Sanuk-sanuk heula

Asalamualaikum ikhwan akhwat filah pd hari ini saya bisa posting di my opera smoga dg adanya fitur ini saya bisa lebih kreatif dan menjadikan tambahan kebaikan bagi saya.amin... Wasalamualaikum

DOMIR FASHOL

sekedar untuk pengingat saja

Sering kita menjumpai
ḍomīr yang tertulis tanpa
maksud apapun kecuali
hanya sekedar memisah
antara dua kata yang tidak
lain adalah mubtada` dan
khobar atau dua yang yang
berasal dari mubtada dan
khobar. ḌOMĪR inilah yang
biasa disebut dengan ḌOMĪR
FAṢOL.
Lihat contoh berikut:
ﺃﻭﻟﺌﻚَ ﻫُﻢُ ﺍﻟﻤﻔﻠﺤﻮﻥ | ﺇﻥْ ﻛﺎﻥَ
ﻫَﺬَﺍ ﻫﻮَ ﺍﻟﺤَﻖُّ | ﻭﻛُﻨْﺖَ ﺍَﻧْﺖَ
ﺍﻟﺮﻗِﻴﺐَ | ﻭﻛُﻨَّﺎ ﻧَﺤْﻦُ ﺍﻟﻮﺍﺭِﺛﻴﻦَ |
ﺗَﺠِﺪُﻭﻩُ ﻋْﻨﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮﺍً
Tujuan penulisan (lafdzī)
ḌOMĪR FAṢOL hanya sekedar
memberitahukan bahwa
kata setelahnya adalah
khobar atau kata yang
berasal dari khobar.
Namun secara maknawi,
ḌOMĪR FAṢOL memiliki dua
kandungan makna yang
tersirat yaitu:
. Taukīd.
. Takhṣīṣ, yakni isi kata
setelahnya hanya berhak
disandang oleh kata
pertama. Bukan yang
lain. ﺃﻭﻟﺌﻚ ﻫﻢ ﺍﻟﻤﻔﻠﺤﻮﻥ
(merekalah satu-satunya
orang yang berbahagia).
SYARAT KATA SEBELUMNYA
. Harus mubtada` atau
yang aslinya mubtada`.
Seperti contoh di muka.
. Harus berupa isim
ma’rifat
SYARAT KATA SETELAHNYA
. Harus berupa khobar
atau setidaknya berasal
dari hobar.
. Harus berupa isim
ma’rifat atau setidaknya
semi makrifat karena
tidak boleh dipasang AL.
ﺗﺠﺪُﻭﻩ ﻋﻨﺪَ ﺍﻟﻠّﻪِ ﻫُﻮَ ﺧَﻴْﺮﺍً | ﺇﻥْ
ﺗَﺮَﻧﻲ ﺃﻧَﺎ ﺃﻗﻞَّ ﻣِﻨْﻚ ﻣَﺎﻻ ﻭَﻭَﻟَﺪﺍً
SYARAT ḌOMĪR FAṢOL
. Harus berbentuk ḍomīr
marfū`.
. Sesuai dengan dengan
kata sebelumnya. Seperti
ragam contoh di atas.

EntryMalihmah upami di pantunkeun mah kieu

Write a comment

New comments have been disabled for this post.