Maheswara blog.

Subscribe to RSS feed

Cinta itu ikhlas, memberi tanpa harus menerima, membebaskan tanpa harus mengikat. Jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, kita harus mensyukuri apa yang kita peroleh... smile

TEMAN ATAU MUSUH

Sahabat, aku mendapatkan sebuah cerita yang bagus sekali dari seorang teman (seperti biasa, dikirim via email). Cerita ini berasal dari Tiongkok kuno. Aku suka membacanya dan itu sebabnya aku ingin membaginya dengan sahabat semua. Nah, yang ingin tahu bagaimana cerita lengkapnya bisa dibaca di bawah ini ya?

Pada jaman dahulu kala, pada zaman Tiongkok Kuno hiduplah seorang petani yang bertetangga dengan seorang pemburu. Sayang hubungan mereka kurang harmonis. Penyebabnya adalah pemburu itu memelihara banyak anjing yang galak dan tidak terlatih. Anjing-anjing itu sering masuk ke halaman rumah sang petani dan mengejar domba-domba peliharaan sang petani.

Sang petani sudah beberapa kali meminta agar sang pemburu menjaga anjing-anjingnya. Sayangnya sang pemburu tak memperdulikan permintaan itu. Hingga suatu hari domba petani terluka parah setelah diserang oleh anjing-anjing sang pemburu.

Kejadian itu membuat sang petani merasa perlu berkonsultasi pada seorang hakim. Mendengar kisah yang disampaikan oleh sang petani, maka Hakim memberikan nasehatnya.

“Sebenarnya saya bisa saja menjatuhkan hukuman bagi pemburu itu. Saya juga bisa memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjing peliharaannya. Tetapi jika itu saya lakukan maka anda akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang anda pilih, teman atau musuh yang jadi tetanggamu?”

Setelah berpikir sejenak petani itu menjawab bahwa dia lebih suka mempunyai seorang teman.

“Baiklah kalau begitu. Saya akan menawari Anda sebuah solusi supaya Anda dapat menjaga domba-domba tetap aman dan akan membuat tetangga Anda tetap sebagai teman.”

Tentu saja petani itu sangat senang mendengar perkataan sang Hakim. Tak lama kemudian sang Hakim pun menjelaskan solusi yang ditawarkannya. Mendengar solusi dari pak hakim, wajah petani itu berseri-seri. Dia pun bertekad untuk segera melaksanakan solusi itu sesampainya di rumah.

Begitulah, saat sang petani kembali ke rumah, dia langsung menuju ke kandang domba-dombanya. Diambilnya tiga domba terbaik yang dimilikinya dan dihadiahkannya kepada tiga anak sang pemburu. Anak-anak sang pemburu menerima pemberian itu dengan sukacita. Tak menunggu waktu lagi, mereka pun asyik bermain dengan domba-domba tersebut. Untuk menjaga mainan baru anak-anaknyanya, maka sang pemburu segera mengurung anjing-anjing peliharaannya. Sejak saat itu anjing-anjing sang pemburu tidak pernah lagi menggangu domba-domba petani.

Selain itu, sang pemburu sering membagi hasil buruan kepada petani. Hal itu dilakukannya sebagai wujud rasa terimakasihnya kepada sang petani. Sebagai balasannya petani mengirimkan daging domba dan keju buatannya. Dalam waktu singkat mereka berdua telah menjadi teman yang baik.
Jangan Pernah berbohong pada orang yang mempercayaimu, dan jangan pernah percaya pada orang yang membohongimu......!!!bigeyes
Jangan berikan wanita bunga yg indah....., namun perlakukan wanita seperti bunga yg indah........
Aku

No title

June 2012
M T W T F S S
May 2012July 2012
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30