Lebih baik diam?
Monday, March 3, 2008 10:36:11 AM
Bismillah..
Dalam shohieh Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yg beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia mengatakan yg baik atau diam saja".
At Tirmidzi menyebutkan dengan sanad yg shohieh dari Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda: "Termasuk kebaikan Islam seseorang yaitu (bila) dia meninggalkan apa apa yg tidak berguna baginya".
Dalam hadits Anas ra yg marfu', Rasulullah Saw bersabda: "Tidak akan istiqomah iman seorang hamba sehingga hatinya beristiqomah (lebih dahulu), dan hati nya tidak akan istiqomah sehingga lidahnya beristiqomah (lebih dahulu)".
Sahabat Mu'adz bin Jabal ra pernah bertanya kepada Rasulullah Saw tentang amal apa yg dapat memasukkannya kedalam surga dan menjauhkannya dari api neraka. Lalu Rasulullah Saw memberitahukan tentang pokok, tiang dan puncak yg paling tinggi dari amal tersebut, setelah itu beliau bersabda: "Bagaimana kalau aku beritahu pada kalian inti dari semua itu?', dia berkata: 'ya, wahai Rasulullah'. Lalu Rasulullah memegang lidah beliau sendiri kemudian bersabda: "jagalah olehmu yg satu ini", maka Muadz berkata: 'adakah kita disiksa disebabkan apa yg kita ucapkan?', beliau menjawab: "ibumu kehilangan engkau ya muadz (ungkapan), tidakkah yg dapat menyungkurkan banyak manusia di atas wajah mereka (ke neraka) kecuali hasil (ucapan) lidah lidah mereka?" HR. Turmudzi, hasan shohieh.
Dan yg mengherankan, bahwa banyak orang yg merasa mudah dalam menjaga dirinya dari makanan yg haram, perbuatan aniaya, zina, mencuri, minum khamr, serta melihat pada apa yg diharamkan dsb, namun sangat sulit dalam mengawasi gerak lidahnya. ?? Kenapa ya?
Dalam shohieh Bukhori dan Muslim, dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yg beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia mengatakan yg baik atau diam saja".
At Tirmidzi menyebutkan dengan sanad yg shohieh dari Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda: "Termasuk kebaikan Islam seseorang yaitu (bila) dia meninggalkan apa apa yg tidak berguna baginya".
Dalam hadits Anas ra yg marfu', Rasulullah Saw bersabda: "Tidak akan istiqomah iman seorang hamba sehingga hatinya beristiqomah (lebih dahulu), dan hati nya tidak akan istiqomah sehingga lidahnya beristiqomah (lebih dahulu)".
Sahabat Mu'adz bin Jabal ra pernah bertanya kepada Rasulullah Saw tentang amal apa yg dapat memasukkannya kedalam surga dan menjauhkannya dari api neraka. Lalu Rasulullah Saw memberitahukan tentang pokok, tiang dan puncak yg paling tinggi dari amal tersebut, setelah itu beliau bersabda: "Bagaimana kalau aku beritahu pada kalian inti dari semua itu?', dia berkata: 'ya, wahai Rasulullah'. Lalu Rasulullah memegang lidah beliau sendiri kemudian bersabda: "jagalah olehmu yg satu ini", maka Muadz berkata: 'adakah kita disiksa disebabkan apa yg kita ucapkan?', beliau menjawab: "ibumu kehilangan engkau ya muadz (ungkapan), tidakkah yg dapat menyungkurkan banyak manusia di atas wajah mereka (ke neraka) kecuali hasil (ucapan) lidah lidah mereka?" HR. Turmudzi, hasan shohieh.
Dan yg mengherankan, bahwa banyak orang yg merasa mudah dalam menjaga dirinya dari makanan yg haram, perbuatan aniaya, zina, mencuri, minum khamr, serta melihat pada apa yg diharamkan dsb, namun sangat sulit dalam mengawasi gerak lidahnya. ?? Kenapa ya?














ringring # Monday, March 17, 2008 10:11:37 AM
ZainZibnustman # Monday, March 17, 2008 3:02:42 PM
Sering dibohongin jg ya ver?
Terate # Friday, May 9, 2008 12:36:01 AM
Met dateng ring...
Anggap aja rumah sendiri...He
ZainZibnustman # Monday, June 23, 2008 6:48:09 AM
Unregistered user # Wednesday, August 18, 2010 2:29:08 PM
Unregistered user # Wednesday, August 18, 2010 2:32:34 PM