By Lio Samosir.
Wednesday, 29. April 2009, 11:40:31
BOULEVARD
Suara lonceng bergemuruh menyusupi telinga,……
Seorang anak kecil berlari dgn tapak kakinya,……
Kiranya lapar dan dahaga bisa di sumpal,……
Hanya bayangan penuh warna yang dia hafal,….
Telunjuk besar mengarah ke dahi
Berulang-ulah hingga darah mendidih
Dibukanya mimpi lama untuk melangkah
Hingga kerikil tajam itu bisa dipijak
Begelimpang harta atau bersimbah darah
Menggayuh sepeda beroda tiga
Menerobos emperan mata sipit sepanjang jalan
Begitu mudah pasak itu berdiri
Batuan alampun membentuk ruang
Hingga mata ini tak bisa memandang langit
Deru asap bening non pollution
Merapat dikota syahwat
Lagi-lagi telunjuk itu menunjuk
Mengejar yang namanya nikmat
Pulangpun engkau merangkak
Air langit turun menyirami kebun
Sudahhhh,…. janganlah teriak
Beliau tau kapan waktunya membuat danau
Buka saja pintumu karena pintu itu kecil
Buang sampahmu yang bertumpuk
Rasa rindu, cinta, dan kasih selalu terbentur nikmat
Buta mata ini, buta juga rasa ini
Sudahhh,…. Janganlah mengeluh
Beliau sudah mempersiapakan sesuatu untukmu,…
A special day for you, special prize, and special reward
Just pray to Allah swt
Kini suara lonceng bergemuruh lagi
Kau melangkah perlahan dengan sepatu baja
Warna warni bukanlah mimpi
Mengundang dengan senyum lebar
Memberikan pelukan hangat padanya
By Lio Samosir.
Tuesday, 23. December 2008, 13:45:14
By Lio Samosir.
Sunday, 7. December 2008, 04:04:07
Orang belajar Paling banyak saat mengajari orang l
Sebuah cerita atau proses yang secara tidak langsung dapat dijadikan metode untuk belajar.
Atasan saya sekaligus sahabat saya,...
Seminggu sekali dia selalu menyempatkan diri untuk berbicara dengan saya di caffe,...
ini sudah sering kita lakukan, dan kadang bertiga dengan teman lainnya,...
kita duduk bersama dan dia selalu menceritakan cara dia memandang dunia,...
Cara ia mengatasi masalahnya,.... menceritakan kapada saya pelajaran yang baru dia dapatkan,...
dia memanfaatkan saya sebagai pendengar,....
dan dalam prosesnya ia mendemonstrasikan cara ia berpikir....
dia berbicara hal yang sama berulang-ulang kali sampai benar-benar menguasainya,....
sedangkan saya cenderung lelah mendengarnya dan tidak fokus,...
Akhirnya,.... saya merasa bahwa ia belajar lebih banyak daripada saya,...
melalui pembicaraan kecil kita.
By Lio Samosir.
Wednesday, 22. October 2008, 12:21:19
Diangkat dari novel karya Steven Gould, Jumper berkisah tentang seorang pemuda yang mengetahui bahwa ia dapat menerobos tempat-tempat di seluruh dunia. Sutradara Doug Liman dengan pemain Hayden Christensen, Jamie Bell, Samuel L. Jackson, Rachel Bilson dan Annashopia Robb memberikan tampilan film action ini menarik. Tetapi saya tidak ingin membahas film yang dirilis Februari 2008 ini yang kebetulan menonton karena kawan sejawat membawa dvd bajakannya dan ditonton bareng selepas selesai kerja mengetik.
Entah nyata atau tidak basis cerita novel yang difilmkan tersebut tetapi jumper adalah fenomena kemampuan manusia untuk melompati dimensi ruang dalam sekejap. Seperti dalam film tersebut katakuncinya yaitu anywhere is possible, tempat di manapun di bumi ini dapat dikunjungi dalam sekejap. Kemampuan manusia untuk melakukan teleportasi yang di dunia nyata pernah benar-benar dimiliki pada jaman Nabi Sulaiman (Baca: Teknologi Teleportasi di Jaman Nabi Sulaiman). Asif bin Barkhiya adalah orang yang mampu mengalahkan Jin Ifrit dalam lelang untuk memindahkan singgasana Ratu Bilqis dalam hitungan detik (sebelum mata selesai berkedip).
Pernah mendengar kisah kesaktian para wali, sufi atau pendekar jaman dulu yang mampu berpindah tempat dalam sekejap? Atau kisah ulama yang mengaku selalu sholat Jumat di Mekah padahal pada hari Jumat pagi masih di rumah. Apakah kisah-kisah tersebut berdasarkan kenyataan atau sekedar khayalan belaka?
Andaikan kisah tersebut benar adanya maka jumper adalah fenomena kemampuan manusia yang benar-benar ada sejak dahulu kala. Dari mana penulis novel Steven Gould memperoleh ide tentang kemampuan manusia tersebut? Apakah berdasarkan obervasi literatur, sekedar imajinasi atau dia pernah menjumpai seorang jumper masa kini?
Kemampuan teleportasi atau jumper alias berpindah tempat dalam sekejap bisa jadi benar-benar kemampuan yang dimiliki tubuh manusia. Otak manusia yang digunakan masih belum optimal, masih banyak misteri yang harus diungkap dari tubuh manusia. Seperti halnya perintah puasa adalah berkaitan dengan tubuh manusia yang harus selalu dilatih dan dipelihara. Tubuh kita adalah amanah Sang Pencipta untuk selalu dijaga dan kelak di akherat akan menjadi saksi segala amal perbuatan manusia.
By Lio Samosir.
Monday, 1. September 2008, 09:54:59
Just See n Heard