Sesulit itukah jadi wanita..? ?
Saturday, April 7, 2012 6:49:16 AM
PUSING, mual dan
banyak keluhan yang
setiap bulannya
dihapadi oleh seorang
anak manusia yang
berkelamin wanita, Ya
wanita. Orang bilang
jadi wanita tu gampang
dan enak: punya
tampang lumayan bisa
dapat suami kaya;
punya body aduhai bisa
jadi artis; punya mata
indah bisa jadi incaran.
Pokonya kalau ada
kelebihan maka dia
tampak seperti lebih
senang dari pada pria.
Padahal, tidak lho
menjadi wanita
ternyata begitu
sulitnya. Mau tahu
kenapa sulit? Ehm, ini
bukan diskriminasi
gender lho.
Dari lahir anak
perempuan yang kita
sebut wanita itu sudah
harus disunat (khitan).
Tentunya yang muslim
dan atau berbudaya
khitan. Setelah
bertambah usianya
akan mengalami
perubahan hormon,
dengan bertambahnya
lingkaran dada. Dan ini
saya tahu rasanya,
agak menimbulkan
sedikit perasaan
bagaimana, gitu.
Bertambah usia lagi,
mulai lagi mengalami
sakit nyeri di bagian
bawah (maaf ini bukan
bermaksud pornografi
lho ya). Ini hanya untuk
menjelaskan bahwa
menjadi wanita itu
ternyata berat dan
sulit. Pusar (orang
kampungku
menyebutnya ari-ari
diatas vagina) kalau
cuma nyeri masih
lumayan. Kadang-
kadang ditambah
dengan rasa sakit di
pinggan, sakit didada
(daerah payudara
wanita) atau pusing
kepala. Dan itu semua
konon memang harus
dilalui: tanda wanita
mau akil balik atau
datang menstuasi
alias haid.
Pada tahap ini, menjadi
wanita lebih sulit lagi.
Peranan orang tua
sangat diperlukan.
Sementara jika kita
tinggal di Indonesia
kebanyakan dari orang
tua kadang-kadang
tidak tahu bagaimana
menghadapi wanita.
Biasa, hal ini bisa
disebabkan karena
sudah turun temurun.
Dimana orang tua
(khususnya Ibu) selalu
beranggapan bahawa
anakknya akan tahu.
(tapi tidak dari diri
Ibunya). Ya karena
memang ada rasa tidak
enak untuk
membicarakannya,
atau karena kurangnya
inforamsi tentang
kesehatan wanita.
Ternyata dari kecil
hingga dewasa
pertumbuhan siklus
hidup manusia wanita
lebih rumit
dibandingkan laki-laki.
Hal ini dibenarkan
dengan penelitian dunia
kesehatan yang
menyatakan bahwa
wanita lebih banyak
jumlah menderita
penyakit berbanding
pria. Dan jumlah
penyakit yang paling
menakutkan akhir-akhir
ini adalah kanker servik.
Begitu yang saya
dengar dari penjelasan
sang dokter itu.
Beberapa jenis penyakit
yang kemungkinan
akan lebih banyak atau
hanya diderita wanita
adalah:
- Sistitis atau radang
kandung kemih
Gejalanya sering
buang air kecil dan
disertai rasa pedih
Cara mencegahnya
hindari menahan
kencing dan
bersihkan organ intim
dengan air bersih serta
seringlah berganti
celana dalam
- Anemia
Gejalanya ditandai
dengan keadaan atau
kondisi lesu, lelah, letih,
lemah, kurang
bersemangat dan
pucat
Cara mencegahnya
perbanyak makan
sayur-sayuran yang
mengandung zat besi
seperti daun singkong,
bayam, sawi hijau ,
kangkung dan kacang
panjang
- Keputihan
Gejalanya ditandai
dengan keluarnya
cairan putih dari organ
kewanitaan yang
berwarna kuning
kehijauan, lengket,
berbau dan gatal.
Cara mencegahnya
usahakan organ
kewanitaan selalu
dalam keadaan kering
sebelum berpakaian
dan gunakan pakaian
dalam kering yang
menyerap keringat
- Frigiditas
Ditandai dengan kondisi
wanita yang tetap
“dingin” sekalipun
mendapat rangsangan
hebat. Keadaan ini
membuat wanita tidak
dapat menikmati
hubungan intim
Cara mengatasi
konsultasi kepada
psikiater dana jalani
terapi untuk
meredakan frigiditas
- Osteoporosis
Biasanya dialami oleh
wanita pasca
menopause akibat
berkurangnya hormom
estrogen. Menurunnya
kepadatan tulang
membuat
tulang mudah keropos
Cara mencegahnya
jalan kaki secara
tertaut dengan
kecepatan 4,5 km / per
jam selama 50 menit,
5 kali seminggu dan
perbanyak konsumsi
kalsium
- Kandungan turun
Penyebabnya dasar
panggul yang lemah
atau sering melahirkan
Cara mencegah jangan
memaksa mengejan
saat BAB dan hindari
mengangkat barang
yang terlalu berat
- Stress
Penyebabnya tekanan
atau masalah yang
bertubi-tubi dalam
waktu lama membuat
seseorang menjadi
stress
Cara menanggulangi
bicarakan kesulitan
dengan orang terdekat
untuk meringankan
beban batin dan
lupakan masalah untuk
sementara waktu
setelah itu atasi
dengan tenang
- Premenstruasi
sindrom
Gejalanya muncul
menjelang menstruasi,
seperti sakit perut,
pusing, payudara
bengkak, badan lesu,
mudah marah, nafsu
makan menurun dan
kaki terasa berat
Cara meminimalisir
timbulnya keluhan
yakni beberapa hari
menjelang menstruasi
kurangi konsumsi
garam dan soda. Juga
lakukan diet untuk
menurunkan berat
badan dan olah raga
rutin
- Amenorea
Wanita usia subur akan
mendapat haid secara
teratur setiap bulan.
Namun terkadang ada
yang 3 bulan atau lebih
baru mendapat haid.
Siklus haid yang tidak
normal disebut
amenorea
Penyebabnya,
menyusui, kontrasepsi
& menopause
Cara mengatasi
tergantung
penyebabnya. Jika
kegemukan, turunkan
berat badan hingga
mencapai berat badan
ideal.
- Migraine
Factor pemicu, seperti
stress, cokelat, kopi,
tidur berlebihan atau
kurang tidur, kurang
makan, perubahan
cuaca atau tekanan
udara, emosi
berlebihan, bau
menyengat, asap
rokok, menjelang atau
saat haid.Migrain bisa
diatasi dengan obat
sakit kepala biasa atau
istirahat
- Kanker payudara
Cara pencegahan
hindari stress,
makanan berlemak,
merokok dan minuman
beralkohol. Perbanyak
sayur, buah-buahan
dan olah raga.
- Penurunan trombosit
pada ITP
kelainan pada sel
pembekuan darah.
Ditandai dengan bintik
merah pada kulit hingga
ruam kebiruan. Pemicu
kekambuhan adalah
kecapekan dan
stress.pencegahan
hindari kecapekan. Bila
sudah terasa letih
sebaiknya istirahat.
Juga hindari stres.
Ngeri rasanya
mendengar penjelasan
tentang berbagai
penyakit yang ternyata
akan lebih banyak
dideruita kaum hawa
dari pada sebaliknya.
Saya sendiri
memahaminya setelah
dijelaskan begitu
gambalng oleh dokter
langsung serta dari
beberapa sumber lain.
Sangat menakutkan.
Selain berbagai macam
penyakit di atas masih
ada lagi derita yang
pada umumnya juga
dihadapi wanita, itulah
kekerasan dalam
rumah tangga. Jika
terjadi percekcokan dan
atau perselisihan
antara suami dan isteri,
maka kekerasan yang
mengikutinya justeru
diderita oleh wanita.
Bukan pria. Lalau ada
juga kekerasaan yang
dilakukan oleh mertua
kepada menantu
wanitanya. Pelecehan
seksual di tempat kerja
dan banyak lagi yang
biasanya yang dihadapi
wanita.
Aneka macam penyakit
dan derita di atas
memperkuat perasaan
saya bahwa ternyata
menjadi wanita itu
terasa lebih sulit dari
pada menjadi pria.
Namun, tentu saja
tidak pada tempatnya
jenis kelamin yang
Tuhan berikan kepada
setiap kita harus
disesali. Satu hal yang –
kalau boleh– diharapkan
adalah semakin
tingginya pengertian
pria terhadap wanita.
Wanita memang tidak
herus merasa lemah
dan merasa harus
tergantung kepada pria
semata. Tapi tidak
berlebihan jika wanita
mendambakan pria
yang setia.***
banyak keluhan yang
setiap bulannya
dihapadi oleh seorang
anak manusia yang
berkelamin wanita, Ya
wanita. Orang bilang
jadi wanita tu gampang
dan enak: punya
tampang lumayan bisa
dapat suami kaya;
punya body aduhai bisa
jadi artis; punya mata
indah bisa jadi incaran.
Pokonya kalau ada
kelebihan maka dia
tampak seperti lebih
senang dari pada pria.
Padahal, tidak lho
menjadi wanita
ternyata begitu
sulitnya. Mau tahu
kenapa sulit? Ehm, ini
bukan diskriminasi
gender lho.
Dari lahir anak
perempuan yang kita
sebut wanita itu sudah
harus disunat (khitan).
Tentunya yang muslim
dan atau berbudaya
khitan. Setelah
bertambah usianya
akan mengalami
perubahan hormon,
dengan bertambahnya
lingkaran dada. Dan ini
saya tahu rasanya,
agak menimbulkan
sedikit perasaan
bagaimana, gitu.
Bertambah usia lagi,
mulai lagi mengalami
sakit nyeri di bagian
bawah (maaf ini bukan
bermaksud pornografi
lho ya). Ini hanya untuk
menjelaskan bahwa
menjadi wanita itu
ternyata berat dan
sulit. Pusar (orang
kampungku
menyebutnya ari-ari
diatas vagina) kalau
cuma nyeri masih
lumayan. Kadang-
kadang ditambah
dengan rasa sakit di
pinggan, sakit didada
(daerah payudara
wanita) atau pusing
kepala. Dan itu semua
konon memang harus
dilalui: tanda wanita
mau akil balik atau
datang menstuasi
alias haid.
Pada tahap ini, menjadi
wanita lebih sulit lagi.
Peranan orang tua
sangat diperlukan.
Sementara jika kita
tinggal di Indonesia
kebanyakan dari orang
tua kadang-kadang
tidak tahu bagaimana
menghadapi wanita.
Biasa, hal ini bisa
disebabkan karena
sudah turun temurun.
Dimana orang tua
(khususnya Ibu) selalu
beranggapan bahawa
anakknya akan tahu.
(tapi tidak dari diri
Ibunya). Ya karena
memang ada rasa tidak
enak untuk
membicarakannya,
atau karena kurangnya
inforamsi tentang
kesehatan wanita.
Ternyata dari kecil
hingga dewasa
pertumbuhan siklus
hidup manusia wanita
lebih rumit
dibandingkan laki-laki.
Hal ini dibenarkan
dengan penelitian dunia
kesehatan yang
menyatakan bahwa
wanita lebih banyak
jumlah menderita
penyakit berbanding
pria. Dan jumlah
penyakit yang paling
menakutkan akhir-akhir
ini adalah kanker servik.
Begitu yang saya
dengar dari penjelasan
sang dokter itu.
Beberapa jenis penyakit
yang kemungkinan
akan lebih banyak atau
hanya diderita wanita
adalah:
- Sistitis atau radang
kandung kemih
Gejalanya sering
buang air kecil dan
disertai rasa pedih
Cara mencegahnya
hindari menahan
kencing dan
bersihkan organ intim
dengan air bersih serta
seringlah berganti
celana dalam
- Anemia
Gejalanya ditandai
dengan keadaan atau
kondisi lesu, lelah, letih,
lemah, kurang
bersemangat dan
pucat
Cara mencegahnya
perbanyak makan
sayur-sayuran yang
mengandung zat besi
seperti daun singkong,
bayam, sawi hijau ,
kangkung dan kacang
panjang
- Keputihan
Gejalanya ditandai
dengan keluarnya
cairan putih dari organ
kewanitaan yang
berwarna kuning
kehijauan, lengket,
berbau dan gatal.
Cara mencegahnya
usahakan organ
kewanitaan selalu
dalam keadaan kering
sebelum berpakaian
dan gunakan pakaian
dalam kering yang
menyerap keringat
- Frigiditas
Ditandai dengan kondisi
wanita yang tetap
“dingin” sekalipun
mendapat rangsangan
hebat. Keadaan ini
membuat wanita tidak
dapat menikmati
hubungan intim
Cara mengatasi
konsultasi kepada
psikiater dana jalani
terapi untuk
meredakan frigiditas
- Osteoporosis
Biasanya dialami oleh
wanita pasca
menopause akibat
berkurangnya hormom
estrogen. Menurunnya
kepadatan tulang
membuat
tulang mudah keropos
Cara mencegahnya
jalan kaki secara
tertaut dengan
kecepatan 4,5 km / per
jam selama 50 menit,
5 kali seminggu dan
perbanyak konsumsi
kalsium
- Kandungan turun
Penyebabnya dasar
panggul yang lemah
atau sering melahirkan
Cara mencegah jangan
memaksa mengejan
saat BAB dan hindari
mengangkat barang
yang terlalu berat
- Stress
Penyebabnya tekanan
atau masalah yang
bertubi-tubi dalam
waktu lama membuat
seseorang menjadi
stress
Cara menanggulangi
bicarakan kesulitan
dengan orang terdekat
untuk meringankan
beban batin dan
lupakan masalah untuk
sementara waktu
setelah itu atasi
dengan tenang
- Premenstruasi
sindrom
Gejalanya muncul
menjelang menstruasi,
seperti sakit perut,
pusing, payudara
bengkak, badan lesu,
mudah marah, nafsu
makan menurun dan
kaki terasa berat
Cara meminimalisir
timbulnya keluhan
yakni beberapa hari
menjelang menstruasi
kurangi konsumsi
garam dan soda. Juga
lakukan diet untuk
menurunkan berat
badan dan olah raga
rutin
- Amenorea
Wanita usia subur akan
mendapat haid secara
teratur setiap bulan.
Namun terkadang ada
yang 3 bulan atau lebih
baru mendapat haid.
Siklus haid yang tidak
normal disebut
amenorea
Penyebabnya,
menyusui, kontrasepsi
& menopause
Cara mengatasi
tergantung
penyebabnya. Jika
kegemukan, turunkan
berat badan hingga
mencapai berat badan
ideal.
- Migraine
Factor pemicu, seperti
stress, cokelat, kopi,
tidur berlebihan atau
kurang tidur, kurang
makan, perubahan
cuaca atau tekanan
udara, emosi
berlebihan, bau
menyengat, asap
rokok, menjelang atau
saat haid.Migrain bisa
diatasi dengan obat
sakit kepala biasa atau
istirahat
- Kanker payudara
Cara pencegahan
hindari stress,
makanan berlemak,
merokok dan minuman
beralkohol. Perbanyak
sayur, buah-buahan
dan olah raga.
- Penurunan trombosit
pada ITP
kelainan pada sel
pembekuan darah.
Ditandai dengan bintik
merah pada kulit hingga
ruam kebiruan. Pemicu
kekambuhan adalah
kecapekan dan
stress.pencegahan
hindari kecapekan. Bila
sudah terasa letih
sebaiknya istirahat.
Juga hindari stres.
Ngeri rasanya
mendengar penjelasan
tentang berbagai
penyakit yang ternyata
akan lebih banyak
dideruita kaum hawa
dari pada sebaliknya.
Saya sendiri
memahaminya setelah
dijelaskan begitu
gambalng oleh dokter
langsung serta dari
beberapa sumber lain.
Sangat menakutkan.
Selain berbagai macam
penyakit di atas masih
ada lagi derita yang
pada umumnya juga
dihadapi wanita, itulah
kekerasan dalam
rumah tangga. Jika
terjadi percekcokan dan
atau perselisihan
antara suami dan isteri,
maka kekerasan yang
mengikutinya justeru
diderita oleh wanita.
Bukan pria. Lalau ada
juga kekerasaan yang
dilakukan oleh mertua
kepada menantu
wanitanya. Pelecehan
seksual di tempat kerja
dan banyak lagi yang
biasanya yang dihadapi
wanita.
Aneka macam penyakit
dan derita di atas
memperkuat perasaan
saya bahwa ternyata
menjadi wanita itu
terasa lebih sulit dari
pada menjadi pria.
Namun, tentu saja
tidak pada tempatnya
jenis kelamin yang
Tuhan berikan kepada
setiap kita harus
disesali. Satu hal yang –
kalau boleh– diharapkan
adalah semakin
tingginya pengertian
pria terhadap wanita.
Wanita memang tidak
herus merasa lemah
dan merasa harus
tergantung kepada pria
semata. Tapi tidak
berlebihan jika wanita
mendambakan pria
yang setia.***














dewicakep # Tuesday, April 17, 2012 5:08:15 AM
tau banget ci,, tapi bener apa enggak tuh yah ???
Putune Sanak Bukaanakumunif # Wednesday, April 18, 2012 12:38:04 PM
tapi kok cocok banget sama pelajaran Biologi.di.kelas 1 SMU
dewicakep # Wednesday, April 18, 2012 2:53:46 PM
Putune Sanak Bukaanakumunif # Wednesday, April 18, 2012 3:23:55 PM
Nek sekarang memang gak sekolah....
dewicakep # Wednesday, April 18, 2012 3:26:45 PM
ak ra ngapusii kok yeeee
Putune Sanak Bukaanakumunif # Wednesday, April 18, 2012 10:12:26 PM
dewicakep # Thursday, April 19, 2012 1:45:02 AM