Panambangan
Saturday, 27. December 2008, 04:13:37
Panambangan Mojo menggunakan perahu di musim hujan, sang nahkoda menggunakan sebilah bambu panjang yang ditancapkan ke dasar sungai agar perahu bergerak. di musim kemarau fungsi perahu digantikan jembatan yang terbuat dari bilah2 anyaman bambu. lebarnya hanya 1-2 m dan tanpa pagar! Seringkali bila ada banjir kiriman dari hulu, jembatan bambu hanyut tersapu air sedangkan nahkoda tidak berani menjalankan perahu dengan tenaga manual. kalo sudah begini biasanya para penumpang kecele dan harus mutar balik lewat jembatan Jurug.
Apakah tempat penyeberangan sungai di mojo yang menghubungkan kec. Mojolaban dengan Semanggi termasuk dalam prasasti Canggu?
Entahlah, yang jelas ada panambangan kuno di jaman Majapahit yang lebih dekat ke hulu, yaitu prasasti Tlang (masa pemerintahan Raja Balitung pada tahun 907 masehi) di desa Praon. Nama desa ini mungkin berasal dari kata perahu, berperahu = naik perahu dalam bahasa jawa disebut Praon. Sekarang Desa ini tinggal kenangan karena sudah tergenang air waduk Gajah Mungkur, Wonogiri.















How to use Quote function: