"M A R A H"
Saturday, March 19, 2011 9:47:38 PM
Jauhilah sikap marah karena ia merupakan bara yang akan menyala di dalam hati keturunan anak adam.
tidakkah kamu melihat salah seorang diantara kalian jika dia marah,bagaimana ketika matanya memerah dan urat lehernya membengkak.jika salah seorang di antara kamu merasakan sesuatu dari hal itu,hendaklah dia berbaring atau duduk ke tanah.
Nabi saw pernah bersabda,
"sesungguhnya marah itu datangnya dari syetan,sedangkan syetan itu tercipta dari api,sedangkan api itu dapat dipadamkan dengan air.maka jika di antara kalian marah hendaklah segera berwudhu.
"Yang disebut orang kuat itu bukanlah orang yang mampu membanting lawannya ,tetapi orang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan nafsunya ketika sedang marah."
Syaikh Wahid Bali hafazha berkata,"jika seseorang itu marah maka hendaklah dia menenangkan gejolak amarahnya dengan hal-hal berikut:
1.Memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syetan terkutuk.Diriwayatkan dari Sulaiman bin Shurd bahwa dia berkata,"ada dua orang yang saling mencela di sisi Nabi sawlalu salah seorang darinya mulai tampak merah dan urat lehernya keluar.lalu beliau Nabi saw memandangi orang tersebut seraya bersabda,
"Sesungguhnya,aku mengetahui suatu kalimat yang jika saja ia ucapkan,tentu amarahnya akan hilang,yaitu:
A'udzu billahi minasy-syaithonir-rojim (aku berlindung kepada Alloh dari godaan syetan yang terkutuk)."
2.Selalu ingat akan pahala menahan marah bahwa pahalanya sangat besar,sehingga dia selalu berusaha menahan amarah demi mendapatkan pahala di sisi Allah."
3.Diam.sebab ketika seseorang sedang marah dia lebih dekat pada kesalahan sehingga diam itu lebih selamat.Nabi saw bersabda,"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir,hendaklah dia berkata baik atau (jika tidak maka lebih baik ) diam.
4.Duduk atau berbaring.
5.Membayangkan betapa buruk wajahnya ketika sedang marah.Hal ini bisa membantu menenangkan hatinya.Berkenaan dengan hadits-hadits tentang wudhu ketika sedang marah.
6.Mengingt pahala memaafkan (kesalahan orang lain)di sisi Allah sehingga ia berusaha tabah dalam mensikapi kejahilan orang yang jahil.Sikap itu diambil semata demi meraih keridhaan Allah dan pahala yang besar di sisi-Nya.
7.Menjauhkan diri dari tindakan mencaci,menuduh,mengutuk,dan mencela.sebab ini semua merupakan sikap orang bodoh.Diriwayatkan dari Salman bahwa dia berkata-ketika ada seseorang yang mencelanya-,"jika timbangan amalku ringan maka aku lebih buruk dari apa yang engkau katakan.Dan jika timbanganku berat maka apa yang engkau katakan itu tidak akan merugikan ku."
tidakkah kamu melihat salah seorang diantara kalian jika dia marah,bagaimana ketika matanya memerah dan urat lehernya membengkak.jika salah seorang di antara kamu merasakan sesuatu dari hal itu,hendaklah dia berbaring atau duduk ke tanah.
Nabi saw pernah bersabda,
"sesungguhnya marah itu datangnya dari syetan,sedangkan syetan itu tercipta dari api,sedangkan api itu dapat dipadamkan dengan air.maka jika di antara kalian marah hendaklah segera berwudhu.
"Yang disebut orang kuat itu bukanlah orang yang mampu membanting lawannya ,tetapi orang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan nafsunya ketika sedang marah."
Syaikh Wahid Bali hafazha berkata,"jika seseorang itu marah maka hendaklah dia menenangkan gejolak amarahnya dengan hal-hal berikut:
1.Memohon perlindungan kepada Allah dari godaan syetan terkutuk.Diriwayatkan dari Sulaiman bin Shurd bahwa dia berkata,"ada dua orang yang saling mencela di sisi Nabi sawlalu salah seorang darinya mulai tampak merah dan urat lehernya keluar.lalu beliau Nabi saw memandangi orang tersebut seraya bersabda,
"Sesungguhnya,aku mengetahui suatu kalimat yang jika saja ia ucapkan,tentu amarahnya akan hilang,yaitu:
A'udzu billahi minasy-syaithonir-rojim (aku berlindung kepada Alloh dari godaan syetan yang terkutuk)."
2.Selalu ingat akan pahala menahan marah bahwa pahalanya sangat besar,sehingga dia selalu berusaha menahan amarah demi mendapatkan pahala di sisi Allah."
3.Diam.sebab ketika seseorang sedang marah dia lebih dekat pada kesalahan sehingga diam itu lebih selamat.Nabi saw bersabda,"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir,hendaklah dia berkata baik atau (jika tidak maka lebih baik ) diam.
4.Duduk atau berbaring.
5.Membayangkan betapa buruk wajahnya ketika sedang marah.Hal ini bisa membantu menenangkan hatinya.Berkenaan dengan hadits-hadits tentang wudhu ketika sedang marah.
6.Mengingt pahala memaafkan (kesalahan orang lain)di sisi Allah sehingga ia berusaha tabah dalam mensikapi kejahilan orang yang jahil.Sikap itu diambil semata demi meraih keridhaan Allah dan pahala yang besar di sisi-Nya.
7.Menjauhkan diri dari tindakan mencaci,menuduh,mengutuk,dan mencela.sebab ini semua merupakan sikap orang bodoh.Diriwayatkan dari Salman bahwa dia berkata-ketika ada seseorang yang mencelanya-,"jika timbangan amalku ringan maka aku lebih buruk dari apa yang engkau katakan.Dan jika timbanganku berat maka apa yang engkau katakan itu tidak akan merugikan ku."














arieftewe>>my0pera>>arieftewe # Thursday, March 31, 2011 9:21:28 AM
Preman_Datangmyagu # Thursday, March 31, 2011 10:30:30 AM
Preman_Datangmyagu # Thursday, March 31, 2011 10:30:52 AM
tenshi kaomoritenshi-kaomori # Thursday, March 31, 2011 11:12:29 AM
zizo202zizo2025 # Sunday, April 28, 2013 12:10:26 AM