"Wellcome to my operamini Tobing79"

Horas...3x....!

Silsilah Dan Asal Usul Marga-Marga Batak dari Si Raja Batak


Horas...Somba marhula hula, Manat mardongan tubu, Elek marboru..


Berikut adalah silsilah marga-marga batak yang berasal dari Si Raja Batak yang disadur dari buku "Kamus Budaya Batak Toba" karangan M.A. Marbun dan I.M.T. Hutapea, terbitan Balai Pustaka, Jakarta, 1987. Silsilah Raja Batak ini dicoba diterjemahkan dalam bentuk postingan biasa, semoga tidak membingungkan bagi pembaca yang kebetulan ingin mencari asal mula marganya SI RAJA BATAK dan keturunannya.

SI RAJA BATAK mempunyai 2 orang putra, yaitu :

1. GURU TATEA BULAN.
2. RAJA ISOMBAON.GURU TATEA BULAN

Dari istrinya yang bernama SI BORU BASO BURNING, GURU TATEA BULAN memperoleh 5 orang putra dan 4 orang putri, yaitu :

- Putra :
a. SI RAJA BIAK-BIAK, pergi ke daerah Aceh.
b. TUAN SARIBURAJA.
c. LIMBONG MULANA.
d. SAGALA RAJA.
e. MALAU RAJA.

- Putri :
1. SI BORU PAREME, kawin dengan TUAN SARIBURAJA.
2. SI BORU ANTING SABUNGAN, kawin dengan TUAN SORIMANGARAJA, putra RAJA ISOMBAON.
3. SI BORU BIDING LAUT, juga kawin dengan TUAN SORIMANGARAJA.
4. SI BORU NAN TINJO, tidak kawin (banci).

TATEA BULAN artinya "TERTAYANG BULAN" = "TERTATANG BULAN".
RAJA ISOMBAON (RAJA ISUMBAON) RAJA ISOMBAON artinya RAJA YANG DISEMBAH. Isombaon kata dasarnya somba (sembah).

Semua keturunan SI RAJA BATAK dapat dibagi atas 2 golongan besar :
a. Golongan TATEA BULAN = Golongan Bulan = Golongan (Pemberi) Perempuan. Disebut juga GOLONGAN HULA-HULA = MARGA LONTUNG.
b. Golongan ISOMBAON = Golongan Matahari = Golongan Laki-laki. Disebut juga GOLONGAN BORU = MARGA SUMBA.

Kedua golongan tersebut dilambangkan dalam bendera Batak (bendera SI SINGAMANGARAJA), dengan gambar matahari dan bulan. Jadi, gambar matahari dan bulan dalam bendera tersebut melambangkan seluruh keturunan SI RAJA BATAK.

SARIBURAJA dan Marga-marga Keturunannya SARIBURAJA adalah nama putra kedua dari GURU TATEA BULAN. Dia dan adik kandungnya perempuan yang bernama SI BORU PAREME dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis).
Mula-mula SARIBURAJA kawin dengan NAI MARGIRING LAUT, yang melahirkan putra bernama RAJA IBORBORON (BORBOR). Tetapi kemudian SI BORU PAREME menggoda abangnya SARIBURAJA, sehingga antara mereka terjadi perkawinan incest.
Setelah perbuatan melanggar adat itu diketahui oleh saudara-saudaranya, yaitu LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA, dan MALAU RAJA, maka ketiga bersaudara tersebut sepakat untuk membunuh SARIBURAJA. Akibatnya SARIBURAJA menyelamatkan diri dan pergi mengembara ke hutan Sabulan meninggalkan SI BORU PAREME yang sedang dalam keadaan hamil.

Ketika SI BORU PAREME hendak bersalin, dia dibuang oleh saudara-saudaranya ke hutan belantara, Tetapi di hutan tersebut SARIBURAJA kebetulan bertemu kembali dengan SI BORU PAREME.
SARIBURAJA datang bersama seekor harimau betina yang sebelumnya telah dipeliharanya menjadi "istrinya" di hutan itu. Harimau betina itulah yang kemudian merawat serta memberi makan SI BORU PAREME di dalam hutan. SI BORU PAREME kemudian melahirkan seorang putra yang diberi nama SI RAJA LONTUNG.

Dari istrinya sang harimau, SARIBURAJA memperoleh seorang putra yang diberi nama SI RAJA BABIAT. Di kemudian hari SI RAJA BABIAT mempunyai banyak keturunan di daerah Mandailing. Mereka bermarga BAYOANGIN, karena selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya.

SARIBURAJA kemudian berkelana ke daeerah Angkola dan seterusnya ke Barus. SI RAJA LONTUNG, Putra pertama dari TUAN SARIBURAJA. Mempunyai 7 orang putra dan 2 orang putri, yaitu :

- Putra :
a. TUAN SITUMORANG, keturunannya bermarga SITUMORANG.
b. SINAGA RAJA, keturunannya bermarga SINAGA.
c. PANDIANGAN, keturunannya bermarga PANDIANGAN.
d. TOGA NAINGGOLAN, keturunannya bermarga NAINGGOLAN.
e. SIMATUPANG, keturunannya bermarga SIMATUPANG.
f. ARITONANG, keturunannya bermarga ARITONANG.
g. SIREGAR, keturunannya bermarga SIREGAR.

- Putri :
a. SI BORU ANAKPANDAN, kawin dengan TOGA SIHOMBING.
b. SI BORU PANGGABEAN, kawin dengan TOGA SIMAMORA.

Karena semua putra dan putri dari SI RAJA LONTUNG berjumlah 9 orang, maka mereka sering dijuluki dengan nama LONTUNG SI SIA MARINA, PASIA BORUNA SIHOMBING SIMAMORA. SI SIA
MARINA = SEMBILAN SATU IBU.

Dari keturunan SITUMORANG, lahir marga-marga cabang LUMBAN PANDE, LUMBAN NAHOR, SUHUTNIHUTA, SIRINGORINGO,
SITOHANG, RUMAPEA, PADANG, SOLIN.

Dari keturunan SINAGA, lahir marga-marga cabang SIMANJORANG, SIMANDALAHI, BARUTU. Dari keturunan PANDIANGAN, lahir
marga-marga cabang SAMOSIR, GULTOM, PAKPAHAN, SIDARI, SITINJAK, HARIANJA.

Dari keturunan NAINGGOLAN, lahir marga-marga cabang RUMAHOMBAR, PARHUSIP, BATUBARA, LUMBAN TUNGKUP, LUMBAN SIANTAR, HUTABALIAN, LUMBAN RAJA, PUSUK, BUATON, NAHULAE.

Dari keturunan SIMATUPANG lahir marga-marga cabang
TOGATOROP (SITOGATOROP), SIANTURI, SIBURIAN.

Dari keturunan ARITONANG, lahir marga-marga cabang OMPU SUNGGU, RAJAGUKGUK, SIMAREMARE.

Dari keturunan SIREGAR, lahir marga-marga cabang SILO, DONGARAN, SILALI, SIAGIAN, RITONGA, SORMIN.

SI RAJA BORBOR Putra kedua dari TUAN SARIBURAJA, dilahirkan
oleh NAI MARGIRING LAUT. Semua keturunannya disebut marga BORBOR. Cucu RAJA BORBOR yang bernama DATU TALADIBABANA (generasi keenam) mempunyai 6 orang putra, yang menjadi asal-usul marga-marga berikut :
1. DATU DALU (SAHANGMAIMA), Keturunan DATU DALU melahirkan marga-marga berikut :
a. PASARIBU, BATUBARA, HABEAHAN, BONDAR, GORAT.
b. TINENDANG, TANGKAR.
c. MATONDANG.
d. SARUKSUK.
e. TARIHORAN.
f. PARAPAT.
g. RANGKUTI.

2. SIPAHUTAR, keturunannya bermarga SIPAHUTAR.
3. HARAHAP, keturunannya bermarga HARAHAP.
4. TANJUNG, keturunannya bermarga TANJUNG.
5. DATU PULUNGAN, keturunannya bermarga PULUNGAN.
6. SIMARGOLANG, keturunannya bermarga SIMARGOLANG.

Keturunan DATU PULUNGAN melahirkan marga-marga LUBIS dan HUTASUHUT. LIMBONG MULANA dan Marga-marga Keturunannya LIMBONG MULANA adalah putra ketiga dari GURU TATEA BULAN. Keturunannya bermarga LIMBONG. Dia mempunyai 2 orang putra, yaitu PALU ONGGANG dan LANGGAT LIMBONG.
Putra dari LANGGAT LIMBONG ada 3 orang. Keturunan dari putranya yang kedua kemudian bermarga SIHOLE dan keturunan dari putranya yang ketiga kemudian bermarga HABEAHAN. Yang lainnya tetap memakai marga induk, yaitu LIMBONG.

SAGALA RAJA Putra keempat dari GURU TATEA BULAN. Sampai sekarang keturunannya tetap memakai marga SAGALA.

LAU RAJA dan Marga-marga Keturunannya LAU RAJA adalah putra kelima dari GURU TATEA BULAN. Keturunannya bermarga MALAU. Dia mempunyai 4 orang putra, yaitu :
a. PASE RAJA, keturunannya bermarga PASE.
b. AMBARITA, keturunannya bermarga AMBARITA.
c. GURNING, keturunannya bermarga GURNING.
d. LAMBE RAJA, keturunannya bermarga LAMBE. Salah seorang keturunan LAU RAJA diberi nama MANIK RAJA, yang kemudian menjadi asal-usul lahirnya marga MANIK.

TUAN SORIMANGARAJA dan Marga-marga KeturunannyaTUAN SORIMANGARAJA adalah putra pertama dari RAJA ISOMBAON. Dari ketiga putra RAJA ISOMBAON, dialah satu-satunya yang tinggal di Pusuk Buhit (di Tanah Batak). Istrinya ada 3 orang, yaitu :
a. SI BORU ANTING MALELA (NAI RASAON), putri dari GURU TATEA BULAN.
b. SI BORU BIDING LAUT (NAI AMBATON), juga putri dari GURU TATEA BULAN.
c. SI BORU SANGGUL HAOMASAN (NAI SUANON).

SI BORU ANTING MALELA melahirkan putra yang bernama TUAN SORBA DJULU (OMPU RAJA NABOLON), gelar NAI AMBATON.

SI BORU BIDING LAUT melahirkan putra yang bernama TUAN SORBA DIJAE (RAJA MANGARERAK), gelar NAI RASAON.
SI BORU SANGGUL HAOMASAN melahirkan putra yang bernama TUAN SORBADIBANUA, gelar NAI SUANON.

NAI AMBATON (TUAN SORBA DJULU / OMPU RAJA NABOLON) Nama (gelar) putra sulung TUAN SORIMANGARAJA lahir dari istri pertamanya yang bernama NAI AMBATON. Nama sebenarnya adalah OMPU RAJA NABOLON, tetapi sampai sekarang keturunannya bermarga NAI AMBATON menurut nama ibu leluhurnya.NAI AMBATON mempunyai 4 orang putra, yaitu :
a. SIMBOLON TUA, keturunannya bermarga SIMBOLON.
b. TAMBA TUA, keturunannya bermarga TAMBA.
c. SARAGI TUA, keturunannya bermarga SARAGI.
d. MUNTE TUA, keturunannya bermarga MUNTE (MUNTE, NAI MUNTE, atau DALIMUNTE). Dari keempat marga pokok tersebut, lahir marga-marga cabang sebagai berikut (menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W. Hutagalung) :

a. Dari SIMBOLON : TINAMBUNAN, TUMANGGOR, MAHARAJA, TURUTAN, NAHAMPUN, PINAYUNGAN. Juga marga-marga BERAMPU dan PASI.
b. Dari TAMBA : SIALLAGAN, TOMOK, SIDABUTAR, SIJABAT, GUSAR, SIADARI, SIDABOLAK, RUMAHORBO, NAPITU.
c. Dari SARAGI : SIMALANGO, SAING, SIMARMATA, NADEAK, SIDABUNGKE.
d. Dari MUNTE : SITANGGANG, MANIHURUK, SIDAURUK, TURNIP, SITIO, SIGALINGGING.

Keterangan lain mengatakan bahwa NAI AMBATON mempunyai 2 orang putra, yaitu SIMBOLON TUA dan SIGALINGGING.
SIMBOLON TUA mempunyai 5 orang putra, yaitu SIMBOLON, TAMBA, SARAGI, MUNTE, dan NAHAMPUN. Walaupun keturunan NAI AMBATON sudah terdiri dari berpuluih-puluh marga dan sampai sekarang sudah lebih dari 20 sundut (generasi), mereka masih mempertahankan Ruhut Bongbong, yaitu peraturan yang melarang perkawinan antar sesama marga keturunan NAI AMBATON.
Catatan mengenai OMPU BADA, menurut buku "Tarombo Marga Ni Suku Batak" karangan W. Hutagalung, OMPU BADA tersebut adalah keturunan NAI AMBATON pada sundut kesepuluh.Menurut keterangan dari salah seorang keturunan OMPU BADA (MPU BADA) bermarga GAJAH, asal-usul dan silsilah mereka adalah sebagai berikut :
a. MPU BADA ialah asal-usul dari marga-marga TENDANG, BUNUREA, MANIK, BERINGIN, GAJAH, dan BARASA.
b. Keenam marga tersebut dinamai SIENEMKODIN (Enem = enam, Kodin = periuk) dan nama tanah asal keturunan MPU BADA pun dinamai SIENEMKODIN.
c. MPU BADA bukan keturunan NAI AMBATON, juga bukan keturunan SI RAJA BATAK dari Pusuk Buhit.
d. Lama sebelum SI RAJA BATAK bermukim di Pusuk Buhit, OMPU BADA telah ada di tanah Dairi. Keturunan MPU BADA merupakan ahli-ahli yang trampil (pawang) untuk mengambil serta mengumpulkan kapur barus yang diekspor ke luar negeri selama berabad-abad.
e. Keturunan MPU BADA menganut sistem kekerabatan Dalihan Natolu seperti yang dianut oleh saudara-saudaranya dari Pusuk Buhit yang datang ke tanah Dairi dan Tapanuli bagian barat.

NAI RASAON (RAJA MANGARERAK) : nama (gelar) putra kedua dari TUAN SORIMANGARAJA, lahir dari istri kedua TUAN SORIMANGARAJA yang bernama NAI RASAON. Nama sebenarnya ialah RAJA MANGARERAK, tetapi hingga sekarang semua keturunan RAJA MANGARERAK lebih sering dinamai orang NAI RASAON. RAJA MANGARERAK mempunyai 2 orang putra, yaitu RAJA MARDOPANG dan RAJA MANGATUR.

Ada 4 marga pokok dari keturunan RAJA MANGARERAK :
a. Dari RAJA MARDOPANG, menurut nama ketiga putranya, lahir marga-marga SITORUS, SIRAIT, dan BUTAR BUTAR.
b. Dari RAJA MANGATUR, menurut nama putranya, TOGA MANURUNG, lahir marga MANURUNG. Marga PANE adalah marga cabang dari SITORUS.
NAI SUANON (TUAN SORBADIBANUA) : nama (gelar) putra ketiga dari TUAN SORIMANGARAJA, lahir dari istri ketiga TUAN SORIMANGARAJA yang bernama NAI SUANON. Nama sebenarnya
ialah TUAN SORBADIBANUA, dan di kalangan keturunannya lebih sering dinamai TUAN SORBADIBANUA. TUAN SORBADIBANUA mempunyai 2 orang istri dan memperoleh 8 orang putra. Dari istri pertama (putri SARIBURAJA) :
a. SI BAGOT NI POHAN, keturunannya bermarga POHAN.
b. SI PAET TUA.
c. SI LAHI SABUNGAN, keturunannya bermarga SILALAHI.
d. SI RAJA OLOAN.
e. SI RAJA HUTA LIMA. Dari istri kedua (BORU SIBASOPAET, putri Mojopahit) :
a. SI RAJA SUMBA.
b. SI RAJA SOBU.
c. TOGA NAIPOSPOS, keturunannya bermarga NAIPOSPOS. Keluarga TUAN SORBADIBANUA bermukim di Lobu Parserahan - Balige. Pada suatu ketika, terjadi peristiwa yang unik dalam keluarga tersebut. Atas ramalan atau anjuran seorang datu, TUAN SORBADIBANUA menyuruh kedelapan putranya bermain perang-perangan. Tanpa sengaja, mata SI RAJA HUTA LIMA terkena oleh lembing SI RAJA SOBU. Hal tersebut
mengakibatkan emosi kedua istrinya beserta putra-putra mereka masing-masing, yang tak dapat lagi diatasi oleh TUAN SORBADIBANUA. Akibatnya, istri keduanya bersama putra-putranya yang 3 orang pindah ke Lobu Gala-gala di kaki gunung Dolok Tolong sebelah barat.
Keturunan TUAN SORBADIBANUA berkembang dengan pesat, yang melahirkan lebih dari 100 marga hingga dewasa ini.

Keturunan SI BAGOT NI POHAN melahirkan marga dan marga cabang berikut :
a. TAMPUBOLON, BARIMBING, SILAEN.
b. SIAHAAN, SIMANJUNTAK, HUTAGAOL, NASUTION.
c. PANJAITAN, SIAGIAN, SILITONGA, SIANIPAR, PARDOSI.
d. SIMANGUNSONG, MARPAUNG, NAPITUPULU, PARDEDE.

Keturunan SI PAET TUA melahirkan marga dan marga cabang berikut :
a. HUTAHAEAN, HUTAJULU, ARUAN.
b. SIBARANI, SIBUEA, SARUMPAET.
c. PANGARIBUAN, HUTAPEA

Keturunan SI LAHI SABUNGAN melahirkan marga dan marga cabang berikut :
a. SIHALOHO.
b. SITUNGKIR, SIPANGKAR, SIPAYUNG.
c. SIRUMASONDI, RUMASINGAP, DEPARI.
d. SIDABUTAR.
e. SIDABARIBA, SOLIA.
f. SIDEBANG, BOLIALA.
g. PINTUBATU, SIGIRO.
h. TAMBUN (TAMBUNAN), DOLOKSARIBU, SINURAT, NAIBORHU, NADAPDAP, PAGARAJI, SUNGE, BARUARA, LUMBAN PEA, LUMBAN GAOL.

Keturunan SI RAJA OLOAN melahirkan marga dan marga cabang berikut:
a. NAIBAHO, UJUNG, BINTANG, MANIK, ANGKAT, HUTADIRI, SINAMO, CAPA.
b. SIHOTANG, HASUGIAN, MATANIARI, LINGGA, MANIK.
c. BANGKARA.
d. SINAMBELA, DAIRI.
e. SIHITE, SILEANG.
f. SIMANULLANG.

Keturunan SI RAJA HUTA LIMA melahirkan marga dan marga cabang berikut:
a. MAHA.
b. SAMBO.
c. PARDOSI, SEMBIRING MELIALA.

Keturunan SI RAJA SUMBA melahirkan marga dan marga cabang berikut:
a. SIMAMORA, RAMBE, PURBA, MANALU, DEBATARAJA, GIRSANG, TAMBAK, SIBORO.
b. SIHOMBING, SILABAN, LUMBAN TORUAN, NABABAN, HUTASOIT, SITINDAON, BINJORI.

Keturunan SI RAJA SOBU melahirkan marga dan marga cabang berikut:
a. SITOMPUL.
b. HASIBUAN, HUTABARAT, PANGGABEAN, HUTAGALUNG, HUTATORUAN, SIMORANGKIR, HUTAPEA, LUMBAN TOBING, MISMIS.

Keturunan TOGA NAIPOSPOS melahirkan marga dan marga cabang berikut:
a. MARBUN, LUMBAN BATU, BANJARNAHOR, LUMBAN GAOL, MEHA, MUNGKUR, SARAAN.
b. SIBAGARIANG, HUTAURUK, SIMANUNGKALIT, SITUMEANG.

***DONGAN SAPADAN (TEMAN SEIKRAR, TEMAN SEJANJI)

Dalam masyarakat Batak, sering terjadi ikrar antara suatu marga dengan marga lainnya. Ikrar tersebut pada mulanya terjadi antara satu keluarga
dengan keluarga lainnya atau antara sekelompok keluarga dengan sekelompok keluarga lainnya yang marganya berbeda. Mereka berikrar akan memegang teguh janji tersebut serta memesankan kepada keturunan masing-masing untuk tetap diingat, dipatuhi, dan dilaksanakan dengan setia. Walaupun berlainan marga, tetapi dalam setiap marga pada umumnya ditetapkan ikatan, agar kedua belah pihak yang berikrar itu saling menganggap sebagai dongan sabutuha (teman semarga). Konsekuensinya adalah bahwa setiap pihak yang berikrar wajib menganggap putra dan putri dari teman ikrarnya sebagai putra dan putrinya sendiri. Kadang-kadang ikatan kekeluargaan karena ikrar atau padan lebih erat daripada ikatan kekeluargaan karena marga. Karena ada perumpamaan Batak mengatakan sebagai berikut: "Togu urat ni bulu, toguan urat ni padang; Togu nidok ni uhum, toguan nidok ni padan", artinya: "Teguh akar bambu, lebih teguh akar rumput; Teguh ikatan hukum, lebih teguh ikatan janji". Masing-masing ikrar tersebut mempunyai riwayat tersendiri. Marga-marga yang mengikat ikrar antara lain adalah:
a. MARBUN dengan SIHOTANG.
b. PANJAITAN dengan MANULLANG.
c. TAMPUBOLON dengan SITOMPUL.
d. SITORUS dengan HUTAJULU - HUTAHAEAN - ARUAN.
e. NAHAMPUN dengan SITUMORANG.

CATATAN TAMBAHAN:

1. Selain PANE, marga-marga cabang lainnya dari SITORUS adalah BOLTOK dan DORI.

2. Marga-marga PANJAITAN, SILITONGA, SIANIPAR, SIAGIAN, dan PARDOSI tergabung dalan suatu punguan (perkumpulan) yang bernama TUAN DIBANGARNA.
Menurut yang saya ketahui, dahulu antar seluruh marga TUAN DIBANGARNA ini tidak boleh saling kawin. Tetapi entah kapan ada perjanjian khusus antara marga SIAGIAN dan PANJAITAN, bahwa sejak saat itu antar mereka (kedua marga itu) boleh saling kawin.

3. Marga SIMORANGKIR adalah salah satu marga cabang dari PANGGABEAN. Marga-marga cabang lainnya adalah LUMBAN RATUS dan LUMBAN SIAGIAN.

4. Marga PANJAITAN selain mempunyai ikatan janji (padan) dengan marga SIMANULLANG, juga dengan marga-marga SINAMBELA dan SIBUEA.

5. Marga SIMANJUNTAK terbagi 2, yaitu HORBOJOLO dan HORBOPUDI. Hubungan antara kedua marga cabang ini tidaklah harmonis alias bermusuhan selama bertahun-tahun, bahkan sampai sekarang. (mereka yang masih bermusuhan sering dikecam oleh batak lainnya dan dianggap batak bodoh)

6. TAMPUBOLON mempunyai putra-putra yang bernama BARIMBING, SILAEN, dan si kembar LUMBAN ATAS & SIBULELE. Nama-nama dari mereka tersebut menjadi nama-nama marga cabang dari TAMPUBOLON (sebagaimana biasanya cara pemberian nama marga cabang pada marga-marga lainnya).

7. Pada umumnya, jika seorang mengatakan bahwa dia bermarga SIAGIAN, maka itu adalah SIAGIAN yang termasuk TUAN DIBANGARNA, jadi bukan SIAGIAN yang merupakan marga cabang dari SIREGAR ataupun LUMBAN SIAGIAN yang merupakan marga cabang dari PANGGABEAN. Selanjutnya biasanya marga SIAGIAN dari TUAN DIBANGARNA akan bertarombo kembali menanyakan asalnya dan nomor keturunan. Kebetulan saya marga SIAGIAN dari PARPAGALOTE.

8. Marga SIREGAR, selain terdapat di suku Batak Toba, juga terdapat di suku Batak Angkola (Mandailing). Yang di Batak Toba biasa disebut "Siregar Utara", sedangkan yang di Batak Angkola (Mandailing) biasa disebut "Siregar Selatan".

9. Marga-marga TENDANG, BUNUREA, MANIK, BERINGIN, GAJAH, BARASA, NAHAMPUN, TUMANGGOR, ANGKAT, BINTANG, TINAMBUNAN, TINENDANG, BARUTU, HUTADIRI, MATANIARI, PADANG, SIHOTANG, dan SOLIN juga terdapat di suku Batak Pakpak (Dairi).

10. Di suku Batak Pakpak (Dairi) terdapat beberapa padanan marga yaitu:
a. BUNUREA disebut juga BANUREA.
b. TUMANGGOR disebut juga TUMANGGER.
c. BARUTU disebut juga BERUTU.
d. HUTADIRI disebut juga KUDADIRI.
e. MATANIARI disebut juga MATAHARI.
f. SIHOTANG disebut juga SIKETANG.

11. Marga SEMBIRING MELIALA juga terdapat di suku Batak Karo. SEMBIRING adalah marga induknya, sedangkan MELIALA adalah salah satu marga cabangnya.

12. Marga DEPARI juga terdapat di suku Batak Karo. Marga tersebut juga merupakan salah satu marga cabang dari SEMBIRING.

13. Jangan keliru (bedakan):
a. SITOHANG dengan SIHOTANG.
b. SIADARI dengan SIDARI.
c. BUTAR BUTAR dengan SIDABUTAR.
d. SARAGI (Batak Toba) tanpa huruf abjad "H" dengan SARAGIH (Batak Simalungun) ada huruf abjad "H".

14. Entah kebetulan atau barangkali memang ada kaitannya, marga LIMBONG juga terdapat di suku Toraja di pulau Sulawesi.

15. Marga PURBA juga terdapat di suku Batak Simalungun.

Mauliate godang, Horas.........

Koneksi Handphone dengan PC Windows XP melalui Kabel DataUFO

Comments

Unregistered user Friday, March 27, 2009 5:06:33 AM

Eliezer Sigiro writes: horas.... au marga sigiro do... maju torus buat Sigiro pintu batu.. horass...

Unregistered user Monday, May 25, 2009 6:34:31 AM

ivan turnip writes: maju trus untuk m'pererat tali /saudaraan...GBU

Unregistered user Tuesday, June 16, 2009 2:59:38 AM

Fhariz Sihite writes: Maju Terus Bangso Batak

Unregistered user Wednesday, June 17, 2009 7:10:23 PM

Yan Hrp writes: Mrga Harahap bkn'a sm dng Bayo Angin? Di Selatan Mrga Harahap dsbut Bayo Angin... Tp dr pnjelasn diats, Mrga harahap g sm dng Bayo Angin? Bingung...

Unregistered user Monday, June 22, 2009 4:46:08 PM

leijon pasaribu writes: Menurut saya masih banyak yang kurang lengkap dengan silsilah ini.dan juga masih banyak yang salah.jasi tolonglah diperbaiki lagi.he...he..Maju terus orang batak ya,jangan pernah menyerah

Unregistered user Thursday, June 25, 2009 9:49:34 PM

gian writes: ini informasi yang sangat bagus,agar org 2x batak bisa belajar tentang silsilah siraja batak,terimakasih.halak batak berjuang terus....

Unregistered user Saturday, June 27, 2009 2:47:31 PM

manurung writes: horas.....maju terus batak,ak bangga jd orang batak jangan menyerah orang batak gbu...

Unregistered user Friday, July 3, 2009 6:09:45 AM

manullang writes: horas..... maju terus orang batak... SEMANGAT:).....

Unregistered user Thursday, July 16, 2009 8:28:19 AM

Isrul Harahap writes: Saya jg agak bingung, n tolong dijelasin sm yang tau.. dari kecil kami di.blg bayo angin, n yg anak prempuan' dipanggil boru angin, dari tarombo diatas kyk.nya ngga sama dech Harahap dgn Bayo angin, atau mana yg betul ya? bantuin donG..

Unregistered user Wednesday, July 22, 2009 3:48:36 AM

Anonymous writes: wah tanya sama raja adat yang pandailah di daerahmu.biar ngak bingung tarombomu...........

Unregistered user Wednesday, July 22, 2009 3:51:20 AM

tobing writes: betul itu lae manullang..........maju trus orang batak.......tapi kebanyakan orang batak klo uda maju sukses malah sombong .molo adong mobil mewah nga hera raja takur.

Unregistered user Thursday, July 23, 2009 10:39:48 AM

Anonymous writes: molo ahu marga manik....jangan malu jadi orang batak....mari kita lestarikan budaya batak.....horas

Unregistered user Thursday, August 13, 2009 8:45:57 AM

Anonymous writes: ai au hasibuan...oppungmu, lengkapi dulu dari golongan si raja sobu olo.

Unregistered user Thursday, August 13, 2009 4:34:35 PM

kristop ferri simalango writes: Horas bangsa batak.......... pada marga silalahi sabungan terdapat cabang yang bermarga/bernama sidabutar disini saya mau ngasi komentar sedikit/bertanya? marga sidabutar bukannya marga parna?,dan pada silalahi sabungan mungkin sinabutar mauliate''

Unregistered user Monday, September 21, 2009 11:30:45 AM

BAYO PANE writes: HORAAAAAAAASSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! AU BAYO TORUS PANE ,AYO MAJU TORUSMARGA PANE LAO TU MANCA NEGARA

Unregistered user Monday, September 21, 2009 11:31:43 AM

BAYO PANE writes: HORAAAAAAAASSS!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! AU BAYO TORUS PANE ,AYO MAJU TORUSMARGA PANE LAO TU MANCA NEGARA

Unregistered user Monday, September 21, 2009 11:40:51 AM

z@N pan3 writes: bahhhh...botul,,,,,,,,doi apppara ai ulang lpa tu luat hatuboan molo dung i kursi panas i

Unregistered user Monday, September 21, 2009 11:41:48 AM

z@N pan3 writes: bahhhh...botul,,,,,,,,doi apppara ai ulang lpa tu luat hatuboan molo dung i kursi panas i

Unregistered user Tuesday, September 29, 2009 4:51:44 AM

Anonymous writes: Dari penjelasan marga-marga diketurunan yang dibawah kemungkinan telah mendekati keturunannya dan juga perjanjiannya, tapi pada penjelasan dari awal siraja batak tiba-tiba ada timbul marga lain dan tidak jelas kerunan siapa Mis. Siraja Lontung keturunan dari Tuan Sariburaja memiliki 7 anak dan 2 putri, dimana kedua putri menikah dengan Toga Sihombing dan Toga Simamora, dimana pertaliannya... jadi tolong diperjelas lagi,,,, Kita harus bangga menjadi orang batak, maka jangan pernah lupa pakai marga,,,,horas...

Unregistered user Wednesday, September 30, 2009 10:04:55 AM

ales Rumapea writes: memang orang batak sangat terkenal,tapi kok mau orang batak menjadi muslim.saya minta jangan terulang lagi donk.maju terus orang batak......................................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!***************^^^^^^^^^^^^^^$$$$$$$$$########@@@@@@@@@@@@@

Unregistered user Thursday, October 8, 2009 7:47:34 AM

Munawwar Panggabean writes: Saya Munawwar...Panggabean Lumban Ratus kalau tidak salah Nomor 18. Ayah, kakek, buyut, Ayah buyut Karimun Panggabean sudah muslim. Jadi dari cabang keluaraga kami saja sudah banyak yang muslim. Umur saya sekarang 35 tahun, 4 generasi ke belakang lebih kurang hidup pada abad ke 19. Kami menjadi muslim dengan bahagia dan senang hati. Salam,

Unregistered user Wednesday, October 14, 2009 12:36:34 AM

Anonymous writes: horas... bagus kali ba ad kayak gini...

Unregistered user Monday, November 9, 2009 9:30:22 AM

Anonymous writes: janganlah membicarakan perbedaan agama disini, kita semua keturunan batak walaupun agamanya berbeda,.... horass...

Unregistered user Monday, November 9, 2009 10:04:36 AM

Anonymous writes: Horasssssssssssss dihamu sude akka bangso Bataki, jala gabe ma sude akka na taulahon di portibion. GBU

Unregistered user Monday, November 9, 2009 9:32:43 PM

sinar antonius.sagala writes: Horas.....saluhutna....!! maju trus batak....

Unregistered user Wednesday, November 11, 2009 8:25:42 AM

Hutapea writes: Kita perlu menggali lagi dari berbagai sumber/versi(karna batak ini cenderung dari versi marganya sendiri seolah-olah dia yang paling baik jadi tidak obyektif)kesemua itu dipaduserasikan sehingga dapat diperoleh silsilah yang paling akurat dan rinci dari seluruh marga dan penyebarannya dengan dengan tidak lupa menggunakan ilmu-ilmu pengatahuan seperti antropologi, arkeologi dengan teknologi senyawa karbon untuk mendeteksi tahun kejadian. Diharapkan bukan hanya silsilah tetapi peninggalan, kitab-kitab , budaya, bahasa, huruf batak dan semua yang belum terkover.

Unregistered user Saturday, December 5, 2009 9:24:23 AM

alex writes: molo na hu boto 5 anak 5 boru do...!

Unregistered user Sunday, December 6, 2009 6:52:26 AM

Anonymous writes: Coba dibuat rootnya agar lebih jelas, sebab agak sulit menghafalnya sebab pembahasannya tidak sistematis. jadi coba dibuat rootnya. Selanjutnya,masalah silsilah batak memang biasanya disampaikan dari mulut kemulut, berbeda dengan silsilah raja jawa yang sudah dipublikasikan. sebenarnya bila dapat tulisan batak asli maka dapat ditelusuri lebih dalam. Coba baca tulisan soritua mangaraja siregar kontroversial dan diterbitkan tahun 64 tulisannya berasal dari awal abad ke 20. Masalah agama jgn dipersoalkan, itulah sebenarnya penyebab perpecahan org batak dr selatan dan dari utara, akar masalahnya adalah invasi tuanku nanrence pd perang bonjol yg mengakibatkan org selatan memeluk muslim. Tadinya org batak memeluk agama animisme. Jd kita tdk perlu membedakan agama karena agama itu adalah hak pribadi yg hakiki, itulah sebabnya org selatan tdk mau mengakui marganya dan malu membuat marga (tp tdk semua, hanya sebahagian). horas smg asal usul org batak perlu lagi digali.

Unregistered user Sunday, December 6, 2009 3:54:07 PM

sinagasaragi writes: keren yak! dapat sumber drmn? anda marga apa?

Unregistered user Sunday, December 20, 2009 9:28:09 AM

hutasuhut'z writes: horas ma dihita sude aka ami..... hidup marga hutasuhut dimanapun berada..... bravooooooooo....

Unregistered user Sunday, December 20, 2009 9:29:44 AM

parbaligenauli writes: marga di balige smw mari bersatummbangun balige tercinta mjd balige pnuh harapan bg tanah air indonesia,ammmiiiii....

Unregistered user Thursday, December 24, 2009 11:58:46 AM

pomparan Raja Lumban Tobing Parganagana writes: mauliate dihita sude,hita akka halak batak ikkon taboto tarombo ta jala mangido au tu akka penulis na pirsangapan,au gabe binggung do au akka tarombo naadong saonnari alana menurut tarombo na pinodahon natua tua niba berbeda do dohot na tertulis jala setiap penulis berbeda pendapat mambaen hami akka naposo nuaeng gabe bingung didia do na tarombo i,jadi ajari hamu hami akka naposo nuaeng asa gabe halak batak siboto uhum jala siboto adat hami. Mauliate.

Unregistered user Thursday, December 24, 2009 12:03:13 PM

pomparan Raja Lumban Tobing Parganagana writes: mauliate dihita sude,hita akka halak batak ikkon taboto tarombo ta jala mangido au tu akka penulis na pirsangapan,au gabe binggung do au akka tarombo naadong saonnari alana menurut tarombo na pinodahon natua tua niba berbeda do dohot na tertulis jala setiap penulis berbeda pendapat mambaen hami akka naposo nuaeng gabe bingung didia do na tarombo i,jadi ajari hamu hami akka naposo nuaeng asa gabe halak batak siboto uhum jala siboto adat hami. Mauliate.

Unregistered user Thursday, December 24, 2009 12:06:34 PM

pomparan Raja Lumban Tobing Parganagana writes: mauliate dihita sude,hita akka halak batak ikkon taboto tarombo ta jala mangido au tu akka penulis na pirsangapan,au gabe binggung do akka tarombo naadong saonnari alana menurut tarombo na pinodahon natua tua niba berbeda do dohot na tertulis jala setiap penulis berbeda pendapat mambaen hami akka naposo nuaeng gabe bingung didia do na toho tarombo i,jadi ajari hamu hami akka naposo nuaeng asa gabe halak batak siboto uhum jala siboto adat hami. Mauliate.

Unregistered user Tuesday, December 29, 2009 10:44:10 AM

Parningotan Hutapea writes: mauliate dihita sude, horas,,,,, sehat sehat semua.

Unregistered user Wednesday, January 6, 2010 9:40:26 PM

B.Gintings (Karo) writes: kenapa perbedaan agama yg kita permasalahkan, kalau dirunut kebelakang,apa rupanya agama asli orang batak ?

Unregistered user Saturday, January 9, 2010 1:08:12 AM

Zulfahri Siagian writes: fra tolongla dibuatkan gambar tarombo siagian kan kebetulan fra siagian jg...

Unregistered user Friday, January 15, 2010 2:52:51 PM

lahmuddin sitorus writes: buat lae ales rumapea... alhamdulillah saya sudah muslim dari ompung2 saya, jg dari pihak ibu saya yang boru marpaung. saya menanggapi komntr anda "knpa orang batak mau jadi muslim", lalu saya mau bertanya pula : " "knpa orang batak mau jadi kristen?", saya kira pertanyaan anda yg semacam itu, perlu anda kaji kembali sebelum terlontar. karna menurut saya pendapat2 semacam itu tidaklah pantas diutarakan, karna suku dan agama itu adalh 2(dua) hal yg terpisah yg masing2 manusianya bebas menentukan agamanya terlepas dari suku apa orang tsb. jd marilah kita jaga kehormatan kita ORANG BATAK ini dengan tidak memunculkan hal2 yag sepertinya dilakukan oleh orang2 yag kurang berpendidikan dan pergaulan. Jadi HORAS MA DI HITA SUDE AKKA HALAK BATAK ON.....

Unregistered user Wednesday, January 20, 2010 4:31:27 PM

Sidabutar writes: Horas, tolong kalau ada yang punya silsila sidabutar di kirim dong atau webnya. nixsonsaragi@yahoo.com ( anak sidabutar berapa dan selanjutnya kebawah)Mauliate. Horas

Unregistered user Thursday, January 21, 2010 9:38:11 AM

Anonymous writes: au marga purba....margoar si jimmy masaai mantap do karangan di haLAK lae

Unregistered user Monday, January 25, 2010 8:06:29 AM

Anonymous writes: buat penulis jangan terlalu gampang mempublikasikan silsilah yang berasal dari satu sumber, belajar lagi donk.... horasssss...

Unregistered user Wednesday, February 10, 2010 5:28:43 AM

Anonymous writes: Memang orang batak banyak yang sudah maju.tapi kenapa mau masuk kristen,lain kali jangan terulang lagi dong.buat lae rumapea..!@#$%^&* kacian deh looooo tak bisa bedain AGAMA sama AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAADAT...BUSYET..!!!!

Unregistered user Wednesday, February 10, 2010 5:43:39 PM

Anonymous writes: jangan lah bawa bawa masalah akidah dan keyakinan di sini..itu hak asasi yang paling asasi..hormati amsing-masing apalagi amsih satu kerabat semua..halak batak....jangan sampai hanya karena perbedaan keyakinan jadi rusak persaudaraan dan perdamaian hita...

Unregistered user Wednesday, February 10, 2010 7:48:02 PM

$iT0Ru5 writes: AKU BANGGA MENJADI ORANG BATAK,KALAU KEMANA PUN AQ PERGI,AKU MERASA AMAN,KARENA ADANYA MARGA,JADI UNTUK APA KITA MALU PAKE MARGA KITA. ISTILAH BAHASA INGGRISNYA."MAGULING MUDAR I MOLO PAJUPPANG DOHOT HALAK BATAK DI PANGARANTAUAN"TANPA ADANYA PERBEDAAN AGAMA,KARENA KITA 1 RUMPUN,1 OPPUNG HHHHHHHHHHHHHHHHHHHHOOOOOOOOOOOORRRRRRRRRRRRRRAAAAAAAAAAAAAAASSSSSSSSSSSSSS MA DI HITA SUDE................!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Unregistered user Wednesday, February 10, 2010 8:04:16 PM

Anonymous writes: alai boasa godang Halak Hita Batak DANG DI BOTO MARHATA BATAK ate? ALASAN na hu boto molo hu sukkun halak batak na hu jumpangi: 1.alani nga leleng tinggal di kota sian mulai gelleng dohot tubu na di kota.alai boasa boi ahu na sian mulai geleng boi marhata batak?sanga dope hami tinggal di lingkungan na so Halak Batak,alai boi ahu mahata batak 2.MAILLA INNA DA,SAMPAI DANG DI PAKE MARGA MANANG BORU NA(BOASA BOI SONGON NI ATE?) 3.DANG DI AJARI NATORAS NA 4.ASA DI DOKHON HALAK NA MODERN 5.GODANG MA ALASAN NI HALAK NA HU JUPPANGI BOASA BOI SONGON I ATE? JADI SARAN SIAN AHU,DI BAEN MA SIKOLLA MARSIAJAR BAHASA BATAK,ADAT ISTIADAT NA,POKOK NA HOLAN BATAK MA SUDE

Unregistered user Saturday, February 13, 2010 2:38:33 AM

Anonymous writes: Ada yang tau dimana bisa beli poster silsilah batak (seperti pohon beringin itu)krn disitu lengkap dan jelas.. Adongdo namamboto? bisa dipesan?

Unregistered user Saturday, February 13, 2010 9:13:18 AM

posan writes: horas lae, ini dengan lae ronald tobing yg pernah kerja di gihon ya....salam dari marbun.

Unregistered user Tuesday, February 16, 2010 8:43:00 AM

Ramirez writes: Bos.....tolong d ralat kata2 Lo yg menyatakan Simanjuntak antara Horbojolo & Horbopudi(mereka yang masih bermusuhan sering dikecam oleh batak lainnya dan dianggap batak bodoh) Opung mu kali yang BODOH...... Itu sejarah Bos.....

Unregistered user Monday, February 22, 2010 3:39:50 PM

Anonymous writes: eh itu kan dikutip dari buku. lo klo mo suruh ralat ya suruh yg nulis. ga usah bawa2 opung.

Unregistered user Thursday, February 25, 2010 8:48:04 PM

Anonymous writes: unang mar badai hamu mekkel halak bangsa na nasing mamereng hita sai marbadai.ok

Write a comment

New comments have been disabled for this post.