Renungan Proklamasi
Friday, August 10, 2007 8:26:15 AM
Bukan bermaksud mendewakan Pancasila atau pun mendiskreditkan bangsa ini, namun saya menulis ini sebagai bahan renungan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Euforia kolosal tiap kali datangnya moment ini telah mengalahkan dan melalaikan untuk menghayati dan merenungi pesan-pesan moral peringatan moment sejarah ini. Alih-alih bukannya kita menghargai jasa perjuangan para pahlawan, namun sebaliknya kita malah menginjak-injak mereka.
Pancasila adalah dasar negara kita yang menjadi landasan setiap sendi kehidupan bangsa, baik itu ideologi, politik, hukum,sosial, dan lain-lain. Di lain pihak Pancasila adalah cita-cita dan harapan besar serta amanat yang tulus dari para pendiri dan pahlawan bangsa ini untuk dijadikan pegangan bagi segenapan elemen bangsa dalam rangka mengisi dan mempertahankan kemerdekaan kita. Harapan mereka akan terwujudnya negara yang berdaulat adil dan makmur, serta bangsa yang terhormat dan bermartabat dingah pergaulan bangsa-bangsa di dunia.
Mengingat melimpahnya kekayaan alam, besarnya jumlah penduduk, luasnya wilayah, serta tingginya nilai-nilai budaya, maka harapan mereka bukanlah angan-angan kosong belaka. Tapi kenyataannya besarnya kekayaan alam Indonesia tidak kunjung membuat bangsa ini makmur dan sejahtera, sebaliknya hutang negara semakin besar, rakyat masih banyak dibawah garis kemiskinan, persedian Migas menipis dan lain-lain. Kapan bangsa ini bisa sejahtera?, yang ada malah kekayaan alam kita malah ludes duluan. Keadilan sosial bagì seluruh rakyat Indonesia semakin menjauh.










