalan Sudirman dan juga masih ada Jalan Soeharto..... Pa Yesus tahu tidak, bahwa akhir-akhir ini kebenaran sering diputar balikkan???? Masa ada jalan kebenaran?
Yesus : Kamu nggak percaya? Ya, sudah saja. (ketika Yesus berbicara Charles dengan gaya sedikit lebih akrab menyela Yesus)
Charles : Pak,.... (Charles berbicara dengan gaya sedikit lebih serius) situasi di Poso ini tegang, tapi kita malah kelakar lebih banyak.
Yesus : buat apa tegang-tegang...??? Yang tegang-tegang itu semestinya listrik, bukan situasi. Tapi listrik PLN sering tegangannya lemah... ha...haa..hae.. (ketika melihat Charles bengong Yesus berkata lagi:) Jadi, ada apa sebenarnya???
Charles : Adakah Engkau orang baru di tempat ini? Tidak tahukah Engkau bahwa tiga orang terpidana dari kampung Beteleme telah dieksekusi mati? Salah satu diantaranya adalah Fabianus Tibo. Dia orang baik, dengan kekuatan imannya ia biasa menyembuhkan orang dari penyakit. Tapi,.... tapi,.... (Charles menunjukkan ekspersi kecewa) ia sudah mati di hadapan regu tembak.
Yesus : (termenung, ikut merasakan rasa sedih Charles. Setelah agak lama Yesus berkata) tidak tahukah kamu apa yang tertulis dalam Kitab Suci? Jika kita mati bersama Kristus maka kita akan bangkit pula bersama Dia? Tibo dan kawan-kawan telah mati bersama Kristus, maka mereka sudah memperoleh kebahagiaan. Sesungguhnya setelah mereka ditembak di hadapan regu tembak, mereka sudah diterima dalam kemuliaan Allah Bapa di Sorga.
Charles : Ah, kata-kata ini sering saya dengar dalam pagelaran doa bersama di kampung kami. Kata-kata itu hanya sebagai obat penenang........ Begini Pak, orang yang ditembak mati itu jelas-jelas tidak bersalah. Mereka bukan dalang kerusuhan Poso III. Saya sendiri pernah datang jauh-jauh dari Beteleme untuk menyaksikan jalannya sidang. Dalam sidang itu mereka katakan tidak bersalah dan menolak segala macam bentuk hukuman dari negara. Pengadilan yang dijalankan dan tuntutan yang ditimpakan kepada mereka tidak benar. Ada semacam pengadilan sesat.
Yesus : Begini..... saya sheringkan pengalaman saya. Saya dulu pernah dituduh menghasut rakyat untuk menentang struktur. Katanya semacam GPK. Saya seringkali dijebak. Misalnya, saya pernah ditanya apakah harus membayar pajak kepada pemerintah. Pernah saya dituduh makan dengan orang berdosa, dijebak dalam kasus si cantik Maria Magdalena. Waktu itu prinsip saya adalah hidup dalam kebenaran. Satu-satunya kebenaran adalah hidup dalam kehendak Tuhan. Awal hukuman saya terima ketika saya dikhianati oleh orang dekat saya sendiri. Saya disiksa dan dihadapkan kepada mereka yang berkuasa. Para penguasa sebenarnya tahu bahwa saya tidak bersalah, tapi tidak tahu bagaimana mereka tetap mengvonis mati terhadap saya. Saya pada waktu itu tidak ada pembela atau pengacara. Sebenarnya ada dari kalangan kami ada yang mau jadi pembela. Namanya Simon Petrus,..... tapi..... eh, malah ia menyangkal aku sampai tiga kali. Sampai sekarang saya masih heran kenapa semua orang membenci saya. Ketika di hadapan pengadilan saya bicarakan soal kebenaran, eh... malah saya yang ditanya oleh pak hakim mengenai apa itu “kebenaran”. Saya ingat, waktu itu saya hanya diam tidak menjawab.
Charles : Mengapa Pak tidak menjawab?
Yesus : Begini, bukannya saya tidak tahu. Tapi..... tapi.... ah sialan....
Carles terlarut dalam kesedihan. Yesus menghilang dan ketika itu juga mata Charles terbuka dan ia mulai mengenal bahwa tadi sebenarnya ia sedang berbicara dengan Tuhan Yesus.
Di Surga terjadi percakapan antara Pak Tibo dengan beberapa wartawan Surga. Di antaranya tampak UDIN mantan wartawan BERNAS di dunia asal Jogja. Udin bertanya kepada Pak Tibo.
Udin : Emangnya kamu salah apa sih sehingga dihukum mati?
Tibo : saya dituduh membunuh orang pak. Terus terang, tangan saya bersih. Saya tidak membunuh. Tapi, hukum di Indonesia sudah keterlaluan. Dengan tuduhan palsu dan pengadilan sesat saya dieksekusi.
Udin :


Yesus kembali ke Surga dan di pintu Surga Yesus bertemu Pak Fabianus Tibo yang sedang bercakap-cakap dengan seorang malaekat asisten St. Petrus dan beberapa orang lain. Yesus tiba di pintu Surga dan sebagai orang baru di Surga Pak Tibo mau menyapa Yesus.
Tibo : Tuhan, selamat malam.
Yesus : Selamat malam.
Tibo : Dari mana tadi.
Yesus : Baru pulang dari dunia. Eh, Pak Tibo, selamat datang di Surga. Jangan marah, Saya tidak lihat. Di mana teman-teman yang lain?
Tibo : Mereka ada rileks dengan keluarga dan kenalan baru.
Yesus : Bagaimana pengalaman di dunia?
Saat Yesus bertanya demikian Pak Tibo pun menangis karena ia ingat semua mereka yang masih hidup dan terlibat dalam kasus yang berhubungan dengan dirinya dan kedua kawannya. Di depan Tuhan Yesus, Tibo ucapkan kata-kata ini.
Tibo : Tuhan, ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu bahwa mereka keliru. Tuhan berkatilah mereka yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran di bumi.
Pada saat itu juga “teman-teman baru” Tibo di Surga serempak menjawab: AMIN...AMIN...AMIN Hosana.... terpujilah nama Tuhan yang Adil yang meraja Surga dan dunia. AMIN... Amin.

***





Dialog YesusPerbedaan Aku dan Saya

Write a comment

New comments have been disabled for this post.

June 2012
M T W T F S S
May 2012July 2012
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30