Skip navigation.

Log in | Sign up

Karyaku

puisi, cerpen dan harianku

October 2009

( Monthly archive )

Juara 1 CCJ (cerdas cermat basa jawa) tingkat kecamatan

Kemarin hari kamis tanggal 29 aku ikut lomba cerdas cermat basa jawa tingkat kecamatan depok di sd perumnas cc. aku sekelompok sama alima dan farhan. di seleksi pertama kita diberi soal tertulis. kami mendapat nilai 83 dan itu rangking pertama. seleksi selanjutnya adalah cepat tepat. kelompokku menduduki regu A. hi hi hi di soal wajib kami salah menebak gambar wayang. seharusnya prabu kresna malah menjawabnya gatutkaca. yang lebih lucu lagi adalah saat soal lemparan di kesempatan regu B. karena soalnya sangat mudah temanku malah memencet belnya sampai-sampai membuat jurinya kaget. tibalah saat yang paling menggembirakan. aku dan kelompokku berhasil meraih juara pertama dengan nilai 650. sedangkan juara dua dari SD mustokorejo memperoleh nilai 450, dan juara terakhir dari MI bego memperoleh nilai 350. maka dari itu kamilah yang berhak maju ke kabupaten dalam lomba cerdas cermat basa jawa tingkat kabupaten. hadiahnya dari guru-guruku adalah ditraktir makan dan minum di bakso pak narto. kalau kita tidak menang pasti teman-temanku yang mengikuti omba lain yang sejenis tidak dapat makan gratis. lomba lain yang sejenis itu adalah lomba macapat, lomba alih aksara jawa, lomba pidato basa jawa, dan lomba calistung. sekalian aku mohon doanya ya besok sabtu tanggal 7 november 2009 aku maju ke kabupaten.:D :up: :king: penguin

Sultan HB X Wali Budaya Pangan Nusantara



Liputan6.com, Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dikukuhkan sebagai Wali Budaya Pangan Nusantara oleh Masyarakat Peduli Pangan Nusantara, Jumat (16/10). Pengukuhan dilakukan dengan penyerahan wayang Dewa Wisnu sebagai simbol kemakmuran dan miniatur lumbung pangan nusantara kepada Sultan yang juga Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Wayang Dewa Wisnu dan miniatur lumbung pangan nusantara itu diserahkan Koordinator Umum Masyarakat Peduli Pangan Nusantara, sebuah komunitas pemerhati pangan nusantara Sarijo. "Kami menilai Sri Sultan Hamengku Buwono X mempunyai komitmen tinggi dan pengaruh kuat di dalam melestarikan budaya nasional," kata Sarijo seperti dikutip ANTARA.

Menurut dia, Sultan juga berhasil membangun persaudaraan dengan semua raja-raja di Nusantara. "Sultan juga mempunyai peran strategis dan konsistensi tinggi di dalam mengembangkan pangan lokal," katanya. Ia mengatakan pihaknya prihatin atas terabaikannya hak-hak warga atas kecukupan pangan dan merasa sistem pangan lokal kini makin terpinggirkan akibat modernisasi dan globalisasi.

Sultan mengatakan akan berusaha melaksanakan amanah dari gelar yang diterimanya dengan penuh tanggung jawab. "Saya akan lebih berupaya memfasilitasi ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan," katanya. Menurut dia, Indonesia akan tumbuh tanpa jiwa dan identitas jika melupakan adat dan pembangunan pangannya tidak akan visioner dan berkelanjutan.(JUM)

Cokelat, Nikmat Pembangkit Gairah

KOMPAS.com - 14 Oktober 2009
Sejak ratusan tahun lalu reputasi cokelat sebagai makanan pembangkit libido sudah dikenal orang. Raja-raja masa lampau juga diceritakan selalu minum cokelat setiap hari agar tetap perkasa untuk menggilir harem-haremnya yang berbeda setiap malam.

Menurut situs Wikipedia, kata cokelat berasal dari bahasa suku Aztec, xocoalt, yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Meksiko percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan cokelat yang berasal dari surga kepada mereka. Penakluk Aztec Hernando Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528. Oleh orang-orang Spanyol, minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Cokelat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda, dan Inggris.

Konon, di dunia ini rasa makanan yang paling digemari adalah cokelat. Tak heran bila cokelat kini mewujud dalam berbagai bentuk makanan, mulai dari es krim, kue, minuman, hingga susu. Tak sedikit pula orang yang ketagihan makan cokelat (chocolate craving).

Hal ini sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine, salah satu zat yang bersifat neurotransmiter yang berhasiat menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aprodisiak yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga).

Hati-hati Keracunan Kafein

,

By Petti Lubis, Mutia Nugraheni - Selasa, Oktober 13


VIVAnews - Kafein sering kita konsumsi setiap hari, dan tanpa disadari kadar kafein yang berlebihan dalam tubuh bisa membuat keracunan. Keracunan kafein ditandai dengan munculnya rasa panik secara tiba-tiba dan khawatir yang berlebihan, jantung berdebar-debar, otot kejang, gangguan tidur bahkan halusinasi.

Hal itu bisa terjadi jika Anda mengonsumsi kafein lebih dari 300 mg per hari. Kafein tidak hanya terkandung dalam kopi, banyak minuman lain yang juga mengandung kafein tinggi. Antara lain minuman soda kalengan, minuman berenergi hingga coklat batangan.

Untuk secangkir kopi rata-rata mengandung 75 - 100 mg kafein. Sedangkan pada minuman soda kalengan mengandung sekitar 35 mg kafein, minuman energi 80 mg kafein dan coklat batangan 10 mg kafein.

Jadi, perhatikan minuman yang selalu Anda konsumsi apakah mengandung kafein tinggi atau tidak. Untuk wanita hamil dan anak-anak akan lebih baik untuk menghindari kafein atau jika mengonsumsi maksimal 100 mg per hari.

Seperti yang kita tahu, kafein bisa memicu kecanduan. Akibatnya, konsumsi berlbihan atau karena kondisi tubuh yang sensitif dengan kafein dapat memicu keracunan.

Jika Anda mengalami gejala sakit kepala, otot tegang, tidak bisa tidur serta rasa panik setelah minum kafein berarti Anda keracunan. Gejala tersebut bisa terjadi 12 hingga 24 jam setelah mengonsumsi kafein, bahkan bisa berlanjut hingga 48 jam. Untuk mengatasinya kurangi konsumsi kafein dan akan lebih baik kalau Anda menghentikan konsumsi untuk sementara waktu.

Bentuk Bumi

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (Al Qur'an, 39:5)

Dalam Al Qur'an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah "takwir". Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

Keterangan yang disebut dalam ayat tersebut tentang siang dan malam yang saling menutup satu sama lain berisi keterangan yang tepat mengenai bentuk bumi. Pernyataan ini hanya benar jika bumi berbentuk bulat. Ini berarti bahwa dalam Al Qur'an, yang telah diturunkan di abad ke-7, telah diisyaratkan tentang bentuk planet bumi yang bulat.

Namun perlu diingat bahwa ilmu astronomi kala itu memahami bumi secara berbeda. Di masa itu, bumi diyakini berbentuk bidang datar, dan semua perhitungan serta penjelasan ilmiah didasarkan pada keyakinan ini. Sebaliknya, ayat-ayat Al Qur'an berisi informasi yang hanya mampu kita pahami dalam satu abad terakhir. Oleh karena Al Qur'an adalah firman Allah, maka tidak mengherankan jika kata-kata yang tepat digunakan dalam ayat-ayatnya ketika menjelaskan jagat raya.

sumber:http://www.keajaibanalquran.com/astronomy_round.html