Skip navigation.

Pagi bersinar untuk peternakan kalimantan selatan

Awal memulai suatu kehidupan

PENANGGULANGAN GANGGUAN REPRODUKSI / KEMAJIRAN

Produktifitas ternak yang sebagian besar pada peternakan rakyat saat ini masih diharapkan kepada masalah masalah seperti rendahnya angka kelahiran, tingginya angka kematian dan masih ditemukannya gangguan reproduksi. Upaya peningkatan produktifitas ternak dapat dicapai melalui peningkatan program inseminasi buatan dan transfer embrio, upaya persilangan ternak ke arah dual purpose dan pengembangan sentra baru kawasan perbibitan.sedangkan untuk peningkatan populasi ternak dapat dicapai melalui penanggulangan gangguan reproduksi serta pengendalian bibit ternak bermutu.Untuk mendukung progaram tersebut diperlukan upaya peningkatan pelayanan kesehatan reproduksi terutama untu penanggulangan gangguan reproduksi yang bersifat fungsional (non penyakit)


Acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Disnak Prov Kalsel




Acara buka puasa bersama ini diselenggarakan pada hari Rabu tanggal 3 september 2008 bertempat di gedung serba guna Limosin. Acara dibuka dengan pembacaan ayat-ayat Al-Quran kemudia dilanjutkan dengan sambutan ibu kepala Dinas Peternakan Prov Kalimantan Selatan Dr.Ir.Hj. Maskamian Andjam MM. Kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani dari ustad Mugeni.........walah kebanyakan prolognyaaaa...ntar tambah bosan, yang penting pada acara tersebut rame....cause banyak juga yang datang. foto pertama yang pakai baju warna pink itu ibu kadis Maskamian Andjam sayang fotonya kurang jelas soalnya cuma pakai foto hp hahaha....trus foto kedua yang pakai kaca mata itu yoo ag dhewe hehee... foto selanjutnya teman teman dari BPPV reg V banjarbaru walah...tuyul tuyul kuwi koq mesti ikut saja kaluau ada acara makan makan ....(drh Budi and Drh Aziz). dasar memang di mes BBPV ndak ada makanan apa? kog kalau ada acara makan-makan mesti ada trus makannya selalu tambah pula kan ....repot panitia nanti ada yang gak kebagian. untung waktu itu makanannya masih berlebih so acaranya aman aman saja...TERIMA KASIH IBU MIAN moga moga kita keluarga besar disnak prov Kalsel selalu rukun rukun saja.........hahahaha

kandang karantina


ini adalah kegiatan waktu dikandang karantina dinas peternakan prov kalimantan selatan. ndak perduli hujan atau panas kita melakukan pemeriksaan terhadap sapi yang baru didatangkan dari NTB.berlarian mengejar sapi ada yang lari kesana ada yang lari kesini, pintu ditutup sini lewat pintu yang lain belum lagi kalau lagi hujan walah malah tambah repot takut nanti ada sapi yang ambruk ...........bisa bisa kena semprot dari ....(sensor).......hahahahaha. tapi asyik juga ramai.....berkawan sama sapi bali.

DIAGNOSIS KEBUNTINGAN PADA SAPI






Palpasi Rektal merupakan salah satu cara untuk melakukan diagnosis kebuntingan dengan cara tangan dimasukkan lewat rektum untuk melakukan perabaan terhadap uterus ataupun ovarium. Prosedur ini paling tepat dilakukan oleh Dokter Hewan, setidaknya karena penanganan uterus yang tidak benar pada masa awal kebuntingan dapat mengganggu perkembangan fetus dan kadang kadang dapat mengakibatkan kematian fetus.Tujuan dari palpasi ini adalah untuk mendeteksi adanya pembesaran uterus yang bunting dengan ditandai adanya isi fetus, dengan hati hati diraba rasakan diantara telunjuk dan ibu jari. Pada palpasi ovarium untuk mengetahui adanya korpus luteum yang masak.
Kegiatan pemeriksaan kebuntingan dan penyakit reproduksi di Provinsi Kalimantan Selatan dilakukan oleh para pegawai dari bagian keswan dan kesmavet. kegiatan ini dilakukan ole para Dokter hewan yang saat ini mengabdi di lingkungan dinas peternakan provinsi KALSEL.
Dokumentasi ini diambil dari berbagai daerah di kalimantan selatan. Wah ternyata jadi Dokter Hewan itu berat juga hahaha....sampai merogoh pantat sapi. Itu saja sudah untung kalau tidak kena tendang sapi......bisa bisa masa depan depan suram, masuk rumah sakit waduh ndak ada tunjangan keselamatan and ansuransi gimana ini. yaaaaaa namanya juga pekerjaaan mengabdi pada masyarakat harus iklhas tanpa balasan apapun resikonya..(walah kata kata bijak.. semprul)

PENYAKIT HEWAN MENULAR JEMBRANA





Penyakit JEMBRANA adalah suatu penyakit akut dan fatal pada sapi Bali. Gejala klinis yang tampak adalah lesu, tidak mau makan, diare berdarah, terjadinya demam tinggi dan perdarahan di perbagai organ dalam tubuh dan kulit, Pembesaran kelenjar limfe pre- scapularis, pre-femoralis dan parotis sangat menonjol (2 kali besar normal), keluar keringat berdarah terutama daerah pinggul, punggung, tungkai kaki, perut dan scrotum, keluar lendir dari mulut dan hidung. Penyakit ini menyerang sapi Bali dewasa dengan umur 3-4 tahun, Sapi bunting antara 4 bulan atau lebih dapat mengalami keguguran.
Penyebab penyakit Jembrana adalah virus dari keluarga Retroviridae, sub-keluarga Lentivirinae. Penularan penyakit Jembrana ini terjadi secara mekanis dapat terjadi melalui gigitan lalat, misalnya Tabanus rubidus atau dengan perantara jarum suntik.
Diagnosa banding secara klinis penyakit Jembrana dapat dikelirukan dengan MCF, SE, IBR, Tripanosomiasis, Rinderpest dan BEF.
Pengobatan dan Pengendalian dapt ditolong dengan penyuntikan antibiotik yang berdaya kerja luas. Untuk pencegahan penyakit ini dapat dilakukan penyemprotan vektor dan pemberian vaksinasi.
Sapi yang menderita penyakit Jembarana boleh dipotong dan dagingnya dapat dikonsumsi. Bangkai sapi yang terserang penyakit Jembrana harus dimusnakan dengan dikubur atau dibakar. Kandang dan lingkungannya harus didesinfeksi secara teliti.
dokumentasi dapat diabadikan atas bantuan dari teman teman dokter hewan BPPV Regional V Banjarbaru
Pemuda tampan memakai celana biru itu bernama Drh Azis asal dari kota lumpur Sidoarjo yang pada saat ini berada di tempatkan di Banjarbaru sebagai staf patologi. Drh Aziz inilah yang bertugas melakukan Nekropsi pada sapi Bali yg terdiagnosis Jembarana...lain kali kalau Nekropsi jangan pakai pisau dapur doong mas....hahaha ntar dikira jagal sapi.....klau yang satunya bernama Drh Budi, ngakunya sih spesialis AI makanya kalau ada pasien sapi katanya "masak sapi bisa kena flu burung"....wah repot.hahaha......

BELAJAR BERENANG

OOOIII hayo keluar dari kolam renang ntar masuk angin........,Ndak mau Om nanti aja ini lagi asyik berenang. dasar simamat dia itu memang bandel sekali kaya' tokoh film kartun jepang si Sinchan. Memang waktu kita kecil pasti suka berenang, tapi waktu aku kecil dulu tidak sama seperti simamat yang belajar berenang dikolam renang yang jernih and ada pelampungnya tapi di air sungai yang berwarna coklat and sambil memandikan sapi heheheheh.... lain jaman lain budayakan???? tapi waktu itu mandi di sungai adalah sesuatu yang menarik selain gratis kita bisa rame rame sama kawan kawan ...tapi sepulang kerumah pasti dimarahi hahahaha itulah hal yang paling tak terlupakan.

KUCING

KUCING ITU ADALAH HEWAN PEMBURU TIKUS.