Friday, 2. May 2008, 17:56:42
Wa man yattaqillah yaj'al lahu makhraja, wa yarzuqhu min haitsu laa yahtatsib...
Posting kali ini sama sekali bukan dilandasi oleh rasa sok sudah bertakwa, hanya sekadar sebagai sarana tahadduts bi an-ni'mah. Sekadar salah satu wujud terkecil dari rasa syukur saya kepada Tuhan: bahwa di tengah ketidakmenentuan sumber penghidupan, selalu saja Tuhan berkenan memberikan kepada saya kecukupan dari arah yang tak terduga; min haitsu laa yahtasib.Begitulah, ketika uang di tangan (dompet maksud saya) hanya bersisa 10 ribu rupiah, sementara satu-satunya sumber penghidupan yang saya andalkan (dana pensiunan ortu) masih jauh jangka waktu pengambilannya, datang seorang teman (sahabat lebih tepatnya) membawa sebuah laptop, dia minta kepada saya untuk "dipercepat" speednya.Saya sama sekali tidak berharap sahabat saya ini mentraktir saya makan selama 3 malam berturut-turut apalagi memberikan "uang servis" sebesar 20 ribu rupiah. Bagi saya, membantu sesama adalah suatu sarana pendatang kepuasan batin. Di samping itu, dengan "menservis" laptop tersebut, bertambahlah ilmu dan pengetahuan saya. Maka seharusnya sayalah yang mentraktir makan dan memberi uang kepada sahabat saya ini.Selanjutnya saya tidak berpanjang lebar. Cukup saya sampaikan dengan media gambar.
Gambar 1
Gambar 1 menunjukkan bahwa status OS (Windows) laptop adalah BLOCKED alias PALSU, bahasa jawanya: NOT GENUINE.
Gambar 2
Gambar 2 menunjukkan serial number Windows yang dinyatakan Blocked tersebut, software yang saya pakai: Magical Jelly Bean Keyfinder.
Gambar 3
Gambar 3 menunjukkan usaha saya mengakali status keaslian Windows.
Gambar 4
Gambar 4 menunjukkan usaha saya selanjutnya untuk mengetahui kelemotan laptop, Dengan Window Washer, setidaknya file-file sampah yang turut berjasa memperlambat kinerja laptop, bisa dibasmi.
Gambar 5
Gambar 5 menunjukkan bahwa PC atau laptop yang pemiliknya kurang memperhatikan "kebersihan", "Sampah" menggunung sampai mencapai kapasitas 1.1 GB (Giga, bukan sekadar Mega lagi).
Gambar 6
Gambar 6 menunjukkan bahwa Firewall juga menyumbang jasa dalam memperlambat kinerja.
Gambar 7
Gambar 7 menunjukkan status GENUINE setelah proses "pengakalan".
Akhirnya, karena semua itu tadi kurang begitu berhasil, Laptop saya install-i Windows Dark Edition (Windows andalan saya).
Setelah selesai, berdasarkan permintaan yang punya laptop, Adobe Acrobat 8 professional saya pasang. Tentu saja tetap menggunakan metode akal-akalan: Mengakali serial number dengan bantuan Keygen. Untuk beli software Acrobat, saya tidak punya dollaaaaaaaaaaaar...Adobe 1

Adobe 2
Adobe 3
Adobe 4
Adobe 5
Tidak cuma Acrobat yang peru diakali, Corel pun juga. Lagi-lagi masalah Dollar. Untung, saya pernah menjadi Operator Warnet (sekarang status saya adalah mantan operator warnet), sehingga saya punya banyak kesempatan untuk mencari situs-situs tempat para hacker berkumpul, sehingga dengan mudah pula software-software yang sebenarnya mahal itu, menjadi gratis.Corel 1
Corel 2
Terakhir, laptop saya tes dengan lavalys EVEREST.