Skip navigation.

STICKY POST

Talak atas nama cinta

Adalah bumi yang menatap langit dengan penuh harap
Dan langit yang kadang meneteskan air mata menyejukkan gulana bumi berharap

Adalah mereka dahulu bersatu. Firman niscaya Sang Adil yang mentalak untuk suatu maha rencana Nya
Rindu dendam menelisik pusat bumi, menggelegar dilangit

Adalah langit yang awannya memeluk gunung tinggi bumi
Berharap bersatu sangkakala tertiup saat
Menghadirkan abadinya senyum terindah menaungi hamba hamba bermahkota akhlakul karimah

Ah. . Bumi berdesah
Mmm. . Langit bergumam
Andai kami mampu melukis niscaya saat


Sept 13 2009

STICKY POST

Azali Cinta




Indah sangat cinta nan suci
Berkalang tanah tetap dipuji

Azali cinta dari Sang Pemilik
Berdzarah dzarah menyebar kedalam bilik mahluk
Tak lekang ia meski hanya diam terselimuti kabut kefanaan
Ia azali dari Sang Pemilik

Berbahagialah wahai bilik nan jernih
Pun dzarah tersenyum bercahaya
Meniti jalan fana, meniti ikhlas
Hingga terlelap dalam rengkuhan Sang Pemilik



STICKY POST

Insya Allah, saya bisa pulang kampung !

Mekah, Ka'bah, Madinah, Hajar aswad, maukah menantiku hingga datang ajalku?

Read more...

Bercermin

Duhai . .kesedihan melumatku.
Hingga kering kolam air mata hati.
Menggelepar sakarat.
Duhai. .kebahagiaan menghampiri sakaratku.
Membumbungkan ku dan melangit.

Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.

Apa yang menjadikan engkau berdua datang silih berganti bertandang ?
Saat mengetuk pintuku,gemetarku membukakannya.
Mengharap harapan.

Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.

Didalam guaku berkhidmat.
Mensigi hal engkau berdua.
Pelak kau berdua slalu datang.
Selama ruh masih terikat diraga.

Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.

Hal ikhwal engkau berdua nyatanya utusan.
Menguji,mengilhami,mencerahkan.

Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.

Hmm. .pahamku atas engkau berdua.
Duhai kesedihan.
Duhai kebahagiaan.
Kusambut kalian dengan senyum ikhlas hati.
Marilah. .marilah bercengkrama denganku tentang Nya.

Tak lah kesedihan ada kebahagiaan.
Tak lah kebahagiaan ada kesedihan.

Mari kita bersimpuh dihadapan Nya.
Duhai ku,kesedihan,kebahagian.
Mari kita bersimpuh.

Aku adalah. . . .




Aku adalah aku.
Manusia bodoh yang berlagak sok pintar dengan sedikit ilmu seolah-olah mengetahui semuanya.


Aku adalah aku.
Manusia ganjil yang tak mau menggenapi.


Aku adalah aku.
Manusia hina yang memulyakan dirinya sendiri.


Aku adalah aku.
Manusia berjiwa kecil dengan jubah kebesaran materi dan kekuasaan.


Aku adalah aku.
Manusia picik yang berhias dengan kebijakan semu.


Namun
Aku adalah aku.
Yang mau tak mau,sudi tak sudi
Niscaya tertunduk wajah di hadapan ke-
AKU-anMU.