
Serupa tapi tak sama
Mirip tapi beda
ketika kubertemu denganya
Bagai pinang berbelah dua
Aku bagai berdiri di depan cermin
Aku bagai melihat sosok bayangku sendiri
Semua tak ada beda sedikit pun
Apa yang dapat membedakan????
Aku bertanya dalam hati
Apa semua ini mimpi
Aku berhadapan dengan orang yang serupa
Siapa dia aku juga masih belum mengenalnya
Bumi yang basah karena diguyur hujan yang deras, ku berteduh di bawah teras pertokoan dipinggir jalan, dunia makin gelap karena awan yang semakin menghitam padahal hari masih siang. matahari terasa takut menampakkan diri karena cambuk petir dengan amarah yang dasyat menghantam dunia. "ZEDOAR" petir menggelegar, aku menutup kedua telinga dengan telapak tanganku. mampus deh aku hari ini, bisa-bisa mati di sambar petir nih. walah apa jadinya kalau aku mati sia-sia karena petir wah ngak mantep amat berita utamanya nanti. Dibalik kabut yang semakin menebal terlihat sepintas bayangan wanita yang aku rasa usianya sebaya denganku, dengan mengibas-ngibaskan baju yang terkena siraman hujan walau sudah mneggunakan payung tetap juga masih basah karena terlalu derasnya hujan.
Rambut yang terurai sama panjangnya dengan rambutku, ketika ia mengangkat wajah yang lembut itu, seketika aku terkejut melihat hal yang tak pernah aku lihat, Apakah ini mimpi atau nyata, Siapa dia sungguhkan manusia atau hanya bayangn ilusinasiku saja, "ZEDOAR" kembali lagi cambuk petir menghantam, kami berdua terkejut serentak, teriakan yang memekik terjadih "AHHHHHHHHHHH"
Ya Allah....... apa ini.... dengar suara petir, aku sekarang seperti berdiri didepan cermin. mau bertanya enggan takut salah, mau menyapa malu tar di bilang sok dekat, alah makkkk harus gimana.....
Dari atas sampai bawah benar2 sama siapa dia, benar kami bagai pinang terbelah dua, dalam suara hati ku terus berucap"SIAPA DIA" kok sama, aku menutup mata sekejap , ketika aku masih memejamkan mata mudah-mudahan hanya ilusinasi sebab mama hanya memiliki aku... wah kemana arah pemikiranku.... ngak mungkin aku memiliki adek atau kakak, akukan anak tunggal kemudian kubuka kembali apakah masih ada ya bayangan tadi? itu yang ada dalam benakku
BERSAMBUNG