R4JED JUNIOR

I LUV U DAD......MOM.............

Subscribe to RSS feed

SURAT DARI AYACH BUAT KAMI.....


Assalamualaikum Wr. Wb
buat maz Ridho & ade emma Putra-putri Ayach tercinta ………………………………


Bulan–bulan ini ayach begitu merindukan kalian berdua , ayach rindu memeluk dan menciummu, menggendongmu, masa-masa kecilmu yang sangat membutuhkan kasih sayang ayach pupus hilang tertelan waktu, tapi Ridho & emma harus tabah putra-putri ayach pasti pintar-pintar dan kalian harus ingat semua itu ada manfaatnya ayach meninggalkan kalian bukan karena benci ataupun tak mau mengurus kalian tapi ayach pergi itu justru untuk kalian berdua demi masa depan kalian kelak, kalu ayach mendengar cerita dari mamamu tentang kalian ayach sangat bangga punya anak seperti kalian berdua, jagoan ayach maz Ridho yang cerdas dan cakep serta tidak cengeng, ade emma yang cantik dengan suaranya yang merdu ingin sekali ayach mendengar adek emma nyanyi, dan yang paling penting Ayach pasti pulang untuk kalian, Ayach akan membawa segudang hadiah dan cerita tentang bagaimana hidup tanpa kalian, air mata Ayach menetes bukan karena sedih tapi karena menahan kangen yang begitu dalam sedalam rindu kalian berdua pada ayach, pesan Ayach rajin Sholat dan belajar.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Dari Ayach

original messages copy from:
family's letter
Ragil Nanang Pramudya <gil_biru@hotmail.com>
...
Kepada:
Anita Ratnasari <ratnagil022077@yahoo.co.id>

BUAT AYACH DAN MAMA

Mama dan Ayah tercinta…

Kalau saja aku dapat menuliskan semua isi hatiku, maka inilah yang akan aku sampaikan kepada Mama dan Ayah:



Jangan manjakan aku, Sebenarnya aku pun menyadari bahwa tidak semua permintaanku harus dituruti. Seringkali aku merengek hanya karena ingin menguji dan mencoba-coba Mama Ayah saja. Kalau Mama Ayah menuruti rengekanku, maka aku tahu akan bisa memanfaatkan rengekanku lain kali. Berani bersikap tegas, Mah, Yah. Aku membutuhkan ketegasan agar aku yakin bahwa hidupku aman dalam lindungan Mamah Ayah.

Cegahlah aku memulai kebiasaan buruk. Mama dan Ayahlah yang memiliki kemampuan untuk menilai sedini mungkin apakah aku akan mengembangkan kebiasaan buruk. Bantulah aku menghindarinya.

Jangan pernah remehkan Aku. Jangan mengira aku bodoh karena usiaku yang masih muda. Jangan mengira aku tak mengerti apa-apa tentang segala sesuatu yang terjadi di sekitarku. Terutama yang berkaitan dengan Mama Ayah. Ketika kalian bertengkar disaat chating, aku mungkin nggak bisa banyak baca chat kalian. Tetapi aku bisa membaca ketegangan dan amarah yang terlukis di wajah mama dan wajah ayach di webcam. Yang paling kutakutkan adalah kalian akan berpisah dan aku terpaksa hidup sendiri karena tak dapat memilih antara Mama dan Ayah.

Jika aku berbuat salah, janganlah menegurku di depan orang lain. itu mempermalukan aku. Apakah Mama Ayah mengira bahwa anak seusiaku tidak bisa merasa malu? Aku lebih suka Mama Ayah memanggil aku ke dalam kamar, lalu mengajakku bicara dari hati ke hati. Kalau Mama Ayah tak berteriak, apalagi di depan banyak orang, lebih mudah bagiku untuk mendengar.
Mengapa Mama Ayah menegur setiap kesalahanku dengan cara yang sama, seolah-olah semua kesalahanku adalah dosa besar. Teriakan Mama saat aku menumpahkan air tanpa sengaja, apakah sama kerasnya dengan saat aku mencubit Adik karena bosan tidak ada kegiatan?

Ijinkan aku merasakan sendiri resiko perbuatanku, selama Mama Ayah tahu bahwa aku tidak dalam bahaya besar, biarkanlah aku belajar dengan caraku sendiri.

Jangan masukan hati kalau aku marah lalu mengatakan, “Aku benci Mama/Ayah!” Aku tidak sungguh-sungguh membenci kalian. Aku hanya kadang-kadang benci mengapa begitu besar kekuatan kalian mengatur kehidupanku!

Jangan Cerewet. Kalau Mama atau Ayah mengomeli aku untuk suatu hal kecil selama 10 menit terus menerus, ingin rasanya aku menutup telinga atau tiba-tiba tuli.

Ingatlah bahwa aku tidak selalu bisa menjelaskan apa keinginannya dan mengapa aku menginginkannya. Mama’kan juga tidak selalu bisa menjelaskan kepadaku mengapa tiba-tiba pingiiiin sekali memiliki blus merah yang kita lihat di toko kemarin.

Jangan abaikan pertanyaanku. Sikap tidak peduli kalian terhadap pertanyaan-pertanyaanku menyebabkan aku malas bertanya lagi dan mulai mencari jawawban dari orang lain. Jangan sepelekan rasa takutku. Semua ketakutanku nyata. bagiku, tidak peduli Mama teriak-teriak bahwa adegan di film itu hanya bohong-bohongan, aku tetap takut. Tetapi ajarilah aku bagaimana mengatasi rasa takut. Doa apa yang Mama Ayah baca ketika cemas? Ajari aku doa itu.

Jangan berusaha sempurna. Aku perlu belajar bahwa Mama dan Ayah bukanlah manusia super, Mintalah maaf kepadaku. Kalian bisa membuat kesalahan, sama seperti aku. Jangan khawatir. Permintaan maaf Mama Ayah tidak akan membuatku meremehkan kalian, tetapi justru menambah kekagumanku kepada kalian, Terimalah kenyataan bahwa aku suka mencoba-coba ini-itu. Cobalah untuk bersikap lebih toleran terhadap perilaku ini.

Ingat betapa cepatnya aku tumbuh kembang. Pada waktunya aku tidak bisa lagi di perlakukan seperti anak kecil DAN Ingatlah selalu bahwa aku akan terus membutuhkan pengertian dan kasih sayang Mama Ayah. Meski aku tidak perlu secara lisan mengingatkan Mama Ayah, aku selalu butuh dipeluk, diajak bicara, diberitahu bahwa kalian menyayangi aku.


Jagalah kesehatan dan kebugaran lahir batin kalian selalu. Ingatlah aku selalu membutuhkan kalian.

MAMA...Ne Surat Dari Ade Emma

Mamaku sayang, aku mau cerita sama mama. Tapi ceritanya pake surat ya.
Kan , mama sibuk, capek, pulang udah malem.
Kalo aku banyak ngomong nanti mama marah kayak kemarin itu, aku jadinya
takut dan nangis. Kalo pake surat kan mama bisa sambil tiduran bacanya.
Kalo ngga sempet baca malem ini bisa disimpen sampe besok, pokoknya
bisa
dibaca kapan aja deh. Boleh juga suratnya dibawa ke kantor.

Ma, boleh ngga aku minta ganti
mbak? Mbak Jum sekarang suka galak, Ma.
Kalo aku ngga mau makan, piringnya dibanting di depan aku. Kalo siang
aku disuruh tidur melulu, ngga boleh main, padahal mbak kerjanya cuman
nonton TV aja. Bukannya dulu kata mama mbak itu gunanya buat nemenin
aku
main? Trus aku pernah liat mbak lagi ngobrol sama tukang roti di teras
depan. Padahal kata mama kan ngga boleh ada tukang-tukang yang masuk
rumah
kan ? Kalo aku bilang gitu sama mbak, mbak marah banget dan
katanya kalo diaduin sama mama dia mau berhenti kerja. Kalo dia
berhenti
berarti nanti mama repot ya? Nanti mama ngga bisa kerja ya? Nanti ngga
ada yang jagain aku di rumah ya? Kalo gitu susah ya, ma?. Mbak ngga
diganti ngga apa-apa tapi mama bilangin dong jangan galak sama aku.

Ma,bisa ngga hari Kamis sore mama nganter aku ke lomba nari Bali?

Mas Ridho sih selalu nganterin, tapi kan dia cowok, ma. Ntar yang dandanin
aku siapa?
Mbak Jum ngga ngerti dandan. Ntar aku kayak lenong. Kalo mama kan kalo
dandan cantik. Temen-temen aku yang nganterin juga mamanya. Waktu lomba
gambar minggu lalu Mas Ridho yang nganter; tiap ada lomba Mas Ridho
juga
yang nganter. Bosen, ma.
Lagian aku pingin ngasi liat sama temen-temenku kalo mamaku itu cantik
banget, aku kan bangga, ma. Temen-temen tuh ngga pernah liat mama.
Pernah sih liat, tapi itu tahun lalu pas aku baru masuk TK, kan mereka
jadinya udah lupa tampangnya mama.

Ma, hadiah ulang tahun mulai tahun ini ngga usah dibeliin deh. Uangnya
mama tabungin aja. Trus aku ngga usah dibeliin baju sama mainan mahal
lagi deh.
Uangnya mama tabung aja. Kalo uang mama udah banyak, kan mama
ngga usah kerja lagi. Nah, itu baru sip namanya. Lagian mainanku udah
banyak dan lebih asyik main sama mama kali ya?

Udah dulu ya, ma. Udah ngantuk.

I love you Mom,..(aku tanya bu guru katanya artinya "aku cinta
padamu," berarti aku juga boleh mencintai mama, ya) ,.....

BUAT PARA BUNDA YANG SUPER SIBUK

=== Lagi lagi surat nyontek dari kawan (emmaiar Rayining Pramudya)====

AYACH....

fIRsT lETTER fOr u daD........

Sang Ayah mendapati kamar itu sudah rapi, dengan selembar amplop bertuliskan “Untuk ayah” diatas kasurnya.. perlahan dia mulai membuka surat itu…


Ayah tercinta,
Aku menulis surat ini dengan perasaan sedih dan sangat menyesal.
Saat ayah membaca surat ini, aku telah pergi meninggalkan rumah
Aku pergi bersama kekasihku, dia cewek yang baik, setelah bertemu dia..
ayah juga pasti akan setuju meski dengan tatto2 dan piercing yang melekat ditubuhnya, juga dengan gaya pakaiaannya yang selalu menampakkan pusar dan pahanya serta rambutnya yg cepak
Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua (aq pikir jaman sekarang 42 tahun tidaklah terlalu tua)
Dia sangat baik terhadapku, lebih lagi dy ibu dari anakku di kandungannya saat ini
Aku memintanya untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama
Kami akan tinggal berpindah-pindah, dia dan aku punya bisnis perdagangan extacy yang sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk
Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami
Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS jadi dy bisa segera sembuh
Aq tahu dia juga punya cowok lain tapi aq percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda
Ayah.. jangan khawatirkan keadaanku!
Aku sudah 15 tahun sekarang, aku bisa menjaga diriku
Salam sayang untuk kalian semua. Oh iya, berikan ps 2 ku untuk adik, dia sangat menginginkannya


ps: Ayah, .. tidak ada satupun dari
yang aku tulis diatas itu benar, aku
hanya ingin menunjukkan ada ribuan
hal yg lebih mengerikan daripada nilai Rapotku yg buruk.
Kalau ayah sudah menandatangani rapotku diatas meja,
panggil aku ya…Aku tidak kemana2 saat ini aku ada di tetangga sebelah ….

=== maaf ridho hanya bisa mencontek surat kawan, ridho belum bisa seperti ayach ===

June 2012
M T W T F S S
May 2012July 2012
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30