Al Ustadz Syukron
Tuesday, 11. August 2009, 03:57:46
Pak Sukron. Begitulah sang petualang ini akrab dipanggil. Beliau adalah salah satu perintis berdirinya Majelis Fathul Hidayah. Meskipun beliau kelihatan sangat sederhana, bahkan tak terlihat sebagai seorang ustadz, namun kelebihan beliau yang juga merupakan lulusan pondok pesantren di berbagai daerah di Jawa membuat sepupu Al Mukarom Al Ustadz K. Asyiqudin ini cukup berpengaruh dalam perkembangan Majelis. Kelebihan-kelebihan beliau yang sangat tidak biasa membuat warga masyarakat terutama kalangan anak muda cukup mengenalnya. Mudah diajak bergaul dan mudah dimintai bantuan adalah salah satu cirri khas yang melekat dan menjadikannya salah satu objek curhat bagi sebagian anak muda yang memang membutuhkan bimbingan spiritual darinya. Perjuangan beliau diawali bersama Pak Asik. Berawal dari perkenalannya dengan salah satu teman pondok di Jepara yang notabene adalah dari daerah Jengglong, mereka kemudian tinggal di desa itu dalam kurun waktu yang cukup lama. Sikap warga yang ramah dan andap ashor serta sikap mereka yang tolerare membuat kedua belah pihak memiliki misi dan visi yang sama, membangun masyarakat madani berasas islam ahlussunnah wal jamaah. Pengalaman beliau yang sudah malang melintang di berbagai daerah di Indonesia membuat penggemar rambut panjang ini sedikit banyak membantu dan menyokong jatuh bangunnya majelis pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Bersama Pak Asik, beliau sering disebut dwitunggal, karena memang kedua ustads ini tak pernah lekang oleh waktu dalam hal membangun masyarakat di Kebakkramat diatas berbagai ancaman yang silih berganti menerpa perkembangan majelis. Meskipun kini, beliau sudah tidak menetap lagi di Waru, namun control yang terus-menerus dilakukan untuk menjaga kemakmuran majelis tetap dijalankan. Hal ini dibuktian dengan kehadiran beliau tiap bulan sekali untuk mengimami acara bulanan Sholawat Burdah di mushola. Do;a-doa beliau terus mengalir mengiringi berjalannya waktu di majelis. Tak ayal kalau kini majelis benar-benar sukses dengan menelurkan bibit-bibit unggul binaan guru-guru ini dengan mendapat kehidupan yang layak cukup dan tentu barokah. Semoga beliau diberikan kesehatan dan umur yang panjang oleh Alloh SWT, dan terus menjadi bagian dari majelis dalam perkembangan yang lebih maju,.. Amin.




Anonymous # 11. August 2009, 04:46
Pak Sukron Sekarang Lagi Di Kos2annya Mas Aris Di Jakarta
Tanggal 11 Agustus 2009
http://my.opera.com/alfahid/blog/2009/08/11/al-ustadz-syukron#..
Anonymous # 5. November 2009, 08:05
cah jo gur yank yankan ae mesakne pek e gor mikir anak anak e ae. gor goro2 yank yank an