1st Day at New Class
Thursday, September 13, 2007 3:49:35 PM
Hari ini, hari dimulainya aku memasuki kelas baru. Kelas IX SMP, di SMP-ku yang sangat kucintai ini, SMP N 7. Aku masuk di kelas paling akhir, IX.7. Saat aku memasuki kelas itu, terasa “hawa panas yang tidak aku sukai. Ya, aku sangat “gerah” dengan keberadaan teman-teman sekelasku yang setelah aku lihat-lihat rata-rata mereka anak yang pernah kena “kasus”. Akhirnya aku memilih duduk sebangku dengan teman sekelasku dulu di kelas VIII, namanya Ayu. Dalam peringkat di kelas itu, aku peringkat pertama dengan nama “METANNA LARASATI” padahal, namaku “METANUCCI LARASATI HUBBIA”... di kira aku zat kimia, ditulis METANNA??? Kelas paling akhir ini membuatku selalu bertanya, masuk dalam peringkat hitungan ke berapa kelasku ini?
Setelah aku lihat, dari keseluruhan kelas IX di SMP N 7 ini, kelasku ini yang paling akhir namanya dan peringkatnya!!!! Oh, my God!!! Aku yakin, sampai seminggu di kelas itu, aku pasti belum merasa betah. Meski sudah ada beberapa anak-anak kelas itu yang telah menyandang status “temanku”, aku masih saja tidak suka melihat tingkah anak laki-laki berstatus “kasus” yang badung itu. Contohnya nich, Barry, Nuzul, Fahmi, Jodi, Teguh, dll. Huuh.. kerjaannya bikin jengkel mulu!!
Tapi.... setelah aku kenal satu persatu anak-anak itu, rasa jengkelku mulai hilang, dan ternyata benar, kita tidak boleh berburuk sangka atau dalam ajaran Islam, kita tidak boleh SUUDZAN terlebih dahulu terhadap sesuatu. Anak-anak yang terdengar pernah terkena bermacam-macam kasus, bolak-balik keluar masuk BP, ternyata tidak sejelek yang aku perkirakan. Sebenarnya mereka anak-anak yang sangat baik, akan tetapi isengnya nggak ketulungan deh!
Hari ini hanya perkenalan dengan wali kelas dan teman-teman saja, belum memasuki kegiatan belajar mengajar. Mungkin baru besok KBM akan dimulai.
[/COLOR]
[/COLOR]
Setelah aku lihat, dari keseluruhan kelas IX di SMP N 7 ini, kelasku ini yang paling akhir namanya dan peringkatnya!!!! Oh, my God!!! Aku yakin, sampai seminggu di kelas itu, aku pasti belum merasa betah. Meski sudah ada beberapa anak-anak kelas itu yang telah menyandang status “temanku”, aku masih saja tidak suka melihat tingkah anak laki-laki berstatus “kasus” yang badung itu. Contohnya nich, Barry, Nuzul, Fahmi, Jodi, Teguh, dll. Huuh.. kerjaannya bikin jengkel mulu!!
Tapi.... setelah aku kenal satu persatu anak-anak itu, rasa jengkelku mulai hilang, dan ternyata benar, kita tidak boleh berburuk sangka atau dalam ajaran Islam, kita tidak boleh SUUDZAN terlebih dahulu terhadap sesuatu. Anak-anak yang terdengar pernah terkena bermacam-macam kasus, bolak-balik keluar masuk BP, ternyata tidak sejelek yang aku perkirakan. Sebenarnya mereka anak-anak yang sangat baik, akan tetapi isengnya nggak ketulungan deh!
Hari ini hanya perkenalan dengan wali kelas dan teman-teman saja, belum memasuki kegiatan belajar mengajar. Mungkin baru besok KBM akan dimulai.
[/COLOR]
[/COLOR]

)












