kepopuleran dari kata KUFUR
Wednesday, March 6, 2013 1:27:21 PM
kata kufur baru populer di negara indonesia ketika suatu kelompok mengusung
politik yang katanya berhaluan islam, disinilah mereka dengan gencar-gencarnya
mengampanyekan negara kufur , sistem kufur, dasar ,ufur, hukum kufur, dll
segalah sesuatu yang tidak sejalan dengan pemikiran mereka di anggap kufur
padahal jargon khilafah yang mereka usung tidak ada nas atau dalil yang mewajibkan
entah mereka mengambil dasar hukum dari mana sehinggah tidak ada yang tidak kufur di negara
bila kita lihat di mana lahhirnya mereka tenruh bukan dari negara indonesia tapi dari negara palistina
yang pencetusnya adari pecahan dari ikhwanul muslimin, pendiri kelompok ini di dalam ikhwanul muslimin
sebagai meliter bukan di bidang keagamaan,
ajaran kufur mengkufurkan memang di ajarkan oleh pendiri kelopok ini sehinggah wajar
bila pengikutnya di seluruh dunia berkoar-koar kufur-kufur Kenapa..? jawabannya Ya
tentunya agar pemikiran mereka di terima sebagai solusi instan tau nyata akan memberikan
perubahan pada tatanan kehidupan, bila kita melihat sejarah masah lalu model Wahabi di
Saudi Arabia yang memberangus ajaran-ajaran sebagaimana diamalkan oleh kaum nahdliyyin
seperti tawassul, tahlil, talqin, dan lain sebagainya atau sistem Syi’ah yang telah membunuh
ratusan ulama dan umat Islam, menghancurkan masjid-masjid Ahlus Sunnah sebagaimana
yang terjadi di teluk Persi, di bagian wilayah Timur Tengah
tapi benarkah bila suatu negara di ruba akan jadi beruba aeratus derajat..?
tentu saja tidak dapat di jawab dengan pastisemua masih semu.
benarkah ketika dasar negara di di ruba akan terjalin perdamaian dan keamanan..?
tidak tentu bisa saja negara iniakan ada perang bersaudara dan akan jadi malapetaka yang hebat
membentuk pemerintahan agama di suatu daerah, akan membunuh agama itu sendiri di daerah lain.
Menegakkan Islam di suatu daerah di Indonesia, sama halnya dengan membunuh Islam
di daerah-daerah lain seperti di Irian Jaya, di Flores, di Bali dan lain sebagainya. Daerah
basis non Islam akan menuntut hal yang sama dalam proses penegakkan agamanya masing-masing.
Bentuk negara nasional adalah wujud kearifan para pemimpin agama di Indonesia, tidak ingin terjebak
pada institusionalisasi agama, sebagai tuntutan dari otonomi daerah.
ketika kelompok itu masuk ke negara kita bisa di pastikan semua akan jadi KUFUR
tidak ada yang tidak kufur. populurlah kata KUFUR yang di lontarkan oleh orang-orang yang dungu.
politik yang katanya berhaluan islam, disinilah mereka dengan gencar-gencarnya
mengampanyekan negara kufur , sistem kufur, dasar ,ufur, hukum kufur, dll
segalah sesuatu yang tidak sejalan dengan pemikiran mereka di anggap kufur
padahal jargon khilafah yang mereka usung tidak ada nas atau dalil yang mewajibkan
entah mereka mengambil dasar hukum dari mana sehinggah tidak ada yang tidak kufur di negara
bila kita lihat di mana lahhirnya mereka tenruh bukan dari negara indonesia tapi dari negara palistina
yang pencetusnya adari pecahan dari ikhwanul muslimin, pendiri kelompok ini di dalam ikhwanul muslimin
sebagai meliter bukan di bidang keagamaan,
ajaran kufur mengkufurkan memang di ajarkan oleh pendiri kelopok ini sehinggah wajar
bila pengikutnya di seluruh dunia berkoar-koar kufur-kufur Kenapa..? jawabannya Ya
tentunya agar pemikiran mereka di terima sebagai solusi instan tau nyata akan memberikan
perubahan pada tatanan kehidupan, bila kita melihat sejarah masah lalu model Wahabi di
Saudi Arabia yang memberangus ajaran-ajaran sebagaimana diamalkan oleh kaum nahdliyyin
seperti tawassul, tahlil, talqin, dan lain sebagainya atau sistem Syi’ah yang telah membunuh
ratusan ulama dan umat Islam, menghancurkan masjid-masjid Ahlus Sunnah sebagaimana
yang terjadi di teluk Persi, di bagian wilayah Timur Tengah
tapi benarkah bila suatu negara di ruba akan jadi beruba aeratus derajat..?
tentu saja tidak dapat di jawab dengan pastisemua masih semu.
benarkah ketika dasar negara di di ruba akan terjalin perdamaian dan keamanan..?
tidak tentu bisa saja negara iniakan ada perang bersaudara dan akan jadi malapetaka yang hebat
membentuk pemerintahan agama di suatu daerah, akan membunuh agama itu sendiri di daerah lain.
Menegakkan Islam di suatu daerah di Indonesia, sama halnya dengan membunuh Islam
di daerah-daerah lain seperti di Irian Jaya, di Flores, di Bali dan lain sebagainya. Daerah
basis non Islam akan menuntut hal yang sama dalam proses penegakkan agamanya masing-masing.
Bentuk negara nasional adalah wujud kearifan para pemimpin agama di Indonesia, tidak ingin terjebak
pada institusionalisasi agama, sebagai tuntutan dari otonomi daerah.
ketika kelompok itu masuk ke negara kita bisa di pastikan semua akan jadi KUFUR
tidak ada yang tidak kufur. populurlah kata KUFUR yang di lontarkan oleh orang-orang yang dungu.











