KEINDAHAN
Thursday, February 10, 2011 4:00:10 PM
Keesokan harinya di pagi yang begitu cerah dan sejuk di atas gunung sayaterbangun oleh kicauan burung-burung. Pikir saya, “Ah, indahnya pagi ini.” Saya punmulai beranjak dari tenda dan keluar untuk melihat suasana pagi di atas Panderman.Tidak saya sangka betapa indah pagi hari di puncak Panderman ini. Angin sejuk berhembus semilir menerpa wajah saya yang kusut dan lebih dari itu hangatnya sinar mentari pagi seakan-akan memberi semangat baru dalam diri ini. Dalam segalakekaguman itulah saya baru menyadari betapa indahnya semuanya itu. Saya takjubdengan segala keindahan hidup ini.
Sepulang dari pendakian itu, memang kelelahan secara fisik tak lagi dapatdikelabui namun demikian hati ini entah mengapa justru begitu bersemangat, seakan-akan menemukan kekuatan baru untuk menapaki kehidupan. Dalam benak saya, mungkin inilah kekuatan yang Tuhan berikan lewat keindahan kehidupan.
Merenungkan kembali kisah pendakian itu membuka pemahaman saya yanglebih luas akan keindahan. Diam dan hening menjadi yang pertama dalam memahamikeindahan karena dalam keheningan itulah saya justru dipertemukan dengannya.Pertemuan dengan keindahan inilah yang kemudian melahirkan rasa kagum dan terpesona akan segala hal yang saya jumpai. Dalam merasakan itu semua saya kemudian menyadari betapa keindahan itu nampak dalam proses kehidupan ini.Pendek kata, ketika saya mengalami apa itu keindahan sebenarnya saya mengalami pula kehidupan ini. Kehidupan itu indah.

Lebih dari itu, proses kehidupan manusia (mungkin lebih tepat demikian)merupakan pula suatu keindahan, dari kelahiran hingga kematiannya semuanya indah.Hal ini mengingatkan saya akan berbagai syair dalam mazmur yang rupa-rupanyamengenangkan keindahan proses kehidupan manusia ini. Mazmur-mazmur itumengidungkan sekaligus mengisahkan proses kehidupan manusia secara jujur yangmenuturkan segala suka dan duka dalam hidup ini, kecemasan dan harapan didalamnya. Dan, bahwa kemudian semuanya itu dibawa di hadapan Allah Sang Pencipta kehidupan ini.
Keindahan pada akhirnya mengarahkan manusia pada Tuhan. Sebab,melaluinya manusia diajak untuk menyadari bahwa ada kekuatan Tuhan yangmenghidupkan. Untuk itulah maka manusia ketika mengalami keindahan, iasenantiasa bersyukur kepada Tuhan karena kehidupan yang Ia berikan atas dirinya.Itulah yang sungguh menyemangati manusia bahkan di saat sulit sekalipun, sebab dalam hidup senantiasa ada harapan baru. Betapa mulia nama-Mu, ya Tuhan!














