Berbicara saat khatib sedang berkhutbah
Saturday, November 19, 2011 7:15:04 PM
PERTANYAAN: Tentang gerakan makmum pada hari jum'at saat imam masuk
Rosulullah s.a.w bersabda:"Barang siapa yang mengatakan kepada saudaranya,'diamlah', maka dia telah melakukan perbuatan sia-sia". Dan sabda beliau s.a.w: "Barang siapa yang memegang kerikil,berarti ia melakukan perbuatan sia-sia". Lalu bagaimana dengan orang membaca al-qur'an,ketika imam masuk masjid,orang yang membaca tadi berdiri untuk mengembalikan mushaf ke rak (tempat kitab) dan melakukan gerakan yang lebih banyak dari sekedar memegang kerikil? JAWAB: Boleh berbicara saat khatib belum memulai khutbahnya serta diantara dua khutbah. Dan diharamkan berbicara ketika khatib sedang berkhutbah. Dalilnya, ialah hadits yang diriwayatkan oleh Jama'ah dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: Apabila engkau mengatakan kepada saudaramu pada hari juma'at "Diamlah", padahal khatib sedang berkhutbah,berarti engkau telah melakukan perbuatan sia-sia. Dan berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam ahmad dari Abu Darda', beliau s.a.w. berkata: Pada suatu hari, Rosulullah s.a.w duduk diatas mimbar lalu berkhutbah dan membaca sebuah ayat. Kemudian Ubaiy duduk disampingku. Aku bertanya kepada Ubaiy: "wahai Ubaiy, kapankah ayat ini diturunkan?" Abu Darda' berkata: "Dia enggan berbicara denganku(tidak menjawab), kemudian aku bertanya lagi,namun dia masih enggan berbicara denganku, sampai Rosulullah s.a.w turun ". Kemudian Ubaiy berkata kepadaku: "Kamu tidak mendapatkan apa-apa dari jum'atmu kecuali kesia-siaan". Ketika Rosulullah s.a.w selesai (shalat), aku mendatangi beliau s.a.w lalu aku beritakan kepada beliau s.a.w. Rosulullah s.a.w bersabda:"Ubaiy benar.jika engkau sudah mendengar imam(khatib) sedangberkhutbah, maka diamlah sampai dia selesai". (HR Imam Ahmad ,5/143,198. Ibnu Majah,1/352-352,no:1111. 'Abdur-Razaq,3/224-225,no: 5421,5424.Ibnu Hibbân 7/34,no:2794. Ibnu Khuzaimah,4/154-155,no:1807. Abu Ya'lâ,3/335,no:1799, dan al-Baihaqi,3/219-220).Berdasarkan ini, maka orang yang membaca mushafAl-Qur'ân, kemudian ketika imam mulai berdiri, dia mengembalikan mushaf tersebut ke rak, dia tidak terkena larangan ini; karena dia melakukan itu sebelum khatib memulai khutbahnya, dan dia melakukan ini karena suatu keperluan, tidak berbentuk ucapan dan bukan perbuatan sia-sia. Al-Lajanatud-Dâ'imah lil-Buhûts al-Ilmiyyah wal-Iftâ'. Ketua: Syaikh bin Bâz. Wakil ketua: Syaikh 'Abdur-Razaq 'Afifi.Anggota: Syaikh 'Abdullah bin Ghadyan dan Syaikh 'Abdullah bin Qu'ûd. Fatâwâ al-Lajnah
dikutip dari majalah As-Sunnah edisi 01/tahun XII/1429H/2008M rabi'uts-tsani 1429H/april 2008M
