My Opera is closing 1st of March

Arun Delau

Opera Blog By Arun Delau

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN

Saat ini komputer bukan lagi merupakan barang
mewah, alat ini sudah digunakan di berbagai bidang
pekerjaan seperti halnya pada bidang pendidikan.
Pada awalnya komputer dimanfaatkan di sekolah
sebagai penunjang kelancaran pekerjaan bidang
administrasi dengan memanfaatkan software Microsoft word, excel dan access.
Dengan masuknya materi Teknologi Informasi dan
Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan
komputer sebagai salah satu komponen utama dalam
TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai
salah satu media pembelajaran. Kutipan dari Kurikulum untuk Mata Pelajaran Teknologi Informasi
dan Komunikasi
· Visi mata pelajaran Teknologi Informasi dan
Komunikasi yaitu agar siswa dapat dan terbiasa
menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan
Komunikasi secara tepat dan optimal untuk mendapatkan dan memproses informasi dalam
kegiatan belajar, bekerja, dan aktifitas lainnya
sehingga siswa mampu berkreasi, mengembangkan
sikap imaginatif, mengembangkan kemampuan
eksplorasi mandiri, dan mudah beradaptasi dengan
perkembangan baru di lingkungannya · Melalui mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
diharapkan siswa dapat terlibat pada perubahan
pesat dalam kehidupan yang mengalami
penambahan dan perubahan dalam penggunaan
beragam produk teknologi informasi dan komunikasi.
Siswa menggunakan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mencari, mengeksplorasi,
menganalisis, dan saling tukar informasi secara
efisien dan efektif. Dengan menggunakan Teknologi
Informasi dan Komunikasi, siswa akan dengan
cepat mendapatkan ide dan pengalaman dari
berbagai kalangan. Penambahan kemampuan siswa karena penggunaan Teknologi Informasi dan
Komunikasi akan mengembangkan sikap inisiatif dan
kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa
dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri
kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi
dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan
datang. · Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mencakup
dua aspek, yaitu Teknologi Informasi dan Teknologi
Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai
alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi.
Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk
memproses dan mentransfer data dari perangkat
yang satu ke lainnya. Karena itu, Teknologi Informasi
dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan
yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian
luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/
pemindahan informasi antar media.
· Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan siswa akan potensi perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga siswa dapat termotivasi untuk
mengevaluasi dan mempelajari Teknologi Informasi
dan Komunikasi sebagai dasar untuk belajar
sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan siswa untuk bisa
beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga siswa
bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan
seharihari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi siswa dalam
menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi
untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan seharihari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis
Teknologi Informasi dan Komunikasi, sehingga proses
pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan
mendorong siswa terampil dalam berkomunikasi,
terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri,
berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggungjawab
dalam penggunaan Teknologi Informasi dan
Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan
pemecahan masalah seharihari. Dengan melihat isi dari kurikulum tersebut, kita harus
mengintegrasikan TIK dalam proses belajar mengajar
di madrasah bukan hanya untuk mata pelajaran
teknologi dan informasi saja. Melihat kondisi TIK pada
saat ini dan perkembangannya di masa datang, kita
harus mempersiapkan diri dan melakukan perencanaan yang matang dalam
mengimplementasikan TIK di madrasah. Jika kita
tidak memulainya sekarang maka madrasah sebagai
salah satu institusi pendidikan selain sekolah yang
berada dibawah Depdiknas akan tertinggal oleh
sekolah lain. Jika ini terjadi, usaha kita akan semakin berat untuk mensejajarkan madrasah dengan sekolah
lain. Di satu sisi, kita sedang berusaha mengejar
ketertinggalan dalam mata pelajaran khususnya MIPA
dan BahasaInggris, di sisi lain TIK akan membuat kita
tertinggal semakin jauh. Mengamati Program
Pengembagan TIK yang dilakukan Depdiknas Untuk mengejar ketertinggalan pemanfaatan TIK di sekolah
dari negara lain, saat iniDepdiknas mempunyai
program pengembangan TIK secara besarbesaran.
Ada tiga posisi penting di Depdiknas dalam program
pengembangan TIK, yaitu:
1. Bidang kejuruan, TIK menjadi salah satu jurusan di SMK. Pengembangan TIK secara teknis baik hardware
dan software masuk dalam kurikum pendidikan.
Dibentuknya ICT center di seluruh Indonesia. Untuk
menghubungkan sekolahsekolah di sekitar ICT center
dibangun WAN (Wireless Area Network) Kota.
2. Pustekkom, sebagai salah satu ujung tombak dalam pengembangan TV pendidikan interaktif, Elearning
dan ESMA. Program ini bertujuan untuk
mempersempit jurang perbedaan kualitas pendidikan
antara kota besar dengan daerah.
3. Jardiknas (Jejaring Pendidikan Nasional), bertujuan
untuk mengintegrasikan kedua program di atas agar terbentuk sebuah jaringan yang menghubungkan
semua sekolah di Indonesia. Sehingga diperkirakan di
masa depan semua sekolah di Indonesia akan
terkoneksi dengan internet. Melihat program yang
diadakan oleh Depdiknas kita bisa memanfaatkan
fasilitas tersebut karena bersifat terbuka. Pengembangan TIK di Madrasah secara Mandiri
Kita belum terlambat untuk mempersiapkan diri
dalam penguasaan TIK sebagai media pembelajaran
di madrasah. Mulai saat ini pihak madrasah dan Majlis
Madrasah harus membuat sebuah program
pengembangan TIK secara menyeluruh. Ada beberapa poin untuk membuat suatu perencanaan
pengembangan TIK, diantaranya:
1. Mempersatukan visi dan misi pengembangan TIK
yang ingin dicapai antara Kepala sekolah, guru dan
majlis madrasah.
2. Pembentukan Komite Teknologi (Organisasi Labkom) yang mandiri
3. Mengidentifikasi infrastruktur lembaga, baik
hardware, software maupun sistem dan jaringan
yang sudah dimiliki
4. Penentuan hardware dan software yang akan
digunakan atau dikembangkan. 5. Mengidentifikasi SDM yang dimiliki
6. Menentukan bentuk pelatihan penguasaan TIK baik
untuk guru dan staf lainnya.
7. Adanya Time schedule yang jelas untuk pencapaian
program
8. Penentuan Investasi yang diperlukan secara berkala tiap tahun
9. Mengidentifikasi perkembangan software dan
kurikulum baru
10. Mengadakan revisi perencanaan disesuaikan
dengan perkembangan yang terjadi.
Dengan perencanaan yang matang, kita bisa mengembangkan TIK secara bertahap di madrasah
agar tidak tertinggal dari sekolah lain. Program yang
dibuat haru dilaksanakan secara berkelanjutan
meskipun terjadi pergantian kepala dan majilis
madrasah. Pemanfaatan TIK Sebagai Media
Pembelajaran TIK bukan merupakan teknologi yang berdiri sendiri, tetapi merupakan kombinasi dari
hardware dan software.Ada hal penting yang harus
diperhatikan dalam memanfaatkan TIK sebagai media
pembelajaran yaitu hardware dan software yang
tersedia dan jenis metode pembelajaran yang akan
digunakan. Beberapa pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya:
1. Presentasi
Presentasi merupakan cara yang sudah lama
digunakan, dengan menggunakan OHP atau chart.
Peralatan yang digunakan sekarang biasanya
menggunakan sebuah komputer/laptop dan LCD proyektor. Ada beberapa keuntungan jika kita
memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa
menampilkan animasi dan film, sehingga tampilannya
menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa untuk
menangkap materi yang kita sampaikan. Software
yang paling banyak digunakan untuk presentasi adalah Microsoft Powerpoint. Ada
beberapa hal yang harus diperhatikan dalam
pembuatan bahan presentasi,
diantaranya:
a. Jangan terlalu banyak tulisan yang harus
ditampilkan. b. Tulisan jangan terlalu kecil karena harus dilihat oleh
banyak siswa.
c. Perbanyak memasukkan gambar dan animasi
d. Usahakan bentuk presentasi yang interaktif.
2. Demonstrasi
Demontrasi biasanya digunakan untuk menampilkan suatu kegiatan di depan kelas, misalnya eksperimen.
Kita bisa membuat suatu film caracara melakukan
suatu kegiatan misalnya cara melakukan pengukuran
dengan mikrometer yang benar atau mengambil
sebagian kegiatan yang penting. Sehingga dengan
cara ini siswa bisa kita arahkan untuk melakukan kegiatan yang benar atau mengambil kesimpulan dari
kegiatan tersebut.
Cara lain adalah memanfaatkan media internet, kita
bisa menampilkan animasi yang berhubungan dengan
materi yang kita ajarkan (meskipun tidak semuanya
tersedia). Sebagai contoh untuk menampilkan arah vektor dari perkalian silang kita bisa mengakses
internet dengan alamat http://www.upscale.utoronto.ca/GeneralInterest/
Harrison/Flash/ClassMechanics/ RightHandRule/RightHandRule.html
3. Virtual Experiment
Maksud dari virtual eksperimen disini adalah suatu
kegiatan laboratorium yang dipindahkan di depan
komputer. Anak bisa melakukan beberapa
eksperimen dengan memanfaatkan software virtual eksperimen misalnya Crocodile Clips. Software ini bisa
didownload di http://www.crocodileclips. com/s3_
1.jsp , tetapi kita harus register dulu untuk
mendapatkan active code yang berlaku untuk satu
bulan.
Metode ini bisa digunakan jika kita tidak mempunyai laboratorium IPA yang lengkap atau digunakan
sebelum melakukan eksperimen yang sesungguhnya.
4. Kelas virtual
Maksud kelas virtual di sini adalah siswa belajar
mandiri yang berbasiskan web, misalnya
menggunakan moodle. Saya berikan contoh bentuk kelas maya yang sedang kami kembangkan di MAN 2
Ciamis.Pada kelas maya ini siswa akan mendapatkan
materi, tugas dan test secara online. Kita sebagai guru
memperoleh kemudahan dalam memeriksa tugas
dan menilai hasil ujian siswa. Terutama hasil ujian
siswa akan dinilai secara otomatis. Sebenarnya banyak bentuk pemanfaatan TIK lainnya
yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam
proses belajar mengajar. Tetapi semua itu tergantung
kepada kita bagaimana cara memanfaatkannya.

Jangan membenci dirimu jika kenyataan tak ...

Write a comment

New comments have been disabled for this post.