sakarepku

mencoba ada di semua lini sudut maya

Subscribe to RSS feed

CHANGES

VIVAnews

Facebook Picu Tren
Narsisme
» Tren seperti ini sangat
berbahaya karena ia bisa
menghambat kemampuan orang
untuk berkomunikasi dengan
baik di dunia nyata, dan juga
bisa memicu krisis identitas. Muhammad Firman | Senin, 1 Agustus 2011, 14:33 WIB VIVAnews - Bangun tidur langsung login ke Facebook,
memposting setiap detail dari
kehidupan seseorang, memajang
foto, video, dan mengupdate
status merupakan hal yang
sangat lumrah bagi jutaan pengguna situs jejaring sosial
tersebut. Dengan jumlah yang telah
melebihi 750 juta pengguna, kini
generasi muda sampai manula
sudah saling berkawan dan
menyampaikan pada dunia
setiap detail dalam hidup mereka, dan juga berharap ada
tanggapan untuk setiap posting
yang mereka lakukan. ‘Privacy’ sendiri tampaknya
sudah merupakan konsep yang
kuno akibat adanya jejaring
sosial. Dikutip dari Med India, 1
Agustus 2011, peneliti
menyebutkan, mereka yang
secara konstan memposting
gambar dan update terhadap
aktivitas mereka sebenarnya mencari tanggapan ataupun
komentar terhadap apapun
yang mereka posting. Hal ini
serupa dengan anak kecila
yang secara terus menerus
mencari pujian dan tanggapan. Pengguna Twitter, situs jejaring
sosial lain yang memungkinkan
orang memposting pikiran,
komentar, dan tanggapan
mereka terhadap berbagai hal,
sebenarnya juga mendorong orang untuk tetap berada di
dunia virtual. Praktek ini
berpotensi memutuskan mereka
dari kehidupan di dunia nyata. Peneliti menyebutkan, tren
seperti ini sangat berbahaya
karena ia bisa menghambat
kemampuan orang untuk
berkomunikasi dengan baik di
dunia nyata, dan juga bisa memicu krisis identitas. Lebih
lanjut, pengguna bisa mengalami
penurunan konsentrasi, rentang
perhatian pendek dan
menjadikan mereka orang-
orang yang terobsesi dengan dirinya sendiri, yang terus-
menerus mencari sanjungan dari
teman-teman virtual mereka.
(eh)VIVAnews
June 2012
M T W T F S S
May 2012July 2012
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30