PNS nyambi Programmer, atau sebaliknya?
Sunday, 26. October 2008, 04:09:54
Yang biasanya anda pikirkan mungkin 1, bagaimana cara menggunakannya. 2, apa yang bisa diperbuat program/aplikasi ini?. Tapi kalau pola pikir anda adalah programmer, tentu anda akan bertanya, “bagaimana cara membuatnya?” atau untuk para master (mungkin) akan berusaha menganalisis program/aplikasi tsb. apa bahasa pemrograman yang dipakai, bagaimana dia menggunakan logika sebuah tombol, mendesain form, database, tabel-tabel, method, procedure, class, dll.
Kita ambil contoh yang realistis, jangan jauh-jauh ambil saja saya!
Dari tahun 2006 saya sudah di suguhkan dengan tabel-tabel native (*.dbf) yang dikemas menjadi sebuah kesatuan program menggunakan Visual Foxpro. Sebelumnya (tahun 2004), saya mengenal database server MsSQL dan MySQL ketika belajar pemrograman web dan dBase (versi DOS). Dan setelah beberapa tahun bekerja, sekarang saya cukup familiar dengan beberapa database server (Oracle, MsSQL, MySQL) dengan bahasa pemrograman Ms Visual FoxPro.
Bicara soal bahasa pemrograman, saya sendiri mengakui tidak memiliki bakat menjadi programmer. Tapi beberapa force majeur dalam pekerjaan terkadang memaksa saya untuk belajar sekaligus memecahkan masalah. Dulu, sewaktu masih polos (zaman jahiliyah) saya merasa menjadi programmer itu adalah pekerjaan sia-sia. Bagaimana tidak, kita semua tahu bahwa Indonesia ini pembajakan sudah mendarah daging kan? Jangankan program/aplikasi spesifik, mp3, dvd, sepatu, sandal, celana, sampai ke maenan anak-anak sudah ada versi bajakannya kan? Bagaimana jadinya bila anda membuat sebuah aplikasi dengan susah payah dan keringat setelah dilepas di pasar dibeli satu dan tidak lama kemudian keluar versi hacked, full version, atau yang disertakan crack atau keygen didalamnya. Fiuh .. anda pasti miris dibuatnya
Tapi untuk lingkungan birokrat indonesia, menjadi programmer itu menurut saya adalah sebuah pilihan yang menggiurkan. Bagaimana tidak, dengan batas anggara (pagu) yang nilainya cukup besar. Anda cukup membuat program/aplikasi yang spesifik untuk sebuah departemen saja. Tidak ada kata pembajakan, karena program/aplikasi tersebut memang dibuat untuk membantu mempercepat dan memudahkan sebuah pekerjaan spesifik. Bayangkan saja seandainya anda ikut serta dalam proyek tsb, setelah selesai anda akan diminta untuk keliling jalan-jalan ke seluruh kabupaten di Indonesia sekedar untuk menyampaikan program/aplikasi baru, mengajarkannya kepada operator, dan terakhir menyiapkan waktu untuk helpdesk sambil menunggu honor A, B, C, D –Z cair. Hmm ..
Sekarang bagaimana ceritanya pegawai nyambi jadi programmer atau sebaliknya?
Beberapa golongan elit di teras kekuasaan masih menganggap bahwa programmer adalah SDM yang langka. Apalagi permintaan akan pembuatan program/aplikasi setiap tahunnya pasti selalu ada dan menumpuk. TIdak heran kalau programmer-programmer mereka memiliki puluhan bahkan ratusan sertifikasi dari diklat/pelatihan/kurus yang nilainya juga tidak tanggung-tanggung (tahukah anda berapa biaya untuk diklat Oracle, Cisco router, Linux, Windows server, dll per individu?). Saya yakin, programmer freelance atau programmer di kalangan korporat akan iri bila memikirkan hal ini. Ya, mereka nota bene belajar dengan biaya sendiri, ketika diminta mengerjakan proyek pembuatan program/aplikasi akan banyak diminta ini dan itu.
Bagi saya yang berada di tingkat terbawah dari lapisan birokrasi ini justru berfikir terbalik, saya menganggap rekan-rekan di daerah kebanyakan adalah otak daripada programmer itu sendiri. Ini terbukti karena selama ini yang menjadi beta tester adalah operator-operator di seluruh Indonesia. Rekan-rekan programmer di pusat hanya sekedar membuat, menunggu beberapa bulan kemudian menyebarkan angket permasalahan aplikasi, membuat daftar permasalahan, memperbaiki aplikasi, dan sisanya sebagian besar hanya duduk menunggu pertanyaan-pertanyaan seputar permasalahan program/aplikasi.
Sementara ini saya pribadi menganggap rekan-rekan programmer di direktorat khusus (pembuat program/aplikasi) adalah programmer yang nyambi menjadi pegawai dan rekan-rekan operator di daerah adalah pegawai yang nyambi menjadi programmer.
Ya, mereka (programmer di pusat) tidak pernah dituntut untuk mengawasi kas posisi setiap hari, atau melayani puluhan bahkan ratusan satuan kerja (rekanan), melakukan rekonsiliasi dan melakukan pengawasan arusa kas, dll. Justru rekan-rekan didaerah lah yang banyak brainstorming atas permasalahan aplikasi yang terjadi dilapangan sekaligus dituntut sesuai beban tanggungjawabnya.
** Pesan:
Untuk rekan-rekan di pusat:
Jangan terlena, rajin-rajin lah bersyukur karena ratusan orang sedang menunggu untuk menjadi berada di atas anda!
Untuk rekan-rekan di daerah:
Aplikasi masih blm di enskripsi level II+, hajar bro!!
Buatlah aplikasi pembanding (plagiat juga gpp) atau aplikasi baru untuk mempermudah pekerjaan kita sehari-hari!.
Rekan-rekan di pusat gak berhak marah, apa yang mereka tau soal sakit hati dispelekan dan bekerja jarak 3-5hari perjalanan dari kampung halaman?







Vea # 27. October 2008, 05:20
Neverland_girl # 27. October 2008, 07:32
jadi progammer!!
atau PNS???
*hanya bercanda*
maria2309 # 27. October 2008, 15:01
tapi keknya terlalu jauh bagi saya.....
hayooo pak andi di jawab....
Vea # 28. October 2008, 00:21
Neverland_girl # 28. October 2008, 22:48
*maksa*
lumbantoruan # 5. November 2008, 17:46
Erwandi01 # 6. November 2008, 17:51
pa kabar Ndi...
gue milih apa ya
ekoSusanti # 5. January 2009, 12:53
ora opo2 pns sekaligus programer......
Anonymous # 22. January 2009, 05:38
sederhana saja .... jadi programer pns :D
andiagusti # 30. March 2009, 09:55
andi disini mbak
#lumbantoruan
hehe ..
#Erwandi01
Alhamdulillah baik
Erwandi01 # 1. April 2009, 05:04
andiagusti # 10. April 2009, 08:09
Erwandi01 # 10. April 2009, 11:20
temen lama Mas....
andiagusti # 13. April 2009, 10:01
Erwandi01 # 13. April 2009, 12:50
andiagusti # 13. April 2009, 23:41
Erwandi01 # 14. April 2009, 14:04
pantesan gw liat lu ngintip2 disana td tp ga ada bekasnya
andiagusti # 28. April 2009, 10:13
Anonymous # 25. May 2009, 11:34
Walaupun unit kerja saya gak berhubungan dengan programming, saya akan tetap belajar dan ikut event di luar saja.
So, PNS tetap...belajar coding juga jalan terus.
salam kenal dari cpns setjen,
cermindatar
Erwandi01 # 26. May 2009, 02:57
MySukma # 3. June 2009, 05:46
andiagusti # 4. June 2009, 04:54
#MySukma
hehe
Erwandi01 # 4. June 2009, 05:40
Kampung sebelah ~ baca =pesbuk
MySukma # 4. June 2009, 09:36
andiagusti # 4. June 2009, 11:01
Erwandi01 # 6. June 2009, 20:02
Originally posted by MySukma:
gitu dunk !
baik Opera kan ?
Andi>> nyengir2 aja
MySukma # 6. June 2009, 22:20
JazzyLiverpoodlian # 6. June 2009, 23:44
Erwandi01 # 7. June 2009, 03:27
andiagusti # 10. June 2009, 02:27
JazzyLiverpoodlian # 15. June 2009, 12:09
Ujian ap ney?
Aq lom bljar b'er..
Ne si
keNdi..Cm blg betul doank
Bntuin jwb napa..
andiagusti # 16. June 2009, 11:14
JazzyLiverpoodlian # 20. June 2009, 02:14
Mndingan gk bljar klo gt
Ndi..polling dah dttup ya?