Sulthon Agung

ASyHADU ALLAA ILAAHA ILLALL@@H WA ASyHADU ANNA MU-cHAMMADAR R@SUWLULL@@H.

Subscribe to RSS feed

OPTIMIS DALAM DU-'A

BISMILLAAHIR ROcHMAANIR RO-cHIYM.
ALLOOH S.W.T. BERFIRMAN: "BERDU-'ALAH KEPADAKU, NISCAYA AKU PERKENANKAN BUATMU." (Q.S. ALGhOFIR: 60)

Read more...

MEMASyARAKATKAN BUDAYA ANTI KORUPSI

ASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMAATULLOOHI WA BAROKAATUH.
BISMILLAAHIR ROcHMAANIR RO-cHIYM.


Banyak orang yang telah menjelma menjadi tamak dan serakah, sehingga untuk menuruti keserakahannya mereka beranggapan bahwa semua cara untuk memperoleh harta dan kekayaan adalah sah dan chalal. Akibatnya mereka suka menghalalkan segala cara, termasuk berbuat curang dan chianat.
ALLOOH S.W.T. BERFIRMAN:"Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengchianati ALLOOH dan ROSULNYA, dan janganlah kamu mengchianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui." (Q.S. Al-anfal: 27). Ayat ini hendaknya menyadarkan kita, bahwa segala bentuk pengchianatan adalah charom hukumnya. Termasuk salah satu bentuk pengchianatan yang sangat-sangat dicharomkan ialah melakukan korupsi atau perbuatan curang dan penyelewengan, seperti penggelapan uang negara atau perusahaan, yang lazim disebut tindak korupsi atau manipulasi.
ALLOOH S.W.T. BERFIRMAN:"Laki-laki pencuri dan perempuan pencuri, potonglah kedua tangan mereka sebagai balasan atas perbuatannya dan sebagai siksa dari ALLOOH. Dan ALLOOH MAHA PERKASA lagi MAHA BIJAKSANA." (Q.S. Almaidah: 38).
ROSUWLULLOOH Sh.'A.W. bersabda:"ALLOOH melaknat orang-orang yang menyuap, yang menerima suap dan yang menjadi perantara keduanya."


Pencurian, penyuapan, perbuatan curang dan penyelewengan yang dilakukan oleh aparat pemerintah maupun pengusaha dan kalangan swasta, jelas berakibat sangat merugikan rakyat, merusak perekonomian negara serta dapat merendahkan derajat dan martabat bangsa. Karena itu mengingat besar bahayanya, maka Islam sangat mencela dan mengcharomkan dan termasuk dosa besar.
Memang banyak faktor mengapa masyarakat kita cenderung berlaku korupsi. Bagi pegawai dan karyawan atau pedagang kecil misalnya, bisa saja mereka curang karena penghasilannya tidak mencukupi hidup keluarganya sehari-hari. Kemudian bagi pejabat atau pengusaha besar penghasilannya lebih dari cukup, tentu karena sifat rakus dan serakahnyalah yang menyebabkan mereka gampang tergoda untuk menyeleweng. Karena korupsi umumnya justru dilakukan oleh orang-orang yang sebenarnya telah memiliki penghasilan cukup. Artinya faktor pokok yang mendorong orang melakukan korupsi sebenarnya bukan faktor ekonomi, tetapi lebih banyak karena faktor nafsu serakah dan lemahnya kepribadian atau mentalitas yang ujung-ujungnya adalah karena lemahnya iman dan taqwa.
Disamping masih banyak faktor lain, seperti karena adanya peluang dan lemahnya pengawasan atau lingkungan kerja dan masyarakatnya memang cenderung korupsi. Sungguh banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan perbuatan korupsi.
Dari banyaknya faktor yang mendorong banyaknya korupsi dan manipulasi itu, ternyata penyebabnya yang paling pokok adalah rusaknya moral dan rendahnya akhlaq, serta buruknya etika sosial masyarakat. Akibatnya, tindak korupsi dan etika buruk seperti itu merupakan lingkaran sesat yang harus disirnakan. Kalau tindakan yang tidak etis dan amoral itu terus berkembang hingga menjadi kebiasaan, lalu seakan-akan dianggap manusiawi semata dan dianggap sebagai budaya, maka jelaslah bahwa masyarakat, bangsa dan negara kita berada ditepi jurang kehancuran.
Mengapa demikian? Karena jatuh bangunnya suatu bangsa sesungguhnya disebabkan oleh jatuhnya moralitas bangsa itu sendiri. Sebagaimana dikatakan oleh Penyair Arob, Achmad Syauqi:"Jatuh bangunnya suatu bangsa itu terletak pada moralitasnya. Jika nbangsa itu menjunjung tinggi nilai-nilai moral agama dan hukum, maka ia tegak dan jaya. Namun, jika bangsa itu melecehkan hukum dan moral, maka bangsa itu jatuh terpuruk."
Keadaan yang pincang dan abnormal ini tentu menimbulkan tanda tanya besar, apakah agama belum berperan dalam mendidik akhlaq dan moral bangsa ini? Sebab, persoalan yang gawat ini justru terjadi daidalam masyarakat yang mayoritas Islam KTP, dimana misi ajaran Islam adalah menyempurnakan kemuliaan akhlaq.

Kiranya, guna menyelesaikan permasalahan ini, belum ada alternatif lain, kecuali harus diadakan perubahan yang mendasar dalam kehidupan beragama dan kemasyarakatan kearah kondisi yang di contohkan NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W., sebab kita yakin, bahwa kuatnya iman dan taqwa, pasti akan mencegah seseorang melakukan perbuatan yang melanggar larangan ALLOOH S.W.T., sekalipun berada dalam keadaan miskin, kekurangan atau menderita. Sebaliknya kelemahan iman, memudahkan memalingkan manusia dari ALLOOH S.W.T., sehingga mudah menuruti kemauan nafsunya yang cenderung menjerumuskan ke hal buruk dan korupsi.
Upaya peningkatan iman menuju perilaku sosial yang bebas korupsi ini, efektif dimulai dari para pemimpin, pejabat dan kaum elite. Karena masyarakat cenderung mengikuti pemimpinnya, sehingga perilaku sosial masyarakatnyapun bergantung kepada para pemimpinnya. Jika pemimpin baik, INSyAA ALLOOH rakyatnya baik. Jika pemimpin buruk, rakyatnya buruk. Sesuai pernyataan Imam Ghozali:"Rusaknya rakyat itu disebabkan rusaknya para penguasa atau pemimpin."
Dengan demikian dalam rangka memberantas korupsi, efektif dimulai dari para pemimpin dan pejabat, eksekutif, legislatif, yudikatif dan pejabat non pemerintah dan pengusaha konglomerat. Sebab yang paling berpeluang untuk korupsi adalah orang-orang elit tersebut.
Juga sangat penting ditingkatkan adanya pengawasan melekat yang ketat dengan cara memberi peluang kepada umat/sosial, sebagai gerakan 'amar ma'ruf nahi munkar melalui Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK).



Marilah kita NIAT didalam HATI (memberantas korupsi, kolusi dan manipulasi) dengan LILLAAHI TA-'AALAA, AAMIYN.



Dan marilah kita NIAT ddalam HATI (menyampaikan pentingnya blog ini dan mengajak yang lain juga menyampaikan), INSyAA ALLOOH.










BILLAAHIT TAWFIQ WAL HIDAYAH WAR RIDhO WAL INAYAH.
WASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMATULLOOHI WA BAROKAATUH.

Belajar dari kehidupan NABI IBROHIM 'A.S.

BISMILLAAHIR ROcHMAANIR RO-cHIYM.

Di dalam bulan dZulhijjah, ALLOOH S.W.T. memilih seseorang menjadi sosok yang dimuliakan, yaitu sebagai Nabi dan RosulNYA, dan di abadikan sangat indah didalam ALQUR-AN.

Read more...

SADARLAH WAHAI UMMAT NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.

ASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMATULLOOHI WA BAROKAATUH.
BISMILLAAHIR ROcHMAANIR RO-cHIYM.


Begitu banyak 'A-DzAB ALLOOH S.W.T. yang kita anggap sebagai ujian atau musibah, sedang menimpa diri kita masing-masing.
Kita sering meninggalkan ShOLAT FARDhU berjamaa-'ah di masjid.
Kita makan dan minum memakai tangan kiri.
Kita berburuk sangka sesama muslim.
Kita menghina sesama muslim.
Kita mengolok-olok sesama muslim.
Dan masih banyak lagi 'A-DzAB ALLOOH S.W.T. yang ada didalam diri kita.

Sungguh, sangat memprihatinkan keberadaan umat ISLAM pada beberapa tahun ini, mereka menghina TEAM KERJA LEMBARAN KERJA DA'WAH ILALLOOH sebagai pengemis mengada-ada. Mereka sungguh berada didalam 'A-DzAB ALLOOH S.W.T., ALLOOH S.W.T. beri mereka penyakit hati yaitu hasut fitnah, buruk sangka, mereka menilai diri sendiri yang baik.


KETAHUILAH WAHAI UMMAT NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.

Sesungguhnya, LEMBARAN KERJA ini, sebagai MEDIA SyIAR ISLAM dimana tempat kami berada. Selama 3 tahun ini, tidak ada kerja sama dari TA'MIR MASJID ataupun 'ULAMA' yang mengaku ber MADz-HAB IMAM SyAFI-'I. Sampai kami ada pertanyaan, BENARKAH UMMAT ISLAM di Indonesia termasuk AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH?



TEAM LEMBARAN KERJA DA'WAH ILALLOOH MENGAJAK UMMAT NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W. SUPAYA KEMBALI MURNI DIDALAM PENGAMALAN ALQUR-AN DAN ALHADItS SESUAI MADz-HAB YANG DIYAQINI, KEMUDIAN JUGA MENGAJAK SAUDARA MUSLIM LAINNYA.



BILLAAHIT TAWFIQ WAL HIDAYAH WAR RIDhO WAL INAYAH.
WASSALAAMU 'ALAYKUM WA ROcHMATULLOOHI WA BAROKAATUH.

EMPAT SUMBER 'ILMU AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH.

"EMPAT SUMBER 'ILMU AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH"


Ketika terjadi Pergeseran Nilai Tahta pada tahun 900 M. Terjadilah kerancuan didalam 'ILMU AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH. Sehingga Pengamalan ALQUR-AN dan ALHADIts mengalami Pembauran. Tidal jelas tempat berpijak Ummat NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W. sa-at mengamalkan ALQUR-AN dan ALHADItS.


'ALIM 'ULAMA' memberikan fatwa, bahwa hanya ada 4 SUMBER 'ILMU AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH:

@MADz-HAB MALIKI:
01. ALQUR-AN.
02. Th@RIQ@H R@SUWLULL@@H Sh.'A.W.
03. MANAQIB NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
04. FIRQ@H AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH.
05. MANHAJ SALAFUSh Sh@LIcH.
06. MADz-HAB MALIKI.
07. Th@RIQ@H IMAM MALIKI.
08. MANAQIB IMAM MALIKI.
09. Ummat ISLAM.

@MADz-HAB SyAFI-'I:
01. ALQUR-AN
02. Th@RIQ@H R@SUWLULL@@H Sh.'A.W.
03. MANAQIB NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
04. FIRQ@H AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH.
05. MANHAJ SALAFUSh Sh@LIcH.
06. MADz-HAB SyAFI-'I.
07. Th@RIQ@H 'ALAWIYIN.
08. MANAQIB SyAFI-'I.
09. Ummat ISLAM.

@MADz-HAB cHAMBALI:
01. ALQUR-AN.
02. Th@RIQ@H R@SUWLULL@@H Sh.'A.W.
03. MANAQIB NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
04. FIRQ@H AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH.
05. MANHAJ SALAFUSh Sh@LIcH.
06. MADz-HAB cHAMBALI.
07. Th@RIQ@H Q@DIRIYAH.
08. MANAQIB 'ABDULQ@DIR JAYLANI.
09. Ummat ISLAM.

@MADz-HAB cHANAFI:
01. ALQUR-AN.
02. Th@RIQ@H R@SUWLULL@@H Sh.'A.W.
03. MANAQIB NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
04. FIRQ@H AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH.
05. MANHAJ SALAFUSh Sh@LIcH.
06. MADz-HAB cHANAFI.
07. Th@RIQ@H NAQSh@BANDIYAH.
08. MANAQIB IMAM cHANAFI.
09. Ummat ISLAM.


Sekarang, siapa-siapa sajakah yang dalam kehidupan sehari-hari, secara sadar dan atau khilaf meng 'amalkan 'ILMU yang berada didalam masing-masing SUMBER 'ILMU:

@Jam'iyah FIQH IMAM MALIKI:
01. Jam'iyah Salaf (Wahabi, Manhaj Salaf, Syech Albani, Syech Bin Bas, U-tsaymin).
02. Al-ir-syad.
03. Ikhwanul Muslimin (Hasan Albanna, PKS).
04. Hizbut Tahrir.
05. Muhammadiyah (PAN).
06. LDII.
07. NII.
08. DI/TII.

@Jam'iyah FIQH IMAM SyAFI-'I:
01. Jam'iyah Th@RIQ@H ALAWIYIN.
02. Jam'iyah MANAQIB SyAFI-'I.

@Jam'iyah FIQH cHAMBALI:
01. Jam'iyah MANAQIB 'Abdulqodir Jaylani.
02. Jam'iyah Th@RIQ@H Q@DIRIYAH.

@Jam'iyah FIQH cHANAFI:
01. Jam'iyah MANAQIB cHANAFI.
02. Jam'iyah Th@RIQ@H NAQSh@BANDIYAH.
03. Jam'iyah Kitab Fa-dhilah 'Amal (Mawlana Yusuf Alkandahlawi India).

Jadi, sesungguhnya, tidaklah ada istilah:
01. LINTAS MADz-HAB dalam pengamalan MANAQIB.
02. LINTAS MADz-HAB dalam pengamalan Th@RIQ@H.
03. LINTAS MADz-HAB dalam pengamalan FIQH.

Jika kita benar dalam merujuk Satu MADz-HAB, maka kita dapat merasakan NIKMAT didalam Th@AT KEPADA ALL@@H S.W.T., AAMIYN.

Marilah, kita luruskan 'amal, sesuai MADz-HAB masing-masing.

MASJID ADALAH JANTUNG KAMPUNG

"MASJID ADALAH JANTUNG KAMPUNG"


Jika Masjid baik, maka baiklah kampung.
Jika Masjid jelek, maka jeleklah kampung.

'Alim 'Ulama' menafsirkan:
01*Baiknya Masjid,bukan pada bagusnya bangunan Masjid.
*Jeleknya Masjid, bukan pada jeleknya bangunan Masjid.
02*Baiknya Masjid, ada pada Aturan Main ALL@@H S.W.T. yang Dicontohkan NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
*Jeleknya Masjid, disebabkan Aturan Main Manusia yang mengatasnamakan Kebersihan, Ketertiban, Kehormatan, Keamanan.

Jadi, jika baik 'amal pengurus Masjid, maka baiklah 'amal warga sekitar.
Jika buruk 'amal pengurus Masjid, maka buruklah 'amal warga sekitar.

Contoh:
Adanya maksiat di Masjid oleh para pendatang, maka dikoreksi terlebih awal adalah pengurus Masjid.

MASJID AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH

"MASJID AHLUS SUNNAH WAL JAMAA-'AH"

01. Didirikan karena ALL@@H TA-'AALAA, ber MAKSUD dan TUJUAN mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.
02. Dibangun oleh orang-orang yang mempunyai NIAT didalam HATI (mendirikan MASJID) karena ALL@@H TA-'AALAA, ber MAKSUD dan TUJUAN (mendirikan MASJID) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.
03. Hidup 4 Usaha NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.:
*.DA'WAH ILALL@@H.
*.TA'LIM WA TA-'ALUM.
*.DzIKIR, 'IBADAH, DU-'A.
*.cHIDMAT BIL AkHLAQ NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.
04.Bersih dari kotak 'amal, jariyah, sh@daq@h.
05.Imam Masjid adalah Ketua RT, Ketua RW, Pak Lurah, Pak Camat, Pak Walikota, Pak Bupati, Pak Gubernur, Pak Presiden.

MASJID MERUPAKAN PERWAKILAN RUMAH ALL@@H S.W.T. DI BUMI INI

BISMILLAAHIR R@cHMAANIR R@cHIYM.

"MASJID MERUPAKAN PERWAKILAN RUMAH ALL@@H S.W.T. DI BUMI INI.
".

Seperti halnya rumah yang diamanahkan buat manusia, rumah itu memiliki tata tertib yang dibuat penghuni buat tamu.

Masjid juga ada Tata Tertib. Tata Tertib Masjid dibuat ALL@@H S.W.T., yang dicontohkan R@SUWLULL@@H NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W., yang ditulis didalam KITAB AL UMM Karya IMAM SyAFI-'I, yang disebarkan Para 'ALIM 'ULAMA'.

Jika, Masjid-masjid yang ada sa-at ini kedapatan Tata Tertib yang dibuat hasil musyawar@h manusia, maka Masjid sama dengan Mall, Supermaket, Swalayan, Tempat Hiburan, Hotel. Inilah awal kehancuran fungsi masjid, kemudian hancurlah moral Ummat NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W., menyusullah fitnah yang ditujukan ke Ummat NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.

Wahai Ummat NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W., marilah kita sempurnakan MASJID kita memiliki FUNGSI yang dicontohkan NABI MU-cHAMMAD Sh.'A.W.:
01. Terbuka 24jam/hari, 7hari/minggu, 4minggu/bulan, 12bulan/tahun, 8tahun/windu, berwindu-windu hingga hari kiamah.
02. Siapa pun yang datang ke Masjid adalah Tamu ALL@@H S.W.T.
03. Siapa saja, kapan saja berhak datang ke Masjid, tiada batas waktu yang ditentukan.
04. DKM bukanlah Jabatan Tertinggi di Masjid.
05. DKM adalah Pelayan Masjid.
06. Sebagai Pelayan Masjid, DKM harus Muliakan Tamu ALL@@H S.W.T.
07. Tamu ALL@@H S.W.T. tidak wajib lapor, kecuali Lapor ALL@@H S.W.T. melalui Sh@LAT TA-cHIYATUL MASJID.
08.

R@SUWLULL@@H Sh.'A.W. bersabda: Sesungguhnya apa yang dikerjakan bersama niat.

BISMILLAAHIR R@cHMAANIR R@cHIYM.

R@SUWLULL@@H Sh.'A.W. bersabda:
Sesungguhnya apa yang dikerjakan bersama niat.
Seorang berHIJR@H karena Harta,
maka ia dapatkan Harta.
Seorang berHIJR@H karena Perempuan,
maka ia dapatkan Perempuan.
Seorang berHIJR@H karena ALL@@H,
maka ia dapatkan ALL@@H.

"LAA ILAAHA ILLALL@@H,
MU-cHAMMADUR R@SUWLULL@@H.
Perbaiki NIAT didalam HATI dengan LILLAAHI TA-'AALAA.
Perbaiki VISI dan MISI didalan PERENCANAAN dengan ALQUR-AN dan ALHADItS.
Perbaiki MAKSUD dan TUJUAN didalam PERBUATAN dengan MARDh@@TILLAAH.
AAMIYN."

Aku NIAT didalam HATI (ber-IDIOLOGI) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-IDIOLOGI) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-POLITIK) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-POLITIK) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-EKONOMI) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-EKONOMI) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-SOSIAL) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-SOSIAL) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-BUDAYA) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-BUDAYA) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-PERTAHANAN) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-PERTAHANAN) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ber-KEAMANAN) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-KEAMANAN) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.



Aku NIAT didalam HATI (ber-SyAHADATAYN) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ber-SyAHADATAYN) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (Sh@LAT) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (Sh@LAT) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (PUASA) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (PUASA) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Aku NIAT didalam HATI (ZAKAT) karena ALL@@H TA-'AALAA,
MAKSUD dan TUJUAN ku (ZAKAT) mendapat RI-Dh@ ALL@@H TA-'AALAA.

Katakanlah: LAA ILAAHA ILLALL@@H, kamu pasti dapat kejayaan.

"Wahai manusia, katakanlah:
LAA ILAAHA ILLALL@@H,
kamu pasti dapat kejayaan."


Sudah Lima Ratus tahun ini,
manusia mempunyai keyaqinan:
*kebahagiaan datang,
dengan adanya benda-benda.
*benda-benda datang,
dengan adanya uang.
*uang datang,
dengan adanya kerja.
Ketahuilah,
keyaqinan diatas SALAH.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.

Marilah,
kita ganti berkeyaqinan yang BENAR,
dibawah ini:
*kerja dapat mendatangkan uang,
dengan izin ALL@@H S.W.T.:
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
ada kerja,
ada uang.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
ada kerja,
tidak ada uang.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada kerja,
ada uang.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada kerja,
tidak ada uang.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
*uang dapat mendatangkan benda-benda,
dengan izin ALL@@H S.W.T.:
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
ada uang,
ada benda-benda.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
ada uang,
tidak ada benda-benda.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada uang,
ada benda-benda.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada uang,
tidak ada benda-benda.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
*benda-benda dapat mendatangkan kebahagiaan dengan izin ALL@@H S.W.T.:
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
ada benda-benda,
ada kebahagiaan.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada benda-benda,
ada kebahagiaan.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada benda-benda,
tidak ada kebahagiaan.
>jika ALL@@H S.W.T. menghendaki,
tidak ada benda-benda,
tidak ada kebahagiaan.
LAA ILAAHA ILLALL@@H.
June 2012
S M T W T F S
May 2012July 2012
1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30