Yaumul Marhamah (hari kasih sayang)
Wednesday, March 5, 2008 5:01:40 PM
anggal 14 Februari bagi mereka baik dari kalangan remaja maupun dewasa merupakan hari dan bulan yang special, karena bagi mereka bulan ini adalah bulan kasih sayang atau sering disebut valentine's day. Di mana para pasangan muda-mudi saling berbagi kasih sayang (sayang kebablasan), ini tidak lepasa dari pengaruh budaya Barat yang membawa tradisi atau budaya baru bagi kita orang Timur yang menjunjung tinggi toto kromo atau sopan santun.Sayangnya sikap sopan santun, menjaga etika atau yang lainnya terkait budaya orang Timur kini telah memudar seiring berkembangnya zaman. Maka dari sinilah terjadi 'penodaan' nilai dari kasih sayang tersebut. Tidak sedikit dari mereka merayakan hari kasih sayang (valentine's day) dengan berhubungan badan layaknya suami-istri (makanya banyak orang tua-tua bilang termasuk salah satu dosen saya kalu bulan februari adalah bulan hilangnya perawan-perawan. muningkin pernah kali ? he...he...) makanya banyak para ustad atau orang yang menjunjung tinggi nilai spiritual (Islam) melarang bahkan mengaeamkannya.
Saya kira ini juga tak lepas dari kurang pahamnya tenatang hari kasih sayang yang mencontoh prilaku atau budaya Barat yang gak pantas dilakukan oleh masayarakat Indonesia yang mayoritas Isla. Padahal sebnarnya hari kasaih sayang itu gak hanya ada dikalangan nasrani (Barat) tapi di kalangan orang Isalam juga ada, sayangnya banyak yang gak tahu kususnya kalangan remaja. Ya...mungkin minimnya pengetahuan tentang agama salah satu faktor dari penyimpangan kiblat. Asal kalian tahu, bahwa hari kasih sayang sudah ada sejak zamannya nabi Muhammad SAW dan itu pertama kali dicontohkan oleh beliau. Gini ceritanya;
Setelah perang badar yang mana umat Islam mengalami kemenangan, setiap musuh yang masih hidup menjadi tawanan orang muslim sedangkan harta rampasan perang (ghonimah) menjadi milik orang muslim. Pada waktu itu setelah perang Badar, para tentara dari pihak musuh yang kalah juga harta rampasan perang dikumpulkan jadi satu di lapangan.
Di setiap kepala sahabat dah membayangkan hasil yang akan mereka dapatkan setelah susah payah berberang dengan taruhan nyawa. Ketika itu rasul berdiri dihadapan para tahanan perang kemudian berkata pada mereka; "wahai saudaraku, hari ini adalah hari kasih sayang bukan hari pembantaian"kata beliau. Para sahabat dan tahanan perang tercengan mendengarkan perkataan beliau.
"Kalian semua kami bebaskan, kembalilah kekuarga kalian dengan damai dan ambillah harta kalian semau, ini bukan hari pembantaian akan tetapi ini adalah Yaumul Marhammah (hari kasih sayang)"
Mereka disuruh membawa semua harta dan senjata mereka bahkan kendaraan mereka dikembalikan untuk dibawa pulang. Parasahabat bingung melihat ini semua, dalah hati mereka mengerutu. Kalau masalah mereka di lepasakan itu tidak masalah bagi para sahabat tetapi yang membuat mereka mengerutu masalah harta yang seharusnya mereka dapatkan hilang sudah.
Akhirnya ada sahabat yang berani memprotes nabi. "Wahai ya rasul, maaf sebelumnya. Kanapa Anda melepasakan para tawanan perang ditambah lagi harta yang seharusnya jadi miliki kita engaku berikan kepada mereka bukan pada kami, sedangkan kami mempertaruhkan harta dan nyawa kami malah tidak mendapatkan apa-apa"
Nabi hanya tersenyum mendengan ucapan sahabat tersebut. Kemudian beliau berkata; "Menerut kalian apakah aku tidak mencintai kalian"tanya rasul
"Tidak ya rasul, engkau sangat mencintai kami semua" jawab sahabat
"Terus kalian lebih memilih mana antara cintaku kepada kalian dengan harta tersebut" tanya rasul
Mendengar perkataan tersebut para sahabat menangis dan memluk nabi sambil berucap "kami lebih memilih engaku ya rasul".
sejak itulah umat Islam mengenang sebuah hari kasih sayang, hari di mana terdapat sebuahn momentum cinta kasih tanpa ada pamrih yang dengan Yaumul Marhamah. Kalau pengen jelas ceritanya kalian baca aja Siraah Nabawiyah.
Asalkan kalian tahu, ketika aku menulis coretan ini aku terharu akan kisah ini dan sekan-akan mau menangis. Begitu besarnya cinta seorang rasul kepada ummatnya begitu juga sebaliknya. semoga kita semua bisa mengambil ibrohnya. Amin... (slendangwetan)













Masya Allahallfaishall # Thursday, March 20, 2008 12:34:02 PM
Rangga R.SSlendangWetan29 # Thursday, March 20, 2008 5:14:08 PM