Persahabatan tidak memiliki batas dan
teman-teman tidak mengenal batas.
Mereka mengasihi Anda tanpa syarat,
menerima Anda apa adanya dan selalu
bersama dengan Anda melalui saat-saat
yang sulit.
Hidup bicara mengenai pilihan yang
kita buat. Namun seringkali, dalam
berbagai situasi, keadaan dan juga
orang-orang yang berada di sekitar
kita, akan sangat mempengaruhi
pilihan-pilihan dalam hidup kita.
Hubungan merupakan bagian dan
paket dari eksistensi manusia dan
berdampak pada gaya hidup alami dan
jalan hidup yang kita jalani. Hubungan
yang menyenangkan, jika saling
memuaskan, menyenangkan, dan
menguntungkan bagi pribadi demi
pribadi untuk berbagi. Dan juga,
hubungan yang sehat meringankan
dampak negatif dari kegagalan dan
meningkatkan perasaan keberhasilan
dan prestasi dalam hidup.
Persahabatan merupakan salah satu
jenis hubungan yang memainkan
peranan penting dalam hidup
bermasyarakat, sejak masa kecil sampai
usia dewasa.
Teman Sejati
Persahabatan sebagai sebuah
hubungan, memiliki beberapa makna
umum dan konotasi, sedangkan begi
beberapa orang memiliki fungsi
khusus. Umumnya, orang-orang
menggambarkan teman sebagai
seseorang dengan siapa mereka dapat
berbagi rahasia mereka, tawa dan
tangis, tempat bergantung pada saat
dibutuhkan dan di atas semuanya
kebersamaan dimana mereka bisa
menjadi diri sendiri tanpa perlu
mengenakan topeng.
Seorang sahabat sejati sering dianggap
sama seperti saat kita berhubungan
dengan orang yang kita kasihi,
seseorang yang menerima kita tanpa
syarat. Beberapa orang bahkan
mengatakan mereka hanya dapat
bersahabat dengan mereka yang
memiliki minat dan hobi yang sama,
nilai dan keyakinan yang sama,
sementara beberapa orang lainnya
mengatakan mereka mendapatkan
yang terbaik dari persahabatan
meskipun terdapat perbedaan dalam
pilihan hidup maupun pola hidup
mereka.
Beberapa orang percaya mereka hanya
perlu memiliki beberapa teman baik
sementara bagi sebagian orang lainnya,
kuantitas atau semakin banyak sahabat
dapat membuat mereka mencapai apa
yang diinginkan. Persahabatan
merupakan suatu pola hubungan yang
seringkali tidak terikat oleh geografis
maupun batas-batas budaya. Kita dapat
melihat persahabatan antar negara
dimana mereka juga dapat saling
berbagi. Hubungan darah juga dapat
mendasari persahabatan. Banyak
keluarga yang mengatakan
persahabatan yang terjadi akibat
adanya hubungan darah dalam
keluarga besar membuat mereka bisa
tetap dekat, memungkinkan mereka
untuk saling menerima tanpa syarat
dan juga membuat mereka senang
untuk berada di lingkungan keluarga
mereka.
Banyak juga orang yang mengatakan
bahwa teman terbaik adalah diri
mereka sendiri, sementara bagi
beberapa lainnya sahabat terbaik
adalah buku ataupun televisi. Bagi
beberapa orang, diri mereka maupun
barang-barang tersebut dapat
memberikan bimbingan maupun
dukungan secara emosional, sementara
bagi orang lainnya buku dan TV
membuat mereka merasa terhubung
secara sosial sekaligus memiliki
kesempatan untuk menghabiskan
waktu luang. Hal ini tentu saja
menggambarkan bagaimana dinamis
dan beragamnya makna yang
terkandung di balik sebuah kata yang
disebut persahabatan ini.
Teman Dan kebebasan
Pengasuhan dalam keluarga tanpa
diragukan lagi memberikan dampak
terhadap nilai, keyakinan, pola perilaku
dan pilihan gaya hidup anak-anak
mereka. Di masa kanak-kanak,
orangtua biasanya memberikan
dukungan penuh kepada anak-anak
mereka. Menariknya, kehadiran
‘ teman bayangan’ di antara anak-
anak kecil menunjukkan kebutuhan
untuk dimiliki dan dikasihi, dan
kehadiran sahabat menjamin hal itu di
usia muda mereka. Seiring dengan
pertumbuhan mereka menjadi remaja,
teman menjadi semakin penting dan
pada akhirnya berdampak pada pilihan
karir dan pendidikan, cara berpakaian,
tingkah laku dan pilihan hidup lainnya;
namun bagi kebanyakan remaja,
orangtua tetap menjadi pendukung
emosional yang paling kuat bagi
mereka.
Saya mengenal seorang remaja yang
memiliki persahabatan dalam
kelompok yang besar selama tahun
sekolah yang dijalaninya. Setelah lulus
kelas 10, sebagian besar dari mereka
memutuskan untuk mengambil karir di
bidang tekhnik. Remaja ini merskipun
memiliki nilai dan ketertarikan rendah
terhadap hal-hal tekhnik, juga memilih
bidang itu karena ia takut akan
kehilangan persahabatan dengan
teman-temannya yang telah terjalin
sekian lama. Ia kemudian menderita
secara akademis dan disarankan untuk
menjalani konseling. Pentingnya untuk
membuat pilihan karir yang tepat
berdasarlan bakat dan juga faktor-
faktor lainnya seperti halnya
kemampuan mental juga disampaikan
kepada anak ini. Ia juga harus
mengatasi ketakutannya akan
kehilangan sahabat. Dengan psikoterapi
yang efektif, ia kemudian menyadari ia
perlu mengubah keyakinan dan
perilakunya. Saat ini ia mengejar karir
dalam bidang perdagangan, dan
persahabatan dengan teman-temannya
tetap utuh dan mereka berbahagia
bersama.
Ikatan Persahabatan
Kasus ini menunjukkan persahabatan
yang tidak hanya dekat secara fisik tapi
juga secara emosional dan keterkaitan
sosial, yang dapat terus terjalin
meskipun sahabat tidak berada di
sekitar kita. Persahabatan terkadang
dapat dipandang secara negatif
sebagaimana dikenal dengan sebutan
‘ gang’ di antara remaja, dimana
para remaja cenderung terlibat dalam
gaya hidup yang salah, masalah
seksual, perilaku menyimpang dan
kenakalan lainnya serta kecanduan
untuk mendapatan penerimaan.
Fenomena ini dapat disebut sebagai
tekanan persahabatan yang
membahayakan pilihan-pilihan hidup
yang sesuai bagi para remaja, dan
dapat mendatangkan kerugian bagi
kehidupan mereka. Di seluruh
kelompok usia, salah memilih teman
dapat berakibat pada kehidupan
keluarga dan pekerjaan seseorang dan
di atas semuanya dapat mempengaruhi
kepribadian dan juga kemandiriannya.
Ketergantungan Dalam Persahabatan
Setiap hubungan memiliki kekuatan
dan kelemahannya masing-masing,
demikian juga dengan persahabatan
tanpa terkecuali. Agar persahabatan
dapat terus bertumbuh, masing-
masing pribadi yang terlibat dalam
persahabatan harus konsisten dalam
menganalisis perilaku diri sendiri dan
orang lain. Hal ini dapat dilakukan
dengan terlebih dahulu mengakui
kebenaran bahwa teman-teman kita
dapat mempengaruhi pilihan-pilihan
kita di dalam hidup. Semakin besar
saling ketergantungan di dalam
persahabatan, semakin banyak
kebahagiaan yang didapatkan masing-
masing pribadi dari persahabatan itu.
Jika salah satu pihak sangat tergantung
pada yang lain, persahabatan itu justru
dapat menjadi beban bagi pihak yang
lain. Mungkin mudah bagi mereka yang
memiliki minat dan gaya hidup yang
sama untuk mendapatkan kesenangan
dari persahabatan mereka, namun
perhatian lebih perlu diberikan ketika
teman yang memiliki perbedaan dalam
minat dan gaya hidup berbagi
persahabatan.
Mungkin perlu untuk dicatat bahwa
harapan dan ide yang kita miliki dalam
persahabatan, sebagai sebuah konsep,
berubah sejalan dengan usia dan
persahabatan menjadi suatu hal yang
lebih penting daripada sebelumnya.
Penerimaan akan hal-hal yang
menyenangkan dan yang tidak
menyenangkan merupakan bagian dari
suatu hubungan dan penerimaan tanpa
syarat dapat membantu kita untuk
menghargai saat-saat indah dalam
hidup ini. Maka penting bagi setiap kita
untuk memahami bahwa fenomena
persahabatan secara universal adalah
hubungan yang menyenangkan dimana
kita menjadi bagian di dalamnya. Setiap
kita memiliki gagasan dan harapan
yang berbeda tentang hubungan secara
umum dan persahabatan pada
khususnya.
Persahabatan merupakan suatu
hubungan yang adaptif dan selalu
berkembang. Setiap kita secara sadar
dituntut untuk sepenuhnya memahami
dan mengkomunikasikan gagasan
dalam persahabatan sebagai sebuah
pola dalam hubungan. Lebih jauh hal ini
dapat memotivasi kita mencipakan
iklim yang kondusif bagi persahabatan
kita untuk berkembang.
Read more...