Tradisional
Sunday, February 8, 2009 5:05:15 PM




Makin hari, makin kedepan kebradaan pasar tradisional makin lengang, selengang kondisi dan lalulalang pengunjungnya. Aku sendiri jg lumayan lama ga blusak blusuk ke pasar kampung. Kangen ma jajananya.
Benar. Sepi tak seperti dulu. Kalo di tengok dari barang yang ditawarkan sebenarnya tdk kalah kwalitasnya di banding dengan pasar semi modern atau modern skalian, terutama sayuran. Segar segar dan langsung dari petaninya begitu juga dengan hasil bumi lainya. Tak dipungkiri memang pasar modern (baca swalayan, mall ;etc) lebih menawarkan kenyamanan ruang belanja yg sangat nyaman, barang barang yg terkemas dengan standart kemasan hingga penampilanya menarik nan rapi tertata. Sangat berbanding terbalik dgn pasar tradisional. Tp sayang pasar kampung makin tersisih terhempas moderenisasi seiring dengan penduduk bumi yg terkuasai teknologi. Hmmmmm!!!








ingeszmaria2309 # Monday, February 9, 2009 2:01:14 AM
ingeszmaria2309 # Monday, February 9, 2009 2:02:11 AM
Atma SenthirSenthir001 # Monday, February 9, 2009 8:32:27 AM
Atma SenthirSenthir001 # Monday, February 9, 2009 8:42:23 AM
ingeszmaria2309 # Monday, February 9, 2009 1:02:27 PM
Atma SenthirSenthir001 # Monday, February 9, 2009 1:43:52 PM
Atma SenthirSenthir001 # Monday, February 9, 2009 2:35:10 PM
ingeszmaria2309 # Monday, February 9, 2009 11:59:25 PM
Atma SenthirSenthir001 # Tuesday, February 10, 2009 1:57:45 AM
Ada saran apa lg mar buat rumahku ni.
Atma SenthirSenthir001 # Tuesday, February 10, 2009 1:58:44 AM
Ada saran apa lg mar buat rumahku ni.
ingeszmaria2309 # Tuesday, February 10, 2009 2:02:32 AM
Font untuk keterangan tanggal waktu comment kita gk kelihatan om, gelap, nama yang kasi comment juga gelap, gk bisa terbaca....
Tag postingannya om juga gk kelihatan, border2nya juga gk kelihatan...
Atma SenthirSenthir001 # Tuesday, February 10, 2009 2:06:27 AM
ingeszmaria2309 # Tuesday, February 10, 2009 4:31:35 AM
Atma SenthirSenthir001 # Tuesday, February 10, 2009 4:50:30 AM
younisyonies1899 # Tuesday, March 24, 2009 3:15:27 AM
_____________@__@@_____@_____
____________@@_@__@_____@_____
___________@@@_____@@___@@@@@_____
__________@@@@______@@_@____@@_____
_________@@@@_______@@______@_@_____
_________@@@@_______@_______@_____
_________@@@@@_____@_______@_____
__________@@@@@____@______@_____
___________@@@@@@@______@_____
__@@@_________@@@@@_@_____
@@@@@@@________@@_____
_@@@@@@@_______@_____
__@@@@@@_______@@_____
___@@_____@_____@_____
____@______@____@_____@_@@_____
_______@@@@_@__@@_@_@@@@@_____
_____@@@@@@_@_@@__@@@@@@@_____
____@@@@@@@__@@______@@@@@_____
____@@@@@_____@_________@@@_____
____@@_________@__________@_____
_____@_________@_____
_______________@_____
____________@_@_____
_____________@@_@_____
______________@@_____
______________@_____
Good morning:)
Atma SenthirSenthir001 # Tuesday, March 24, 2009 1:47:44 PM
Stefanus Adityatoridei # Saturday, August 29, 2009 9:11:08 AM
kita ternyata punya keprihatinan yg sama yah he he ini blog ku
http://my.opera.com/toridei/blog/2008/12/23/my-traditional-market-riwayatmu-kini
untungnya sekarang di daerahku pasar bashnya (baca:tradisional-red) sudah diberikan sedikit facelift oleh pemda setempat jadi dah ga jorok he he....
Atma SenthirSenthir001 # Saturday, August 29, 2009 3:57:54 PM