imriti indonesia 2
Friday, December 2, 2011 1:55:15 PM
BAB NA’AT
Na’at haqiqi rafa’kan isim dhomir
Naat sababi rafa’kan isim dhomir
Na’at haqiqi mengikuti
man’utnya
Pada empat dari sepuluh
syaratnya
Syarat pertama harus sama
i’robnya
Baik rofa’ nashob atau jer
rupanya
Mufrod, tastniyah jamak dan
mudzakarnya
Muannast, tasniyah juga
nakirohnya
Contohnya ﺟﺎﺀ ﺍﻟﻐﻼﻡ ﺍﻟﻔﺎﺿﻞ
Dan ﺟﺎﺀ ﻣﻌﻪ ﻧﺴﻮﺓ ﺣﻮﺍﻣﻞ
Na’at sababi harus berbentuk
mufrad
Walaupun bentuk man’utnya
tidak mufrad
Mu’annast dan mudzakar na’at
sababi
Sesuai isim dhohir yang kan
terjadi
Contohnya yakni ﻗﺪ ﺟﺎﺀ ﺣﺮﺍﺗﺎﻥ
ﻣﻨﻄﻠﻖ ﺯﻭﺟﺎﻫﻤﺎ ﺍﻟﻌﺒﺪﺍﻥ
Contoh lain ﺍﺗﻰ ﻏﻼﻡ ﺳﺎﺋﻠﺔ
ﺯﻭﺟﺘﻪ ﻋﻦ ﺩﻳﻨﻬﺎ ﺍﻟﻤﺤﺘﺎﺝ ﻟﻪ
BAB ATHOF
Ma’thuf mengikuti ma’thuf alaih
pada
I’robnya tang telah terkenal
namanya
Hukum kalimat isim dan fi’il sama
Dalam mengikuti lafadl
sebelumnya
Ahtof dengan ﺃﻡ ﺍﻭ ﻓﺎﺀ ﻭﺍﻭdan ﺛﻢ
ﺣﺘﻰ dan ﺑﻞ ﻻ dan ﻟﻜﻦ serta ﺍﻣﺎ
Contoh ahtof ﺟﺎﺀ ﺯﻳﺪ ﺛﻢ ﻋﻤﺮﻭ
Dan ﺍﻛﺮﻡ ﺯﻳﺪﺍ ﻭﻋﻤﺮﺍ jangan
bingung
Dan ﻓﺌﺔ ﻟﻢ ﻳﺄﻛﻠﻮﺍ ﺍﻭ ﻳﺤﻀﺮﻭﺍ
ﺣﺘﻰ ﻳﻔﻮﺕ ﺍﻭ ﻳﺰﻭﻝ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ
BAB TAUKID
Kalimat isim boleh tuk d taukidi
Yakni taukid ikut muakkadnya
pasti
Dalam macamnya i’rob dan
ma’rifatnya
Serta tidak ikut dalam nakirohnya
Lafadlnya taukid terkenal ada
empat
ﻛﻞ ,ﻋﻴﻦ , ﻧﻔﺲ dan ﺍﺟﻤﻊ tepat
Selain itu ikut lafadl ﺍﺟﻤﻊ
Yakni ﺍﻛﺘﻊ , ﺍﺑﺘﻊ dan ﺃﺑﺼﻊ
Contohnya taukid ﺟﺎﺀ ﺯﻳﺪ ﻧﻔﺴﻪ
ﻭﻗﻞ ﺍﺭﻯ ﺟﻴﺲ ﺍﻻﻣﻴﺮ ﻛﻠﻪ
Dan ﻃﻔﺖ ﺣﻮﻝ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﺟﻤﻌﻴﻦ
Mengikutinya lafadl ﺃﻛﺘﻌﻴﻦ
Taukid juga dapat mengulagi
kata
Satu, contohnya lafadl ﺍﻧﺘﻬﻰ ﺍﻧﺘﻬﻰ
BAB BADAL
Dua isim atau fi’il bersamaan
hukum bagi yang ke dua
ditetapkan
I’robnya badal sama dengan
yang awal
Yakni sesuai dengan i’robnya
mubdal
Badal lima : ﻛﻞ ﺑﻌﺾ dan ﺍﺷﺘﻤﻞ
Juga badalﺍﺿﺮﺍﺏ jumlahnya
maksimal
Contoh badal ﺟﺎﺀﻧﻰ ﺯﻳﺪ ﺍﺧﻮﻙ
ﺍﻛﻠﺖ ﺭﻏﻴﻔﺎ ﻧﺼﻔﻪ ﺍﺭﺍﻙ
Contohnya badal gholat dan
idrob juga
ﻗﺪ ﺭﻛﺒﺖ ﺍﻟﻴﻮﻡ ﺑﻜﺮﺍﻥ ﺍﻟﻔﺮﺱ
Contohnya badal f’il ﻣﻦ ﻳﺆﻣﻦ ﻳﺜﺐ
ﻳﺪﺧﻞ ﺟﻨﺎﻧﺎ ﻟﻢ ﻳﻨﻞ ﻓﻴﻬﺎ ﺗﻌﺐ
BAB MANSUBAT
Tiga dari isim manshub telah lalu
Kini tinggal isim manshub yang
sepuluh
Semua isim manshub kan
dijelaskan
Pertama maf’ul bih yang kan
disebutkan
Maf’ul bih itu isim yang
dinashabkan
Setelah fi’il - fa’ilnya disebutkan
Maf’ul bih dua : isim dhohir dan
dhomir
Contoh ﺍﺧﺬﺭﻭﺍ ﺍﻫﻞ ﺍﻟﻄﻤﻊ dhohir
Maf’ul bih domir dua yakni
muttashil
Contohnya ﺟﺎﺀﻧﻰ dan dhomir
munfashil
Contohnya dhomir munfashil ﺍﻳﺎﻧﺎ
ﺣﻴﻴﺖ ﺍﻛﺮﻡ ﺑﺎﻟﺬﻯ ﺣﻴﺎﻧﺎ
Qiyaskanlah semua dhomir
munfashil
Dengan contoh tersebut dhomir
munfashil
Setiap dhomir tadi telah
diringkas
Hingga jumlahnya menjadi dua
belas
Bab MASDAR
Tashrifnya fi’il seperti lafadl ﻗﺎﻡ
Kemudian lafadl ﻗﻴﺎﻣﺎ ﻳﻘﻮﻡ
Tashrif yang ke-tiga dinamakan
masdar
Yang dinashobkan dengan
fi’ilnya masdar
Bila masdar; lafadl dan ma’nanya
sama
Dengan fi’ilnya : masdar lafdli
namanya
Bila masdar hanya sama dalam
makna
Maka disebut masdar ma’nawi
saja
Contohnya masdar lafdli ﻗﻢ ﻗﻴﺎﻣﺎ
Contoh masdar ma’nawi ﻗﻢ ﻭﻗﻮﻓﺎ
BAB DHOROF
Dhorof : Isim mansub tunjuk
waktu tempat
Dengan memperkirakan makna
ﻓﻰ tepat
Halnya samar, dhorof makan
didatangkan
Halnya muthlaq, dhorof zaman
didatangkan
Dengan fiil maka dhorof
dinashobkan
Contohnya dhorof ﺍﻋﺘﻜﻔﺖ ﺃﺷﻬﺮﺍ
BAB HAL
Hal adalah isim sifat dinashobkan
Untuk menjelaskan pada
keadaan
Hal berbentuk isim yang
dinakirohkan
Dan kabanyakan hal selalu
diakhirkan
Contoh ﺟﺎﺀ ﺯﻳﺪ ﺭﺍﻛﺒﺎ ﻣﻠﻔﻮﻓﺎ
ﻭﻗﺪ ﺿﺮﺑﺖ ﻋﺒﺪﻩ ﻣﻜﺘﻮﻓﺎ
Namun ada juga hal pada awalan
Yakni berupa jamid yang
dijelaskan
Hukumnya shohibul hal
dima’rifatkan
Namun ada juga yang
dinakirohkan
BAB TAMYIZ
Tamyiz : Isim manshub untuk
menjelaskan
Nisbat atau jenis yang
diperkirakan
Contoh tamyiz ﺍﻧﺼﺐ ﺯﻳﺪ ﻋﺮﻗﺎ
Serta lafadl ﻗﺪ ﻋﻼ ﺯﻳﺪ ﻣﻨﺰﻻ
Dan ﺍﺷﺘﺮﻳﺖ ﺍﺭﺑﻌﺎ ﻧﻌﺎﺟﺎ
atau ﻣﻠﻜﺖ ﺍﻟﻒ ﺭﻃﻞ ﺳﺎﺟﺎ
Dan ﺑﻌﺘﻪ ﻣﻜﻴﻠﺔ ﺍﺭﺯﺍ
ﺍﻭ ﻗﺪ ﺭﺑﺎﻉ ﺍﻭﺫﺭﺍﻉ ﺧﺰﺍ
Tamyiz hukumnya wajib
dinakirohkan
Dan secara umum wajib
diakhirkan
BAB ISTISTNA’
Mengecualikan sesuatu dari
Hukumnya dengan huruf ististna’
pasti
Lafadl yang digunakan untul
ististna’
Yakni ﺳﻮﺍ , ﺳﻮﻯ , ﺳﻮﻯ ,ﻏﻴﺮ ﺍﻻ
ﺣﺎﺷﺎ , ﻋﺪﺍ , ﺧﻼ , dengan ﺍﻻ nashob
Bila mustastna minhu kalam tam
mujab
Seperti ﻗﺎﻡ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﻻ ﻭﺍﺣﺪﺍ
Dan ﻗﺪ ﺭﺍﻳﺖ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﻻ ﺧﺎﻟﺪﺍ
Bila terbuat dari kalam tam nafi
Mustastna minhu rofa’ - nashob
terjadi
Mustastna minhu sejenis baca
rofa’
Bila tidak sejenis bacanya nashob
Contoh ﻣﺎﻗﺎﻡ ﺍﻟﻘﻮﻡ ﺍﻻ ﺟﻌﻔﺮ
Nashob dalam ﺍﻻ ﺑﻌﻴﺮﺍ yang seru
Bila dari kalam naqis maka
dengan
Memperkirakan amilnya,
sesuaikan !
Contoh ﻟﻢ ﻳﻘﻢ ﺍﻻ ﺍﺑﻮﻙ juga
ﻭﻻ ﺍﺭﻯ ﺍﻻ ﺍﺧﺎﻙ ﻣﻘﺒﻼ
Sedangkan selain setelahnya ﺍﻻ
Maka sebaiknya dibaca jer saja
Juga boleh nashob bila
setelahnya
Huruf ististna’ ﻋﺪﺍ , ﺧﻼ dan ﺣﺎﺷﺎ
BAB LA……
Hukumnya ﻻ seperti ﺍﻥ amalnya
Isimnya nakiroh tanpa tanwin
beda
Isimnya Boleh mudhof dan
shibhi mudhof
Seperti ﻻ ﻏﻼﻡ ﺣﺎﺿﺮ mudhof
Namun bila ﻻ datang berulang-
ulang
Boleh beramal dan boleh
memulghokan
Bila isimnya ﻻ mufrad maka
mabni
Murakkab atau rofa’ ditanwin
pasti
Contohnya ﻻ ﺍﺥ ﻭﻻ ﺍﺏ boleh
Seperti ﻻ ﺍﺧﺎ ﻭﻻ ﺍﺑﺎ boleh
Isimnya ﻻ ma’rifat atau terpisah
Maka rofa’ tanwin dan
mengulangi ﻻ
Seperti ﻻ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻻ ﻋﻤﺮﻭ
Dan lafadl ﻻ ﻟﻨﺎ ﻋﺒﺪ ﻭﻻ ﺩﺍﺭ
BAB MUNADA’
Munada lima mufrad alam
pertama
Mufrad nakiroh maksudah yang
kedua
Mufrad nakiroh lainnya yang ke
tiga
Lalu mudhof dan shibhi mudhof
akhirnya
Dua munada pertama wajib
mabni
Rofa’ dengan tanda yang
diketahui
Rofa’ tanpa tanwin bagi
keduanya
Serta wajib nashob bagi
selainnya
Contoh ﻳﺎ ﻏﻼﻡ ﺑﻰ , ﻳﺎ ﻋﻠﻲ serta
ﻳﺎ ﻏﺎﻓﻼ ﻋﻦ ﺫﻛﺮ ﺭﺑﻪ juga
Lafadl ﻳﺎ ﻛﺎﺷﻒ ﺍﻟﺒﻠﻮﻯ contoh
mudhof
ﻳﺎ ﻟﻄﻴﻔﺎ ﺑﺎﻟﻌﺒﺎﺩ shibhi mudhof
BAB MAF’UL AJLIH
Maf’ul Ajlih : Masdar manshub
menjelaskan
Yakni pada alasannya perbuatan
Syaratnya maf’ul ajlih sesuai
dengan
Amilnya dalam waktu, fa’il
tentukan
Contohnya ﻗﻢ ﻟﺰﻳﺪ ﺍﻛﺘﺮﺍﻣﺎ
Serta ﺍﻗﺼﺪ ﻋﻠﻴﺎ ﺍﻧﺘﺼﺎﺭﺍ
BAB MAF’UL MA’AH
Maf’ul ma’ah isim ba’da wawu
menjelaskan
Sesuatu yang berbuat bersamaan
Nashobkan maf’ul maah dengan
fi’ilnya
Atau boleh dengan serupa fi’ilnya
Contoh ﺍﻻﻣﻴﺮ ﺟﺎﺀ ﻭﺍﻟﻌﺴﻚ
Dan juga ﺳﺮﺕ ﻭﺍﻻﻣﻴﺮ ﻟﻠﻘﺮﻯ
BAB MAKHFUDHOT
Isim yang dijerkan ada tiga
karena
Huruf jer, mudhof dan Itba’ juga
Huruf jer pada bab ini ﻣﻦ dan ﺍﻟﻰ
ﻛﺎﻑ , ﺑﺎﺀ dan ﻋﻦ , ﻻﻡ , ﻓﻰ serta
huruf ﻋﻠﻰ
Kemudian ﺗﺎﺀ, ﺑﺎْ , ﻭﺍﻭ untuk
sumpah
Lalu ﺭﺏ , ﻣﻨﺬ , ﻣﺬ dan ﻭﺍﻭ ﺭﺏ
Contohnya ﺳﺮﺕ ﻣﻦ ﺑﻴﺘﻰ ﺍﻟﻰ
ﺍﻟﺴﻮﻕ
Dan ﺟﺌﺖ ﻟﻠﻤﺤﺒﻮﺏ ﺑﺎﺷﺘﻴﺎﻕ
BAB IDHOFAH
Syaratnya mudhof sunyikan dari
tanwin
Nun dan Al ; contoh ﺃﻫﻠﻮﻥ ﻓﻰ
ﻣﺴﺠﺪ
Mudhof ilaih wajib dijerkan
contohnya
ﻭﻗﺎﺗﻼ ﻏﻼﻡ ﺯﻳﺪ ﻗﺘﻼ
Idhofah menyimpan arti huruf
jer ﻓﻰ
Huruf ﻻﻡ atau ﻣﻦ contohnya
ﻏﻼﻣﻰ
Atau ﻋﺒﺪ ﺯﻳﺪ dan ﺍﻧﺎ ﺯﺟﺎﺝ
Atau ﺛﻮﺏ ﺧﺰ dan ﺑﺎﺏ ﺳﺎﺝ
Hukumnya tabi’ telah lalu adanya
Yakni na’at, Athof, Taukid, badal
juga
Ya…..Alloh kasihanilah kami
hingga
Dapat petunjuk dan tinggi
derajatnya
Pada bulan Jumadil Akhir bulan
ke-enam
Tahun Sembilan ratus
tujuhpuluhan
Nadhom ini selesai dengan
sempurna
seperempat ribu bait didalamnya
Nadhomnya orang mulya bangsa
imrithi
Memiliki kelemahan diakui
Puji bagi Alloh selama-lamanya
Atas agungnya anugrah dan
ni’mat-Nya
Utamnya rahmat dan salam
semoga
Tetap atas Nabi terpilih yang
mulia
Muhammad, keluarga dan
sahabatnya
Yakni ahli taqwa, ilmu serta mulia
ALHAMDULILLAH………………….






